TAWAF WADA'
Oleh: K Suheimi 
 
Iba hati saya selesai tawaf 7 keliling dihari terakhir kami di Makkah
Bertepatan dengan  suara azan Subuh kami selesai shalat sunat di maqam Ibrahim. 
Tidak terbada-bada ramainya ummat subuh ini  karena hari ini satu syawal semua 
Ummat Islam didunia merayakan  Idul fitri. Hari kemenangan setelah berjuang 
melawan hawa nafsu dan memperbanyak amal (kerja)  dan ibadah di bulan Ramadhan. 
 
Merayakan kemenangan inilah semua orang himpun tumpah ruah ke Masjidil Haram. 
Laki-laki wanita, anakAnak dan orang tua   Dari bukit menurun dari lurah 
mendaki. Silumpuh datang bertongkat, sibuta datang berbimbing. Dihari 
kemenangan itu sejak  jam 3 pagi  Masjdil Haram ini sudah di penuhui. 
Allah yang  Maha pengasih memberi kelapangan dan tempat. Saya dan istri dapat 
shalat subuh ditempat pelaksanaan tawaf  di belang iman  selurusan multazam'
 
Tempat yang  semulia ini tidak kami tinggalkan. Kami lihat mimbar putih dengan  
ukiran yg sederhana  diangkat dan ditempatkan didekat Ka’bah kearah antara 
maqam Ibrahim dan Hijir Ismael
 
Selesai shalat subuh ;Takbir, Tahlil dan Tahmid dikumandangkan    sampai 
pelaksanaan shalat Id yang  dimulai  jam 6 30  Terima kasih ya Allah telah Kau 
perkenalkan  hamba Mu yang  kecil dan daif ini menghadapMu di hari besar hari 
raya idul fitri di Masjidil  haram  di depan pintu ka'bah multazam  dan dengan  
jelas mendengar dan melihat khatib membaca khutbah
 
Kami lambai ka'bah sebagai lambain selamat tinggal dengan  do'a dan harapan  
“Ya Allah  berilah  kami rezki agar kelak kami dapat berkunjung ke rumahMu ini  
untuk mengetuk  pintunya"
 
Keluar dari masjidil haram  kami tak dapat melihat  Ka'bah  lagi dengan harapan 
satu saat kelak nanti, kami  ingin berkunjung kembali , kota Makahpun 
ditinggalkan
 
Dihari raya ini kota Makkah sepi  orang istirahat  kerna sebulan penuh beramal 
bekerja  berusaha, mengais rezki,  dan siang malam beribadah 
 
Jalan-jalanpun terlhat lengang ,Jalan yang  lengang ini sampai kami ke jeddh  
hanya 1 toko yang  buka, tempat parkir tak berisi mobil  sehingga  lancar kami 
ziarah di jeddah
 
Kotajeddah  seperti  negri yang  dialahkan Garuda, Rumah ditutup  jalan-jalan  
hanya ata 1 atau 2 mobil di pasar tak tampak orang
setelah mengumandangkan takbir  mereka istirhat, berlawanan dengan  apa yang  
saya dilihat dikampung saya yang  luar biasa meyambut datangnya lebaran "tak 
kayu jenjang dikeping, tak emas bungkal diasah"  banyak foya-foya  dan banyak 
ke mubaziran.
 
saat meninggalkan  masjil haram  30 sept 2008


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke