Bung Al, Bung Kaje, sasuai jo pakiroan pak Jacky Mardono, tolong gerakkan 
wartawan Sumbar -- khususnyo dari Padang Ekspres dan Singgalang -- maadokan 
'investigative reporting' mangaja para jahannam iko [istilah Inyiak Sunguik] jo 
mawawancarai baik ibu guru nan jadi korban maupun para calo travel lia di 
Lubuak Bagaluang tu.Mereka pasti tahu. Kama bana para perampok tu  ka lari, 
ciri-cirinyo kan jaleh bana. Bisa dibuek skets wajah mereka dek polisi, siarkan 
juo di TVRI Padang. Dari segi liputan, pasti seru dan ditunggu urang.
Ibo awak ka ibu guru nan pulang kampuang baari rayo dirampok barami-rami dek 
ampek bajingan tengik tu.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]



--- On Fri, 9/26/08, Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Re: Bls: Fw: [EMAIL PROTECTED] HATI2 NAIK TRAVEL 
ILEGAL DI KOTA PADANG
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Friday, September 26, 2008, 12:57 AM

Pak Saaf.

Saya bukan paranormal.
Tapi kalau memperhatikan mobil ngetemnya
di Lubuk Begalung, pelakunya kira2
preman lokal.

Mungkin korban bisa membantu,
dengan menginformasikan mengenai logat para pelaku.

Besar kemungkinan mereka sudah dikenal oleh para calo.
Semoga para pelaku lekas tertangkap.

Wass, Jacky Mardono.


--- Pada Kam, 25/9/08, Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

> Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>
> Topik: Re: [EMAIL PROTECTED] Re: Bls: Fw: [EMAIL PROTECTED] HATI2 NAIK TRAVEL 
> ILEGAL
DI KOTA PADANG
> Kepada: [email protected], "Jacky Mardono
Tjokrodiredjo" <[EMAIL PROTECTED]>
> Tanggal: Kamis, 25 September, 2008, 2:00 PM
> Tarimo kasih, Riri. Untuak pak Jacky, ruponyo nan
> basangkutan alah malapor ka Kapolres Solok, Rangkayo AKBP
> Rosmita Rustam. Katarangannyo labiah lanjuik: " [...] 
> dikonfirmasi Padang Ekspres kemarin membenarkan korban telah
> melapor ke Polres. "Kita akan menyelidiki kasus ini
> lebih lanjut. Sejumlah personil telah kita turunkan ke
> lapangan untuk mengejar pelaku. Untuk diketahui, kejadian
> yang melibatkan travel liar ini sudah terjadi kedua
> kalinya."
> Tarimo kasih untuak Polri, tamasuak untuak pak Jacky nan
> langsuang maagiah paratian. Capeklah tangkok si cingkahak
> gadang tu. Galinggaman kito dek inyo.
> Kito tunggu baa kabanyo labiah lanjuik.
> 
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, masuk 72 th, Jakarta)
> Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> --- On Thu, 9/25/08, Riri Chaidir
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> From: Riri Chaidir <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Bls: Fw: [EMAIL PROTECTED] HATI2 NAIK
> TRAVEL ILEGAL DI KOTA PADANG
> To: [email protected]
> Date: Thursday, September 25, 2008, 8:45 PM
> 
> 
> 
> Pak Jacky/ Pak Saaf.
> 
> 
> Saya baca di PadangEkspres 2 hari yll, korbannya sudah
> lapor ke Polisi. 
> ( http://www.padangekspres.co.id/content/view/19039/100/
> saya copykan di bawah) .
> 
> Mudah2an  ini pertama dan terakhir perampokan sadis
> seperti ini di kampuang awak.
> 
> Riri
> L 46 Bekasi
> 
> 
> Guru Dirampok di Atas Travel, Korban Dibuang Dekat Polres
> Arosuka 
> 
> 
> 
> Selasa, 23 September 2008 
> 
> 
> Solok, Padek-- Hati-hati kalau anda menaiki travel untuk
> bepergian. Minggu (21/9), seorang guru SMP 1 Muarolabuh
> Elwati, 46 yang menaiki travel liar (rute Padang ke
> Muarolabuh) dipukuli dan dirampok oleh sopir travel. Korban
> kemudian dibuang di Pintu Angin, 200 meter dari Polres
> Arosuka. 
> Peristiwa nahas yang terjadi sesaat sebelum berbuka, Minggu
> (21/9) itu berawal ketika korban yang hendak pulang kampung
> ke Muarolabuh. Korban menaiki travel jenis Daihatsu Xenia
> warna silver di Lubukbegalung Padang. Awalnya korban sama
> sekali tidak curiga naik mobil travel tersebut, karena di
> dalamnya ada empat penumpang laki-laki. Dua orang di
> antaranya memakai peci haji dan sudah berumur. 
> Saat perjalanan mobil travel sampai di Aiasirah, tepatnya
> di dekat Rumah Makan Mintuo, sopir mendadak turun untuk
> buang air. Hal itu juga diikuti oleh penumpang laki-laki
> lainnya. Setelah sopir dan semua penumpang naik, tanpa
> disangka empat penumpang beserta sopir langsung memaksa
> korban menyerahkan barang-barangnya. 
> Korban bersikeras tidak mau memberikan barangnya dan
> meronta-ronta. Namun hal itu justru membuat para pelaku
> marah. Mereka mulai memukuli korban di bagian kepala, wajah
> dan beberapa bagian tubuh lainnya. Perlawanan tersebut
> berlangsung hingga mobil travel memasuki daerah
> Lubukselasih. 
> "Saya tetap bersikeras tidak mau menyerahkan barang
> yang mereka minta. Lalu mereka memukuli saya sepanjang
> perjalanan sampai ke daerah Lubukselasih. Saya hanya
> berusaha menahan pukulan tersebut dan melindungi barang
> saya. Saya juga berteriak-teriak minta tolong dan
> meronta-ronta, namun mereka terus memaksa dan memukuli
> saya," ungkap Elwati. 
> Setelah sampai di Lubukselasih, bukannya berbelok ke arah
> Alahanpanjang, mobil ternyata terus lurus menuju Solok.
> Tepat di kawasan Pintu Angin, korban kemudian pura-pura
> tidak sadarkan diri. Karena melihat korban tidak sadarkan
> diri, pelaku menurunkan korban secara paksa dari atas mobil.
> Hal ini menyebabkan kedua pipi, kepala dan lutut korban
> mengalami luka robek dan luka lecet. Setelah itu, travel
> liar tersebut meluncur ke arah Solok. 
> Korban kemudian diselamatkan salah seorang warga yang
> kebetulan lewat di samping korban. Oleh warga tersebut,
> korban dibawa ke RSUD Kayu Aro. Korban dirawat di sana,
> hingga Senin (22/9) sore. Saat ini korban sudah dijemput
> keluarga dan dibawa ke Muarolabuh. 
> Dari kejadian tersebut korban menderita kerugian berupa
> uang Rp2 juta, perhiasan sebanyak 14,5 emas (36,25 gram),
> satu unit HP Nokia seri N73, pakaian Lebaran untuk
> anak-anaknya plus kue-kue untuk Lebaran. 
> Kapolres Solok AKBP Rosmita Rustam yang dikonfirmasi Padang
> Ekspres kemarin membenarkan korban telah melapor ke Polres.
> "Kita akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Sejumlah
> personil telah kita turunkan ke lapangan untuk mengejar
> pelaku. Untuk diketahui, kejadian yang melibatkan travel
> liar ini sudah terjadi kedua kalinya. 
> Bahkan pada kejadian pertama, April lalu, korban bahkan
> sampai tewas dan dibuang di sungai. Atas kejadian ini,
> Polres mengimbau kepada sejumlah warga untuk dapat
> berhati-hati naik travel liar," pungkasnya. (rijal
> islamy) 
> 
> 
> 2008/9/25 Jacky Mardono Tjokrodiredjo
> <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> 
> Pak Saaf.
> 
> Akan mudah bagi saya, kalau korban sudah membuat
> laporan polisi ke kantor polisi terdekat.
> Kalau sudah, mohon laporannya di faxkan
> ke 021 74705409. (selalu standby).
> 
> Wass, Jacky Mardono
> 
> --- Pada Kam, 25/9/08, Dr.Saafroedin BAHAR
> <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> 
> > Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>
> > Topik: Fw: [EMAIL PROTECTED] HATI2 NAIK TRAVEL ILEGAL DI
> KOTA PADANG
> > Kepada: "Jacky Mardono Tjokrodiredjo"
> <[EMAIL PROTECTED]>
> > Cc: "Rantau NET"
> <[email protected]>, "MAPPAS
> MAPPAS" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ir. Indra
> ARINAL" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Tanggal: Kamis, 25 September, 2008, 10:42 AM
> > Pak Jacky, tolong beritahu kadit serse Polda Sumbar
> untuk
> > mengejar cingkahak gadang ini. Tangkok urangnyo.
> > Untuak Sanak Dhano, apo ibu nan kanai rampok tu alah
> > malapor ka polisi ?
> >
> ..
> 
> 



     
___________________________________________________________________________
Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.
Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.
http://id.messenger.yahoo.com



      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke