Mungkin kalau ambo sederhanakan maksud tulisan Ephi di bawah mungkin sebagai berikut :
Kita analogikan saja, di sebuah kelas ada 50 orang,ada 5 calon yang akan dipilih jadi ketua kelas dalam sebuah pemilihan langsung. Ternyata 40% diantaranya Golput (20 orang tidak memilih),yang memilih cuma 60% (30 orang). Ternyata pemenangnya si A dengan perolehan 55% dari semua pemilih yang ada (0.55 x 30 orang = +/- 16 orang.Dari 16 orang yang memilih si A ini, ternyata mereka memilih si A tidak secara objektif dan dengan memakai pertimbangan yang benar juga.Karena ternyata16 orang ini semuanya kawan akrab dan teman bermain si A semua,jadi walaupun si A ini katakanlah dikenal tidak baik,tidak pantas jadi ketua kelas,suka bolos sekolah misalnya,tetapi lantaran kawan akrab,ya sudahlah pilih sajalah,daripada memilih yang lain yang lebih pantas,tetapi tidak kawan kita kan). Yang tidak memilih si A tentunya adalah 45% dari total pemilih yang 30 orang itu (0.45 x 30 orang = +/- 14 orang). Hasil Akhir Pemilu : Akhirnya si A lah yang jadi ketua kelas untuk mewakili 50 orang,walaupun dia hanya dipilih oleh 16 orang saja. Pertanyaan Ephi selanjutnya, apakah system demokrasi kita yang seperti ini sudah benar? Jawaban pertanyaan ini tentunya paling tidak ada 3 kelompok: 1.Inilah Demokrasi jawaban dari yang 16 orang yang memilih dan pendukung si A yang menang. 2.Inilah Democrazy, jawaban dari 20 orang yang Golput itu. 3.Inilah saatnya untuk Demokreasi jawaban dari 14 orang pendukung calon yang kalah lainnya (Demokreasi : Demo dan berkreasi menentang hasil Pemilihan dan berusaha untuk membatalkannya,dengan membakar bangku dan meja belajar he..he..he..). Wassalam, Kurnia Chalik -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Ephi Lintau Sent: Thursday, October 23, 2008 7:07 PM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Pilkada Padang : Golput atau Golhit kah anda ? Dalam suasana pemilu/pilkada atau pemilihan lainnya, ada istilah GOLPUT (golong putih) yang menandakan seorang warga tidak ikut dalam proses pemilihan padahal dia punya hak untuk itu. Jika ada GOLPUT tentu ada GOLHIT (golong hitam), ini istilah saya aja. Apakah GOLHIT ini didefinisikan sebagai orang-orang yang menggunakan hak pilihnya dengan benar, tentu tidak (bakal di demo saya nih, hehe). Tapi yg saya maksud dengan GOLHIT adalah orang-orang yang memilih, tapi tidak tahu siapa yang dipilih, akhirnya asal pilih saja, dan menggunakan alasan-alasan yang tidak benar, seperti, saya memilih si A karena wajahnya ganteng, saya milih B, karena dia tetangga saya, karena dia orang kampung saya, dan alasan-alasan lainnya, yang seharusnya kita memilih secara objektif. Pertanyaannya, anda termasuk golongan mana : 1.. Golput ? 2.. Memilih secara objektif ?, atau 3.. Golhit ? Jika 50 % lebih yang memilih secara objektif, menurut saya, setidaknya ajang demokrasi sudah bisa berjalan dengan baik. Namun, jika GOLPUT hampir mendekati angkat 50% atau berkisar dari 30 - 50% dari pemilih yang seharusnya, maka boleh dibilang, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah/calon yg akan di pilih berkurang. Namun jika GOLHITnya yang banyak, menandakan bahwa masyarakat kita belum dewasa dalam berdemokrasi. Baru saja, di padang TV saya mendengar berita, bahwa dalam pilkada yang sekarang, hampir 40% warga kota padang GOLPUT (diluar dari yg tidak mendapat kartu pemilih). Ini menurut saya, menandakan masyarakat tidak percaya dengan pemerintah sehingga tidak mau tahu dengan urusan seperti ini. Nah, jika kondisi seperti itu, lalu ada pasangan yang menang, anggaplah meraih suara 55%, ini berarti 45 % tidak setuju dengan mereka, dan 40% lagi tidak peduli dengan mereka. Lalu, sudah benarkah demokrasi kita saat ini ? Silahkan anda jawab sendiri ? Padang, 23 Okt 2008, jam 17:30 WIB. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
