Uda Nofrin dan dunsanak di lapau,
Ada hal kecil yang menurut ambo perlu dipikirkan juga dalam rangka
meningkatkan pariwisata kito, khususnya di Pariaman. Yaitu soal makanan
goreng2an, khususnya sala lauak, yang dijual di tepi2 pantai seperti di pantai
Pariaman dan Ulakan. Ambo lihat sala lauak itu dipajang begitu saja di atas
meja di dekat penggorengan. Berhari2 sala lauak itu kena debu jalanan yang
dibawa oleh angin yang berhembus. Waktu saya pulang kemaren, lai hati nak
taragak mencicipi sala lauak tu. Tapi melihat sebuah mobil lewat, terus abu
membubung, hinggap di sala lauak tu, selera ambo jadi patah. Ambo bayangkan
sudah berapa banyak debu melekat di sala lauak itu jika dari pagi sampai petang
sala itu dipajang di ruang terbuka seperti itu. Oleh sebab itu mungkin ada
baiknya diberi pengertian kepada tukang2 jual sala lauak itu agar menjaga
kebersihan salanya. Caranya tentu dengan meletakkannya di dalam peti kaca atau
apapunlah. Saya liha ada satu dua orang yang sudah punya kesadaran itu. Orang2
luar
yang datang tampaknya memang lebih banyak membeli sala lauak yang ditaruh
dalam peti kaca itu karena kebersihannya melang lebih terjamin.
Begitu saja dulu sedikit catatan dari ambo.
Salam,
Suryadi
Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ass ww
Bagi yg tertarik, silahkan baca di Mjlh VENUE No.4/Okt.2008 hlmn 21/22. Tp
mungkin koreksi sedikit bahwa asumsi jumlah wisatawan bukan semilyar ttp 1 juta
wisatwan kali 2jt sehingga peluang income Sumbar bisa sktr Rp.2 triliun
setahun. Mimpinya...:)
Di edisi ini ada tulisan menarik ttg bgmn Kota Solo dg Walikota Mudanya yg
mantan pebisnis mengelola kota tsb.
Kmrn Senin 13 okt jam 10 pg, Sdgr Muda Minang (SMM) yg baru terbentuk sehari
sebelumnya membawa rombongan termasuk para wartawan mencoba KA Wisata ke
Pariaman. Tujuannya bukan sekedar berwisata. Tetapi mencoba merasakan dan
melihat langsung dilapangan, sehingga diharapkan akan ada usulan2 baru,
terobosan2 baru dan peluang2 bisnis yang bisa dikembangkan dg KA Wisata dan yg
terkait. Kita harapkan SMM yg berorientasi ke bisnis aplikatif akan lebih
banyak membantu dan mendorong utk itu. Sampai sejauh mana hasilnya, waktu nanti
yang akan membuktikannya...! Sebaiknya, mari kita selalu mulai berusaha melihat
sisi positifnya dulu. Kalau berdasarkan usulan program "4 rancak 5 lamak bana",
kita terapkan dulu point nomor 2: Apresiasi...
Kita perlu menggandeng dan kerjasama dg ASITA, PHRI, SSM, SMM, KADIN, dsjnya.
Krn MPKAS dan MAPPAS tidak berbisnis dan tidak profit oriented. Ttp kalau apa
yg diupayakan MPKAS dan MAPPAS tidak menjadi bisnis, tidak muncul investasi2
baru, tidak ada penambahan uang yg berputar, tentunya Industri Pariwisatanya
akan lambat skl berkembang sehingga tidak akan menarik minat bagi wisatawan
luar Sumbar utk datang dan berkunjung ke Sumbar. Jika wisatawan datang, artinya
mereka akan bawa "pitih" masuk utk jd income Sumbar (PAD). Gak mungkin mereka
masuk ke Sumbar akan puasa berhari-hari...:)
Mohon maaf sebelumnya, semoga berkenan. Terima kasih.
Wassalam,
Nofrins
www.mpkas.west-sumatra.com
---------------------------------
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
br>Cepat sebelum diambil orang lain!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---