KA’BAH
Oleh: KSUHEIMI
 
Ka’bah yang saya lihat hari ini tak ada bedanya dengan Ka’bah yang saya lihat 
20thn yang lalu ketika menunaikan ibadah haji.
Tetap segi empat seperti kubus tetap berdinding hitam, tetap anggun dan tetap 
sederhana.
Sebagaimana sederhananya Ibrahim dan Ismail.
Sederhananya keinginan penciptanya.
 
Sehingga dalam menghadapnya kita diseru agar sesederhana mungkin tanggalkan 
tanda pangkat. Tanggalkan jabatanmu, buka kopiahmu” Datanglah menghadapKU 
dengan pakaian ihram, 2helai kain putih yang tak berjahit” andaikan pakaian 
dijahit diberi symbol-symbol, maka ihramnya batal dan hajinya ditolak, percuma 
dia berpayah-payah dan berhabisan uang.
Arang habis besi binasa, minyak habis sambal tak enak.
 
Ketika memakai pakaian ihram tidak malu kita membuka bahu dan dada, tak malu 
kalau dibagian yang harus dibuka itu ada cacat ditubuh. Berkeliling berlari 
ditonton jutaan orang, tapi tak ada yang risih. Panggilan Allah itu disambutnya 
dengan mengumandangkan kalimat talbiah “ Labaik Allahuma Labaik, Labaik la 
syarikala ka labaik Innal hamda wani’mata laka walmul la syarikala.
Aku datang, aku dating memenuhi panggilan Mu, tiada stupun yang mensyarikatkan 
Engkau. Sesungguhnya milik MU segala puji, milik MU segala nikmat milikMU 
segala kerajaan tiada satupun yang mensyarikatan MU. Aku datang aku datang 
memenuhi panggilan MU.
 
Saya tatap Ka’bah yang tak berobah itu. Seperti sejak dulu hingga sampai detik 
ini jam.23.00 Rabu 25 September 2008 sangat banyak orang yang tawaf 
mengelilinginya, berebutan mencium hajar aswad. Tapi perintah Tuhan dengan 
jelas berfirman” Falya’budu rabbahazal baitillazi” Sembahlah Allah yang telah 
menjadikan Ka’bah ini” Bukan-bukan sekali lagi bukan menyembah ka’bah 
itu…Sebagaimana perjuangan Nabi Muhammad SAW ialah melenyapkan patung yang ada 
didalam dan disekililing ka’bah yang disembah ummat waktu itu, menjauhi syirik 
dan meluruskan langkah.
 
Dikhawatirkan orang yang menyembah ka’bah meratapinya, bergantung di selimutnya 
menggapai-gapai dan meratap dan melulung panjang.
Bukan ka’bah, bukan multazam dan bukan hijir Ismail, tapi yang disembah itu 
adalah Allah.
Ka’bah sejak dahulu sebelum nabi Adam lahir ka’bah ini sudah ada. Tempat 
berkumpul dan bertemunya para malaikat setelah tawaf, setiap detik tetap ada 
yang tawaf sejak dunia ini ada..
 
Saya lihat ka’bah dan saya lihat bangunan sekitar yang sudah banyak berubah.
Dulu menara Masjidil Haram adalah bangunan yang tertinggi dikota Makkah, tak 
ada lagi bangunan yang lebih tinggi dari itu sehingga dengan mudah dari jauh 
kita tahu Masjidil Haram .
Sekarang bangunan hotel mewah dan megah jauh lebih tinggi dari menara Masjidil 
Haram. Dulu dan sekarang tonggak dan ukirannya sangat bagus dan kokoh. Namun 
diantara semua bangunan dan ukiran yang bagus tetap saja ka’bah yang jadi 
tumpuan pandangan, kita akan puas memandangnya. Hati akan tersentuh luluh 
airmata akan menetes. Saya kelilingi ka’bah itu saya sigi setiap sudutnya saya 
amati, tetap saja seperti yang dulu.
 
Bangunan sekitar yang kokoh berdiri berukir bagus serta hotel-hotel yang 
menjulang tinggi, ternyata tak mampu mengalahkan pesona ka’bah seperti jika 
kita saksikan ditempat yang megah dan meriah, lalu orang akan tertarik akan 
hal-hal sederhana “Boleh kaya tapi berpenampilanlah yang sederhana kata guru 
saya.
Semua orang suka kesederhanaan dan orang tak terbelenggu oleh kemewahan yang 
dipakainya. Bebannya akan lepas bila sederhana, pakaian sederhana, sederhana 
ucapan sederhana penampilan. Allah suka yang sederhana. Saya renungkan malam 
mini ditengah kemegahan dan kemewahan gedung disekitar ka’bah yang sangat 
sederhana tengah malam menangis sholat tahajud di Masjidil Haram.
 
Rabu 25 September 2008


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke