ambo ambiak dari tempointeraktif.com
Ada Jarum, Ada Benang Jaringan politik Jusuf Kalla memanfaatkan simpul suku dan profesi. Semuanya lintas partai. JUSUF Kalla pernah bilang, ”Saya tidak punya partai. Partai saya ya Lembang Sembilan dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.” Pernyataan itu dilontarkan awal 2004, saat Kalla dikucilkan dari Partai Golkar karena nekat mencalonkan diri sebagai RI-2 tanpa restu Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung. Pada pemilu lalu, dua kelompok itulah yang kemudian menjadi urat nadi perjuangan politik sang saudagar Bugis. Tapi itu tentu cerita lama. Sejak akhir 2004, Kalla adalah Ketua Umum Partai Golkar. Lingkaran pendukungnya yang dulu tersisih sekarang menempati posisi kunci di Partai Beringin. Jajaran pengurus pusat Golkar yang dulu sempat dipecat karena mendukung pasangan Yudhoyono-Kalla, seperti Firman Soebagyo, Burhanuddin Napitupulu, Anton Lesiangi, dan Malkan Amin, kini malah menjadi benteng Kalla di Beringin. Dengan mesin partai terbesar di negeri ini di bawah komandonya, kekuatan jaringan politik Kalla memang jadi berlipat-lipat. Apalagi dua ”partai”-nya dulu, Lembang Sembilan dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, sampai sekarang masih setia mendukungnya. Empat tahun duduk di kursi wakil presiden, akar Kalla di sana jelas makin menggurita. Diam-diam, Kalla juga punya blok pendukung baru: Forum Saudagar Nusantara. l l l Pekan lalu, kesibukan terasa benar di lantai dua gedung itu. Sejumlah orang hilir-mudik membawa map penuh berkas. Di satu ruangan, dua orang sibuk mengetik di komputer. ”Ini pusat Lembang Sembilan, tempat semua kegiatan kami dikoordinasi,” kata Fiam Mustamin, kepala kantor Institut Lembang Sembilan, lembaga pengkajian politik yang identik dengan gerakan pemenangan Jusuf Kalla pada pemilu lalu. Kantor mereka adalah gedung megah berlantai empat di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pada awal berdirinya, Juli 2003, lembaga ini berkantor di Jalan Lembang Nomor 9, kediaman keluarga Kalla di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dari sanalah kelompok ini mendapat namanya. Tujuan keberadaan mereka saat itu hanya satu: membantu Jusuf Kalla menang dalam Konvensi Partai Golkar. Selain Jusuf Kalla, ada delapan nama yang tercatat sebagai anggota dewan pendiri Lembang Sembilan. Mereka adalah Achmad Kalla (adik Jusuf Kalla), Aksa Mahmud (adik ipar Kalla), serta enam kawan dekatnya: Alwi Hamu, Muhammad Abduh, Muhammad Taha, Sofyan Djalil, Tanri Abeng, dan Syahrul Udjud. Setelah Kalla mundur dari konvensi dan bergabung dengan Yudhoyono, Lembang Sembilan pun menjadi bagian dari tim kampanye nasional pasangan ini. Pascapemilu, lembaga ini mati suri. ”Kami hanya menggelar diskusi internal untuk memberikan masukan kepada SBY-JK,” kata Fiam. Karena Kalla sudah naik jadi wakil presiden, tugas partai pengusungnyalah untuk ”mengamankan” kiprah dan kebijakannya. ”Kami tak masuk wilayah politik,” kata Fiam lagi. Baru sekarang, sembilan bulan menjelang pemilihan presiden, Lembang Sembilan menggeliat kembali. Fiam mengklaim lembaganya kini sudah punya kaki di setiap provinsi. ”Aktivis kami berasal dari beragam latar belakang etnis, agama, dan profesi,” katanya. Keragaman inilah yang menjadi kekuatan Lembang. ”Masing-masing aktivis ini punya komunitas dan jaringan sendiri, yang selalu dirawat dan diajak berkomunikasi.” Berulang kali Fiam menegaskan bahwa lembaganya bukan lembaga politik atau organisasi massa. ”Justru ini wadah buat mereka yang apriori kepada partai politik.” Periode konsolidasi Lembang sekarang hampir rampung. November nanti, semua pengurus Lembang Sembilan akan menghadiri rapat kerja nasional di Jakarta. Agenda utama rapat itu adalah membahas program yang perlu dikerjakan untuk memastikan kemenangan Kalla tahun depan. Sebagian besar motor penggerak Lembang Sembilan adalah perantau asal Sulawesi Selatan. Mereka tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, paguyuban warga Sulawesi dari empat etnis: Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar, yang tersebar di seluruh Indonesia. Anggotanya diklaim mencapai 14 juta orang. ”Tujuan perhimpunan kami adalah menjalin silaturahmi dan melakukan kegiatan sosial,” kata Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan, Frederik Batong, pekan lalu. Di kelompok ini, Jusuf Kalla menjadi ketua dewan penyantun. Para aktivis Kerukunan berasal dari bermacam partai. Frederik, misalnya, calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Patriot. ”Semua partai ada di sini,” kata Frederik. Salah satu kegiatan sosial kelompok ini adalah memberikan santunan untuk warga Sulawesi yang kurang mampu. ”Kami juga memberikan beasiswa untuk anak-anak sekolah,” ujarnya. Meski mengklaim bukan organisasi politik, Kerukunan tidak malu-malu mengumumkan dukungannya kepada Kalla. Awal Oktober lalu, di hadapan Kalla dan sekitar seribu saudagar Bugis-Makassar, Ketua Badan Pengurus Pusat Kerukunan, Hasanuddin Masaille, terang-terangan meminta pasangan SBY-JK maju lagi menjadi presiden dan wakil presiden pada 2009. ”Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan harus tetap utuh. Semua anggota ’partai’ ini di seluruh Indonesia harus bersatu-padu,” kata Hasanuddin dalam acara pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar itu. ”Bapak Kalla sebagai jarumnya, sedangkan kami sebagai benangnya. Sebagai benang, di mana pun Bapak berada, di situ pula kami berada,” katanya lagi disambut keplok meriah hadirin di gedung Celebes Convention Center, Makassar, itu. Mendengar itu, Kalla tersenyum simpul. Pertemuan tahunan saudagar di Makassar merupakan salah satu acara tetap Kerukunan. Alwi Hamu, orang kepercayaan Kalla, adalah ketua panitia tetap acara itu. Acara yang digagas sejak 1996 itu kini diperluas dan diadakan di mana-mana. Sejak dua tahun lalu, berturut-turut digelar pertemuan saudagar Banjar, saudagar Aceh, saudagar Bali, saudagar Tatar Sunda, saudagar Minang, dan saudagar Melayu. April lalu, perwakilan dari semua forum pengusaha lokal ini berkumpul di Denpasar, Bali, dan sepakat membentuk Forum Saudagar Nusantara. Jusuf Kalla hadir dan memberikan pengarahan dalam setiap pertemuan saudagar. Firdaus H.B., Sekretaris Jenderal Forum Silaturahmi Saudagar Minang, mengakui peran penting Jusuf Kalla dalam pembentukan forum-forum pengusaha ini. ”Kami memperoleh motivasi dari Pak Kalla,” katanya. Dia juga tak menampik bahwa aspirasi politik kelompok ini condong kepada Kalla. ”Kami memang berharap pemimpin bangsa ke depan adalah saudagar, orang yang mengerti dagang.” l l l Ketua Pengurus Pusat Golkar Firman Soebagyo adalah salah satu aktivis awal Lembang Sembilan. ”Saya sudah bergabung sebelum konvensi calon presiden Golkar,” katanya pekan lalu. Dia menegaskan, setiap langkah politik Lembang akan selalu berkoordinasi dengan Golkar. ”Pada saatnya, Lembang Sembilan akan merapat pada Golkar,” katanya. Meski sampai pemilu legislatif April 2009 Golkar belum akan mengumumkan calon presiden dan wakil presiden jagoannya, sejumlah sinyal sudah bisa dibaca telanjang. ”Kami ikut pemilihan presiden untuk menang,” kata Firman pendek ketika ditanyai apakah Golkar akan mencalonkan Jusuf Kalla sebagai presiden. Golkar, menurut Firman, tak akan memaksakan diri mengajukan calon presiden jika tak ada kader yang tingkat popularitasnya meyakinkan. ”Kalau situasinya begitu, lebih baik kami di posisi nomor dua,” katanya. Firman yakin menjadi RI-2 bukan berarti jadi ban serep belaka. ”Kekuatan Golkar di parlemen bisa memperkuat bargaining position.” --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
