Ado berita dari milis tetangga, diantaranya menyebut tentang Pemimpin daerah yang efektif seperti Gamawan Fauzi (gubernur Sumatera Barat). Bangga juo ambo mambaconyo. Selengkapnyo bacolah tulisan di bawah.
---------- Forwarded message ---------- From: Betti Alisjahbana <[EMAIL PROTECTED]> Date: Oct 26, 2008 3:07 PM Subject: [QBmember] Indonesia punya masa depan yang cerah To: "QB-Milis QBHeadlines.com" <[EMAIL PROTECTED]> Rekan-rekan, Rumput di kebun tetangga biasanya memang tampak lebih hijau, juga istri orang lain tampak lebih cantik (yang ini tambahan dari saya he..he..he..) Kadang-kadang kita melihat hal-hal yang baik di negara lain tapi kurang menghargai apa yang kita miliki. Di artikel di Newsweek berjudul "Indonesia as the new India, this stable democracy with a hot market economy resembles another ASIAN giant in 1990s", kita bisa membaca banyak hal-hal yang positif tentang Indonesia yang ditulis oleh pihak luar. Diantaranya : - Indonesia sebagai negara demokratis yang kuat. - Ekonominya tumbuh 6.3% tahun lalu, FDI nya meningkat 3 kali lipat menjadi $ 4B, dengan sektor utama energy, mining, komoditi lunak : karet, minyak kelapa dan cokelat. - Per capita income $3.348, sepertiga lebih tinggi dari India. - Debt ratio rendah ( termasuk yang terendah di dunia) - Melaksanakan program desentralisasi yang memberikan wewenang lebih kepada ratusan pemerintah daerah. - Institusi demokrasi telah terbentuk : kebebasan pers, pengadilan yang netral, legislatif yang dipilih rakyat, dan militer sudah dilepaskan dari politik. - Otonomi daerah : 15 % GDP di Jakarta, kecil di banding ibu kota negara -negara ASIA yang lain. - Pimpinan 33 propinsi dan 500 pemda yang dipilih oleh rakyat, membuat kebijakan-kebijakan, memanage 2/3 PNS dan mengawasi semua hal mulai dari sekolah sampai pembangunan ekonomi. - 36 % belanja dilakukan oleh pemerintah daerah. ( Negara yang sedang berkembang umumnya hanya 15 % belanja saja yang dilakukan pemerintah daerah). - Pemimpin daerah yang efektif seperti Gamawan Fauzi (gubernur Sumatera Barat, Gede Putrayasa (salah satu bupati di Bali) dan Fadel Muhammad (Gubernur Gorontalo) di bahas di artikel itu. Ketika kita sedang was-was melihat pengaruh krisis di Amerika, pasar saham yang anjok, rupiah yang melemah, likuiditas yang mulai seret. Membaca arikel di atas membuat saya lebih optimis bahwa Indonesia mempunyai dasar-dasar yang bagus dan masa depan yang cerah. Kita masing-masing bisa memberikan kontribusi pada masa depan Indonesia yang cerah ini. Artikel selengkapnya bisa di baca di http://www.newsweek.com/id/163572/page/1 Salam hangat penuh semangat Betti Alisjahbana _______________________________________________ Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dengan subject "unsubscribe" -- Zulkifli Taher Berharap selalu bersyukur --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
