2008/10/20 benni_inayatullah [EMAIL PROTECTED]

>
> >>> ..kok dalam teori
> diplomasi nan ambo pelajari di bangku kuliah, suatu negara indak
> mungkin magecekkan "tidak" bakeh negara lain karano itu mamanciang
> parang. Jadi masalah blacklist ko lah tamasuak mamancinag parang ko
> mah..apo iyo ?
>
>
>

Kalau iyo, mungkin harusnyo jawaban dari pemerintah "We are not in the
position to discuss that matter ..." (*he he, kato kawan ambo nan kabanyo
diplomat, kalimat bantuak itu alah cukuik untuak diterjemahkan sebagai:
putuih wak lai*).

Nan mambuek ambo ragu (sakali lai, maaf, ambo kurang pacayo jo berita tu),
kenapa cuma kompas.com (bukan kompas cetak) yang memuat itu - dan kemudian
dikutip oleh Jakarta Post. Padahal - kalau ini beneran - rasanya merupakan
topik yang "rame" untuk ditayangkan di berbagai media.

Riri
Bekasi, L 46

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke