Morck
Oleh: K. Suheimi 
 
Malam sebelum berangkat ke Jeddah  saya mencari connector  untuk  bisa dipakai 
men charge  hp kalau sampai  di Makkah
Kami cari connector itu di sarinah, setelah didapat  kami lihat orang India 
berombongan  masuk restorant kumala, ramai orang  india nasuk kesana,  rasa 
ingin tahu kami masuk juga ke restoran kumala  yang  men=mancarkan aroma yang   
bisa merontollan bulu hidung
Ternyata  bumbu masakannya mengundang kami untuk  makan   semua makanannya 
terbuat dari sayur yang  di olah dan dibumbui bumbu pemasak kambing disini 
mork  kata pelayanan  maksudnya  bohong-bohongan makanan di kambingkannya 
bohongan ayamnya, bohongan ikannya  semuanya bohong-bohongan   
Saya pesan nasi gebuli dengan  kari kambing.  seperti kambing benaran  daging  
nya bumbunya  rasanya, tapi itu bukanlah kambing  benaran. Semua  makanan yang 
tersaji lezat gurih.  Irham memesan  . irdhan dan Ren juga   memesan makanan 
yang berbeda-beda
sehungga  kami mencoba  semua makanan restoran  ini  yang  lezat dan sehat 
kerna semuanya terbuat dari sayur  yang  disulap  jadi  daging ayam dan sesuai 
dengan  apa pesanan pelanggan, Bahkan kuahnyapun  tak bersantan  walaupun  
bentuknya  gulainya seperti   santan pekat
jadi sehat tak berkholesterol  hanya sayur mayur  sedangkan  rasa dan baunya  
tak  kalah dengan aslinya,
Saya  makan Nasi kebuli  kambing morck, dalam hati saya bertanya  saya 
dikibuli  dan di bohongi  Kibul ya mengibuli mork  ya berbohong  jadi 
bohongnya  2 kali
 
Dengan  sisa  dan  aroma  kari kambing saya tertidur sangat nyenyak, baru 
terbangun ketika Reno mengetuk pintu  kamar  makanan sahur sudah siap  katanya 
dan kamipun siap-sia[ mau berangkat  ke bandara Sukarno Hatta,  
 
Subuh ini  kami shalat di rest area dekat gerbang tol,  kerna saya yang  tertua 
diantara jemaah subuh itu. Saya diminta jmengimami subuh yang jernih itu,  
kemudian  kami berangkat dengan   binbr yang  basah  mengumandangkan  Labbaik 
Allahumma labbaik,Labbaik La syarikalaka labbaik...
 
Di Bandara saya disapa oleh sahabat lama sewaktu kami mash tinggal di lambau  
tahun 1955  sudah lama sekali Tentu saya terkejut  “Mi katanyadg lantang”,  
saya Emi juga katanya menyalami saya, “Emi Rahman”  ulangnya   kita  sama-sama  
di rumah petak disimpang lambau, Saya tersentak  betapa bagusnya ingatannya, 
teringat kenangan ketika masih kecil.
 
“Suami saya bertugas di jeddah”ungkapnya, seingat saya dulu suaminya   kanwil 
agama di Medan sekarang  dia sudah semakin hebat.
 
Teringat  ketika  masih kanak-kana   bermain lore main mancik-mancik an,   dan 
dia   anak manja   dan   selalu rapi kemana pergi, dia lincah dan selalu riang. 
Tak mengira di  subuh ini jumpa lagi  dalam  ibadah umrah.
 
Bandara Sukarno Hatta 18 September 2008

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke