Tantang kuduang mangkuduang, dabiah manabiah, karek mangarek postingan,
jika yang dimaksud postingan Ibu Evy, mudah2an Mak Sati indak maariak,
ambo bukan membela Ibu Evy nan lah bakomen cukup aspiratif  dan
apresiasif tentang pusaka kuliner ranah Minang yaitu Rendang dengan
segala variasi baik dari cara membuatnya, warna, cita rasa bahkan ke
"gatekan" seorang Ibu yang selalu mendambakan rendangnya agar hitam
manyalinok.

 

Ibu Evy juga menulis pengalamannya membuat rendang dengan menarik jujur
serta apa adanya, sebagai wanita atau dia menyebut padusi minang yang
kecil, besar dan bekeluarga di rantau mungkin boleh dikatakan untuk
menghadirkan sebuah masakan yang benar-benar bercita rasa minang tulen
dia agak "kerepotan" bisa jadi jika dia berada di sebuah kampung di
ranah minang dalam kehidupan sehari-hari tentu dia akan mempunyai
seorang mentor  sebagai padusi minang untuk menghadir masakan rendang
yang sangat khas karena dia mendapatkan sentuhan secara Spartan dengan
belajar sambil bekerja (learning by doing) dari bundo-bundo dan rang tuo
dikampung  jika dibandingkan hidup dirantau apalagi kota Jakarta yang
heterogen.

 

Komentar Ibu Evy menyikapi tulisan saya sebenarnya ada beberapa bagian
yang di potong (dikuduang haaa), tapi dia sebagai seorang yang suka
menulis saya bisa (mudah2an) menangkap apa yang dia maksud, tentunya
tulisan saya ada beberapa bagian yang dia pertahankan tanpa dikuduang
agar menyambung atau mungkin bahasa yang lebih "pop" yaitu lebih seru
aja, Ibu Evy berkomen dibawah paragraph tulisan saya yang rasanya
tergelitik hatinya untuk menyampaikan apresiasinya terhadap apa yang
ingin disampaikan penulis (saya), saya sebagai penulis mengucapkan
terima kasih buat Ibu Evy atas komentar dan pengalaman dia membuat
rendang dan ini saya copy paste sebagai dokumen pribadi saya.

 

Semoga rang dapua bisa memakluminya...terima kasih

 

Wass-Jepe (42+, yang cukup intens berdiskusi dengan Ibu Evy)

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of ajo duta
Sent: Tuesday, October 21, 2008 4:48 AM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Jan lupo ikua dikuduang-Re: RENDANG PRAKTIS -
belajar membuat rendang

 

Randang bini lamak, randang mandeh lamak bana.

Baa lagueko ikua randang bajelo jelo panjang bana.

Jan lupo mandabiah, eeh manguduang ikua jawi,

eh ikua sanak, eh, ikua posting sanak, sabalun Mak Sati

maariak kito.

 

--------------ambo dabiah disiko----------------------------
-- 
Wassalaamu'alaikum
ajoduta/61/usa




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke