Assalamua'laikum WR.WB
Dunsanak RN yang dimuliakan Allah SWT, ternyata dr.KSuhemi mendapatkan banyak
pengalaman yang tentu ada hikmahnya
untuak kito di palanta RN..Alhamdulillah beliau dan isteri dalam keadaan sehat
dan berbahagia.
Salam dari ambo
Ridwan M Sirin St. Rajo Sulaiman suku Tanjuang
Jeddah-KSA
-----------------------------------------------------------------
CIUMAN TULUS SAHABAT NEGRO DI MASJIDIL HARAM
Oleh: KSuheimi
Badannya tinggi besar, kulitnya hitam pekat dan janggut yang lebat, saya
dipeluk dan diciumnya, matanya berlinang berkaca-kaca, hiba hatinya pancaran
sedih membayang diwajahnya.
Dia melengos sambil membawa kurma yang saya berikan.”Next time we meet again”
bisiknya dengan tulus, saya diciumnya dengan cepat dan berlalu dan saya pun
terperangah.
Belum lama kami berkenalan belum saya siapa namanya dan dimana tinggalnya, tapi
sudah harus berpisah, pisahnya yang mengharukan, saya kenang wajahnya,
senyumnya, linangan airmatanya.
Boleh numpang duduk disini katanya dengan bahsa isyarat melihat ada celah
sedikit ditempat saya, saya persilahkan dia duduk dan kebetulan saya mau
beruduk dan mencas hp. Diperjalanan sesudah beruduk saya dapat segelas kurma,
kurma itu saya akan berikan padanya.
Betapa terkejut saya begitu saya kembali dia berdiri dan menyerahkan tempat itu.
Kenapa dia demikian ? seperti orang merajuk? Kemudian saya dapat cerita dari
ustadz Fazaman yang duduk disebelah saya, tadi kata sang ustadz terjadi
pertekaran hebat dengan teriakan keras antara sahabat negro saya dengan petugas
karena disuruh pergi dari tempat itu dengan alasan tempat itu sudah ada yang
punya.
Betapa marahnya dia ketika disuruh pergi dan dia pertahankan tempat itu dan
karena hak nya. Karena semua kita berhak duduk dan hadir di Masjidil Haram dan
kita semua mempunyai hak yang sama katanya dengan tak kurang kerasnya.
Bertegang urat leher itu cukup lama, sampai akhirnya petugas tadi mengalah kita
serahkan saja pada Allah penyelesaiannya kata petugas sambil menunjuk keatas
kearah langit..Negro itu berkata “mentang-mentang kulit saya hitam dan saya
jelek makanya kamu mengusir saya. Makin dikerasin makin keras pula dia
menjawab, tak mau dia beranjak cm pun.
Saya tak mengira kejadiannya begitu hebat. Ketika saya dapat segelas kurma
terniat memberikannya kepada sahabat negro ini, dan begitu saya kembali bertemu
dengannya lagi lalu saya beri dia kurma itu dia ucapkan terimakasih, matanya
berlinang sambil berdiri dia mau meninggalkan tempat itu, lalu memeluk dan
mencium saya. Kelak suatu saat kita berjumpa lagi bisiknya dengan jelas.
Saya mengangguk dan dia pun berlalu, lalu teman saya dari Brunei berkata
“Tampaknya makin dikerasin makin keras pula reaksi yang diberikannya.
Rupanya dengan perlakuan lemah lembut rontoklah pertahannya.
Yang saya tahu sahabat negro itu adalah orang mampu, kalau tidak masakan dia
sampai ke Masjidil Haram. Tutur bahasanya yang sopan jelas menyatakan bahwa dia
dari orang terdidik.
Hari ini saya kehilangan satu kesempatan, bicara lebih lama dengan dia, bergaul
lebih akrab. Tapi keteguhan pendirian dan kekekaran badannya, dia menantang dan
dia benar serta mau mempertahankan haknya dan dia sangat tersinggung kalau
diperlakukan dengan tidak adil dan dilecehkan. Namun dia tunduk pada pada
kelembutan dan kasih sayang saya akan kenang dia dan satu saat kelak kan
bertemu lagi.
Masjidil Haram, Khamis 26 September 2008
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---