Semua Anggota DPRD Sumbar Buleh Kunker ke Luar Negeri

 

<http://www.kompas.com/data/photo/2008/10/21/132052p.jpg> 

TPG Images
<http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/21/13173310/semua.anggota.dprd.s
umbar.buleh.kunker.ke.luar.negeri##> 

ilustrasi

/

Selasa, 21 Oktober 2008 | 13:17 WIB


PADANG, SELASA - Semua anggota DPRD Sumbar periode 2004-2009 telah dan
akan mendapat kesempatan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri dengan
biaya dari APBD provinsi.
    
"Kunker ke luar negeri itu sudah sesuai ketentuan dan dananya
dialokasikan dalam APBD serta mendapat persetujuan Menteri Dalam
Negeri," kata Wakil Ketua DPRD Sumbar, Apris di Padang, Selasa.
    
Hal itu disampaikannya terkait keberangkatan sembilan orang pimpinan dan
anggota DPRD Sumbar dari Komisi III Bidang Pembangunan ke Jepang, 19 -
25 Oktober 2008. Jumlah anggota DPRD Sumbar sebanyak 55 orang terdiri
atas seorang ketua dan tiga wakil ketua serta empat komisi dengan
anggota bervariasi antara 10 hingga 13 orang.
    
Ia menyebutkan, kunker ke Jepang itu adalah rombongan ketiga setelah
sebelumnya September 2008 sudah ada sejumlah pimpinan dan anggota DPRD
Sumbar lainnya yang kunker ke China dan Jepang.
    
Beberapa waktu sebelumnya, juga berangkat sejumlah pimpinan dan anggota
DPRD Sumbar ke Australia dan Mesir. "Untuk kunjungan rombongan III ke
Jepang, setiap anggota  menerima dana sekitar Rp37 juta untuk biaya
transpor, akomodasi, dan uang saku," tambahnya.
    
Setelah rombongan III itu, akan berangkat lagi ke luar negeri para
pimpinan dan anggota DPRD Sumbar lainnya dengan negara tujuan yang
ditentukan sesuai bidang tugasnya di komisi DPRD.
    
Menurut Apris, tujuan kunker ke LN selain atas undangan pihak di negara
bersangkutan juga untuk mempelajari kebijakan pemerintah setempat dalam
penanganan masalah yang berhubungan dengan rakyat.
    
Seperti kunjungan ke China untuk memenuhi undangan kegiatan pariwisata
di negara tersebut, dan ke Jepang untuk melihat penanganan bencana gempa
dan tsunami. "Jepang dipilih karena negara itu dinilai cukup
berpengalaman dalam penanganan bencana gempa dan tsunami," tambahnya.
    
Sebelumnya pada 19 Oktober 2008, sembilan orang pimpinan dan anggota
DPRD Sumbar berangkat ke Jepang melalui Jakarta dipimpin Ketua DPRD,
Leonardy Harmainy dan Ketua Komisi III Bidang Pembangunan, Yulman Hadi.
Kemudian enam anggota Komisi I yakni, Ikasuma Hamid, Yonda Djabar,
Djonimar Boer, Bachtul, Hayatul Fikri dan Abdul Kadir Harahap.
    
Sementara itu dua orang anggota Komisi III dari Fraksi PKS yakni Ahmad
Siddiq dan Rafdinal tidak ikut berangkat dengan alasan menjadi anggota
inti tim sukses salah satu pasangan calon Walikota/Wakil Padang pada
Pilkada 23 Oktober 2008. Satu orang yang juga disebut berangkat adalah
Wakil Ketua DPRD Masful. 
    
"Soal Masful ikut berangkat saya kurang tahu," kata Apris. Ketika
ditanya bukankah Masful sudah diberhentikan dari anggota DPRD Sumbar
melalui Surat keputusan (SK) Mendagri No.161.13-628 tahun 2008
tertanggal 19 Agustus 2008, Apris mengatakan tidak tahu apakah yang
bersangkutan ikut kunker ke Jepang atau tidak.
    
Sekretaris DPRD Sumbar, Nasral Anas menyebutkan, kunker sembilan anggota
DPRD Sumbar ke Jepang dengan alasan diundang The Asian Disaster
Reduction Center (ADRC) untuk meninjau upaya negara itu dalam
mengantisipasi dampak bencana tsunami.
    
Selain sembilan orang wakil rakyat juga diundang sejumlah pejabat dari
dinas terkait di Sumbar. Rombongan kunker akan melakukan kunjungan ke
kota Kube dan Shizuka untuk melihat pola evakuasi dan penanggulangan
tsunami yang dilakukan Jepang di dua kota itu.


ABI 
Sumber : Ant

 

http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/21/13173310/semua.anggota.dprd.su
mbar.buleh.kunker.ke.luar.negeri

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of muhammad syahreza
Sent: Tuesday, October 21, 2008 12:22 PM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Dana Kunker Dekati Rp1 M

 


Assalamu'alaikum wr.wb.

Proyek mahabiskan anggaran ma...Kunjungan kerja dibalik pergi berwisata
dengan dana negara...

Capee deh...

Hormat saya

Muhammad Syahreza




The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke