Manyemba saketek sanak
Berita dari Ronald ko...nan ka 8 di Palanta hari ko,bisa jadi juo si ronald 
mambaconyo jam 8 pagi tadi,ambo pun lah 8 kali lo mambaco tentang hal iko....:)

Wass-Jepe




________________________________
Dari: Ronald P Putra <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 23 Oktober, 2008 10:13:31
Topik: [EMAIL PROTECTED] Fw:  PKS: Hidayat atau Tifatul






Senin, 20/10/2008 

PKS: Hidayat atau Tifatul

Kemungkinan kader yang akan mereka ajukan adalah Hidayat Nurwahid, mantan 
Presiden PKS yang saat ini menjabat Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). 
Pilhan kedua adalah Tifatul Sembiring, Presiden PKS.

PK-Sejahtera Online: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan perolehan 
suara Pemilu legislatif 2009 sebesar 20 persen. Jika target itu terpenuhi, PKS 
akan mengajukan Calon Presiden (Capres) sendiri. Dua kader PKS paling 
berpeluang jadi Capres atau Cawapres (Calon Wakil Presiden) adalah Hidayat 
Nurwahid atau Tifatul Sembiring. Kaderisasi partai ini berjalan sangat baik 
dibanding beberapa partai lain. Citra partai ini juga terus menaik. Tampilnya 
para politisi muda berpendidikan dan mengusung moral (Islami), kepedulian 
sosial dan beberapa kegiatan dengan cara damai telah menjadi daya tarik 
tersendiri partai ini. Diperkirakan, perolehan suara partai ini akan naik 
dibanding Pemilu 2004. Target 20 persen bisa mungkin tercapai, paling sedikit 
suara 10 persen kemungkinan besar akan tercapai.

Jika preolehan suara PKS mendekati 15 persen, kemungkinan partai ini sudah akan 
mengusung Capres sendiri dengan mengajak partai lain berkoalisi, walaupun para 
petinggi partai ini menyebut bahwa partai ini baru akan mengajukan Capres jika 
perolehan suara Pemilu legislatif mencapai 20 persen. Bahkan dengan perolehan 
sedikit di atas 10 persen saja, PKS kemungkinan sudah akan mengajukan Capres 
sendiri berkoalisi dengan partai lain.

Jika PKS mengajukan Capres sendiri, kemungkinan kader yang akan mereka ajukan 
adalah Hidayat Nurwahid, mantan Presiden PKS yang saat ini menjabat Ketua 
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pilhan kedua adalah Tifatul Sembiring, 
Presiden PKS. Kedua kader PKS ini berusia lebih muda dibanding beberapa tokoh 
(kandidat Capres) lainnya. Hidayat dan Tifatul akan berusia 48 tahun saat 
Pilpres 2009 diadakan. Sementara, SBY menginjak usia 60, Megawati Soekarnoputri 
62 tahun, Wiranto (62), Sultan Hamengku Buwono X (63), Akbar Tandjung (64), dan 
Sutiyoso (65), Amien Rais (65), M Jusuf Kalla (67) dan Abdurrahman Wahid (69).

Jadi Hidayat atau Tifatul bisa mewakili generasi muda (generasi baru) dalam 
pertarungan merebut kepemimpinan nasional pada 2009 nanti. Dalam hal apakah 
kedua tokoh ini akan benar-benar tampil sanagt tergantung pada keputusan PKS. 
Perlu dicatat, dalam hal penentuan siapa di antara kedua tokoh ini atau kader 
PKS lain, menjadi Capres atau Cawapres, sejauh ini, partai ini sangat taat pada 
mekanisme partai. Segala keputusan diambil dalam mekanisme partai yang 
berpuncak pada Majelis Suryo. Dan siapa pun yang ditetapkan melalui mekanisme 
partai, selalu mendapat dukungan sepenuhnya dari para kader dan kepengurusan di 
semua tingkatan. Mesin politik partai ini berjalan dengan baik.

Hal ini pula yang memberi nilai tambah pada posisi tawar partai ini jika 
berkoalisi dengan partai atau tokoh lain. Sementara, dengan partai mana dan 
tokoh mana PKS akan berkoalisi sangat ditentukan pada persamaan visi dan misi. 
Berkoalisi dengan partai berbasis Islam lainnya, sangat memungkinkan. Namun 
secara taktis dan strategis, PKS lebih memungkinkan berkoalisi dengan Partai 
Hanura, Partai Demokrat, Partai Golkar dan/atau PDI-P.

Tapi masalahnya, keempat partai ini berniat mengajukan Capres sendiri, apalagi 
Partai Demokrat dan PDIP sudah pasti mengusung Capres sendiri yakni SBY dan 
Megawati. Maka jika PKS mengusung Capres sendiri, paling berpeluang berkoalisi 
dengan Partai Golkar. Tapi jika dilihat dari kedekatan tokoh (figur), PKS 
kemungkinan akan berkoalisi dengan Partai Hanura (jika Hanura meraih suara 3-5 
persen saja dalam Pemilu legislatif) dengan mengusung Wiranto sebagai Capres 
berpasangan dengan Hidayat Nurwahid atau Tifatul Sembiring sebagai Cawapres.

PKS sendiri sudah mulai menghitung kekuatan koalisi pasca Pemilu 2009. Menurut 
Presiden PKS Tifatul Sembiring, PKS menyadari bahwa pada 2009 belum mampu 
menjadi partai yang mendapat suara mayoritas (single majority). Dijelaskan, 
sistem pemilu dengan multipartai sederhana seperti yang berlaku di Indonesia 
sekarang ini dinilai tidak mungkin menciptakan single majority. Tifatul 
memprediksi, dalam Pemilu 2009 tidak akan ada partai yang meraih suara di atas 
25 persen.

Tifatul mengatakan, mozaik kebhinekaan kekuatan parpol di Indonesia sangat 
cair. Menurutnya, Indonesia tak lagi ’kuning. Kini, parta-partai papan atas dan 
tengah saling berbagi kekuatan di seluruh wilayah Indonesia.

Tifatul mengungkapkan, beberapa studi terakhir menemukan koalisi Partai 
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 
menjadi kekuatan paling ideal dalam membangun pemerintahan. “Riset terakhir, 
PDIP dan PKS paling kuat kalau membentuk koalisi,” ujar Tifatul.

Namun, ungkap Tifatul, visi PKS tentang calon presiden ideal di 2009 tak 
segaris dengan PDIP. Dalam visi PKS, calon presiden ideal harus dari kalangan 
muda. “Kita butuh presiden balita, bawah lima puluh tahun,” ungkapnya. 
Sementara PDI-P telah memutuskan akan kembali mengusung Megawati Soekarnoputri 
sebagai Capres pada Pemilu 2009.

Tifatul menjelaskan, permasalahan yang dihadapi Indonesia sangat kompleks. 
Karena itu, katanya, seorang calon presiden harus mempunyai pemikiran segar dan 
matang untuk menemukan solusi atas kesulitan bangsa. Dia harus tahu what dan 
how-nya. Yang pasti, kata Tifatul, permasalahan ini tidak bisa diatasi dengan 
iklan di TV, main film, dan nyanyi-nyanyi.

Sementara itu, dalam beberapa kali survei internal PDI-P untuk menjaring 
Cawapres pendamping Megawati, nama Hidayat Nur Wahid salah satu nominasi 
unggulan. Dari lima nominasi unggulan, hanya Hidayat yang berumur di bawah 50 
tahun. Perpaduan Megawati (PDI-P) dan Hidayat Nurwahid (PKS) dinilai berbagai 
pihak cukup ideal merepresentasikan pelangi kebhinnekaan. Pasangan ini, 
diprediksi akan sangat berpeluang memenangkan Pilpres 2009.

Pilihan lain, kemungkinan PKS akan berkoalisi dengan Partai Golkar. Sebagaimana 
pernah dikemukakan Ketua Partai Golkar Priyo Budi Santoso, salah satu 
alternatif yang dipertimbangkan Partai Golkar dalam pemilu presiden nanti 
adalah menggandeng partai politik berbasis Islam. Untuk Capres-Cawapres, salah 
satu alternatif Ketua Umum Partai Golkar M Jusuf Kalla disandingkan dengan 
mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid. “Kombinasi itu 
bisa dibalik menjadi Hidayat-Kalla kalau perolehan suara PKS pada Pemilu 2009 
mengungguli Partai Golkar,” kata Priyo.

Kemungkinan lain, yang juga berpeluang meraih suara signifikan, jika tidak jadi 
pemenang, paling tidak di urutan kedua, PKS berkoalisi dengan Partai Demokrat 
yang diperkirakan perolehan suara Pemilu legislatifnya akan mencapai 10-12 
persen. Koalisi ini akan mengusung SBY-Hidayat atau SBY-Tifatul.

Dari berbagai kemungkinan, yang paling pasti adalah PKS akan mengusung kadernya 
(Hidayat atau Tifatul) sebagai Cawapres. Partai ini, diperkirakan akan 
mengajukan Cawapres sebagai syarat utama untuk berkoalisi dengan partai lain 
dalam Pilpres 2009. Kemudian, setelah itu pada Pilpres 2014 akan mengajukan 
Capres sendiri. Partai ini diperkirakan akan cukup siap menempatkan kadernya 
sebagai Presiden 2014-2019. 

Sumber ► Majalah Tokoh Indonesia Edisi 39

Source : 
http://www.pks.or.id/v2/index.php?op=isi<http://www.pks.or.id/v2/index.php?op=isi&id=6053>
 &id=6053

[Non-text portions of this message have been removed]
 
__._,_.___ 
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic  
Messages| Files| Photos| Links| Database| Polls| Members| Calendar 


Change settings via the Web(Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest| Switch format to 
Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe  

Recent Activity 
 6 
New Members 
Visit Your Group  
Y! Messenger 
Send pics quick 
Share photos while 
you IM friends. 
New business? 
Get new customers. 
List your web site 
in Yahoo! Search. 
Yahoo! Groups 
Everyday Wellness Zone 
Check out featured 
healthy living groups. 
. 

__,_._,___ 
---

This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you 
are not the intended recipient (or have received this e-mail in error) 
please notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any 
unauthorized copying, disclosure or distribution of the material in this 
e-mail is strictly forbidden. 


      Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo 
Answers!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke