Dusanak Lies..Terima kasih atas koreksinya :
1..Memang benar nama beliau adalah "Mahyuddin Datuk Sutan Maharajo"
2..Disamping itu beliau dikenal juga dg gelar  "Datuk bangkik"..diberi gelar 
tsb karena kami percaya beliau sbg pembakik batam tarandam...dan ada pula yang 
mengisahkan keberanian beliau..Sebagai seorang pengacara pada masa itu beliau 
membela seorang kliennya yg dihukum gantung...sewaktu orang tsb 
digantung,sekian detik beliau menyuruh agar orang itu diturunkan dari tiang 
gantungan..kebetulan belum mati...masalah itu diperdebatkan dipara ahli hukum 
Belanda pada waktu itu..dengan lantang datuk Bangkik mengatakan bahwa hukuman 
gantung sudah dilakukan dan didalm hukum tidak disebutkan hukuman gantung 
sampai mati..hal ini menggegerkan Belanda dan akibat peristiwa itu, undang 
undang disempurnakan dengan kalimat "Hukuman gantung sampai mati"..kebenaran 
cerita ini perlu kita kaji lagi..
3..Yang menarik adalah motto yg tertulis dibawah logo Oetusan Melayu :"Achbar 
ini ditjitak pada pertjitakan orang Minangkabau".Barangkali,memang Datuk Sutan 
marajo-lah orang Minang yg pertama dalam dunia cetak mencetak..Barangkali! 
Tapi,yang jelas banyak putra-putra Sulit Air yg mengikuti jejaknya..termasuk 
saya ,salah satu bisnis saya adalah bisnis penerbitan dan percetakan.
4..Adinegoro tokoh pers yang berasal dari Talawi adalah juga urang sumando 
Sulit air
5..Mertua laki-laki dari Hasyim Ning pak Kahar (bapak dari Ida Hasyim Ning) 
adalah salah seorang anak Datuk bangkik.
6..Saya setuju agar nama beliau tetap diabadikan,semoga PWI Sumbar dapat 
menanggapinya.
Demikianlah penjelasan saya.. mudah-mudahan kita bisa menggali lebih dalam 
tentang tokoh pers Sumatra Barat Datuk Sutan Maharajo..Terima kasih atas 
koreksi dan perhatiannya..kami tunggu informasi dari dusanak RN yang mengetahui 
sejarah beliau...wass,Rainal Rais ( jkt,hari ini genap 65 th )
--- On Sun, 26/10/08, Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Datuk Bangkik;Mahyuddin Maharajo Sati; atau Mahyuddin datuak Sutan 
Maharajo?
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Sunday, 26 October, 2008, 5:14 PM

Pak Rainal yth.  Setahu saya, berdasarkan penelusuran literatur, nama yang 
tertulis untuk putra Sulit Air itu adalah Mahyoeddin Datoek Soetan 
Maharadja. Saya baru tahu bahwa ada panggilan lain untuk beliau, seperti 
dibilang oleh Pak Rainal dalam email dibawah, yaitu Datuak Bangkik 
atau Mahyuddin Maharajo Sati.     Putra Slit Air, Mahyoeddin Datoek Soetan 
Maharadja memang banyak berjasa dalam pengembangan perspribumi di Sumatra sejak 
akhir abad ke-19. Beliau antara lain mendirikan Percetakan Orang Alam Minang 
Kabau (sic) yang banyak digunakan untuk mencetak surat kabar berbahasa Melayu 
di padang pada awal abad ke-20.      Dalam buku saya, Syair Sunur: Teks dan 
konteks 'autobiografi' seorang ulama Minangkabau abad ke-19 (Padang: Citra
 Budaya & PPIM, 2004), halaman 41(catatan 33), saya tulisa sedikit mengenai 
beliau berdasarkan kepustakaan yg ada. Saya tulis sbb:     Percetakan Orang 
Alam Minang Kabau didirikan oleh Mahyoeddin Datoek Soetan Maharadja, seorang 
cendekiawan Minangkabau yang dapat dianggap sebagai bapak pers Sumatra Barat 
pertama atau--meminjam istilah B.J.O. Schrieke (1973:38)--'Bapak dari wartawan 
Melajoe'. Sama halnya dengan Dja Endar Moeda, Datoek Soetan Maharadja adalah 
seorang putra Minangkabau (Asal Sulit Air) yang ingin memajukan kaum 
sebangsanya. Sikap politiknya tetap kooperatif dengan Belanda. Dan kabarnya 
karena keluarga moyangnya di Sulit Air dulu dibunuh oleh Kaum Paderi, 
menyebabkan ia kurang bersimpati kepada gerakan Islam puritan yang selama 
beberapa dasawarsa sudah merebak di Minangkabau. Datoek Soetan Maharadja boleh 
dibilang unik: ia berpendidikan sekuler dan berpandangan maju tapi tetap 
mencintai
 adat Minangkabau, sehingga seorang intelektual Minang lainnya menyebutkan 
'seorang sphyink dan gila adat' (Amir 1918:12).Di dalam beberapa surat kabar 
yang terbit di Padang, antara lain Pelita Kecil, Warta Berita, Tjaja Soematra, 
dan Oetoesan Melajoe (lihat di bawah) Datoek Soetan Maharadja berkali-kali 
terlibat polemik dengan Syekh Ahmad Khatib [al-Minangkabawi] yang membeci adat 
Minangkabau dan sistem matrilienalnya, dan juga dengan H. Abdullah Ahmad, 
H.Rasoel dan Syekh Djamil Djambek (lihat Amir 1921:107; Schrieke Op Cit.:38-9, 
70-1). Datoek Soetan Maharadja termasuk penganjur pertama agar orang 
Minangkabau melatih diri berorganisasi untuk mencapai kemajuan. Sebagai 
perwujudan dari idenya itu, pada tahun 1888, semasa menjadi Ajung Jaksa Kepala 
di Pariaman, Datoek Soetan Maharadja mendirikan Medan Keramean, sebuah 
organisasi sosial (social
 club) yang menyediakan berkala dan surat kabar untuk bahan bacaan bagi 
anggotanya. Beliau diangkat menjadi president (ketua) organisasi itu. Datoek 
Soetan Maharadja berhenti menjadi jaksa pada tahun 1892. Dan atas inisiatif 
beliau pulalah kemudian pada tahun 1911 didirikan satu organisasi lain yang 
bernama Perserikatan Orang Alam Minangkerbau. Pada akhir tahun itu juga beliau 
mendirikan percetakan surat kabar (printing press) Snelpersdrukkerij Orang Alam 
Minang Kabau. Setelah berhenti menjadi pegawai pemerintah [kolonial], Datoek 
Soetan Maharadja terjun ke dunia pers. Beliau pernah menjadi redaktur, editor, 
dan pemilik sejumlah surat kabar, antara lain Pelita Ketjil (Padang, 
1892-1894), Warta Berita (Padang, 1895), Tjaja Sumatra (Padang,1906), Oetoesan 
Melajoe (Padang,
 1911), dan surat kabar perempuan Soenting Melajoe (Padang, 1921) (lihat Adam 
1992:140). Mengenai riwayat hidup Mahyoeddin Datoek Soetan Maharadja, lihat 
Amir (1921:107-8); Abdullah (1972:213-22); lihat juga Adam (1975:84-5).     
Rujukan     Abdullah, Taufik. 1972. "Modernization in the Minangkabau world: 
West Sumatra in the early decades of the twentieth century", Indonesia No.9 
(April): 1-22.     Adam, Ahmat. 1975. "The vernacular press in Padang, 
1865-1913", Akademika No. 7 (July): 75-99.     Adam,Ahmat. 1992. Sejarah dan 
bibliografi akhbar dan majalah Melayu abad kesembilan belas. Kuala Lumpur: 
Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia.     Amir. 1921. "In memoriam Datoe[k] 
Soetan Maharadja", Jong Sumatra No.1, Officieel Nummer, 4e Jrg: 107-8. 
     Schrieke, B.J.O. 1973. Pergolakan agama di Sumatra Barat: Sebuah sumbangan 
bibliografi (penerjemah:Soeganda Poerbakawatja). Jakarta: Bhratara.  
==============     Demikian sedikit keterangan mengenai Mahyoeddin Datoek 
Soetan Maharadja. Semoga bermanfaat bagi sanak di lapau. Saya kira kenapa Pak 
Rainal ditak mencoba mengangkat nama salah seorang putra Sulit Air yang 
terkenal itu dalam wacana nasional atau, setidaknya, daerah (Sumatra Barat). 
Misalnya, dengan membuat MAHYOEDDIN DATOEK SOETAN MAHARADJA AWARD untuk 
wartawan terbaik. Atau juga dalam bentuk lain.   
Wassalam,  Suryadi
Rainal Rais <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          'Kami turut 
berdukacita'..Semoga alm
 diampuni  dosanya dan diterima amal ibadahnya oleh Allah Swt...Banyak kenangan 
kami dengan beliau Dt.Kamardi Rais.P.Simulie alm, baik sebagai tokoh wartawan 
maupun sebagai tokoh adat di Sumatra Barat...saya mengenal beliau sekitar pada 
tahun 1980an...Sewaktu beliau sebagai ketua PWI Sumatra Barat datang ke rumah 
kami di Jakarta,menawarkan ulang tahun PWI ke 40 tingkat Sumbar dipusatkan di 
Sulit Air.Sebagai ketua umum DPP SAS saya menyambut dengan hangat tawaran 
tersebut..dari beliau pula saya mengetahui Dt.Maharajo Sati yang dikenal 
sebagai Datuk Bangkik (berasal dari Sulit Air) adalah "Bapak Jurnalistik 
Melayu" karena beliaulah yang menerbitkan surat kabar "OETUSAN MELAJOE" Padang 
pada tahun 1912 sekaligus beliau pulalah yang jadi pemimpin 
redaksinya,disamping itu Dt.Maharajo Sati juga menerbitkan surat kabar "Sunting 
Melayu",dengan pemimpin redaksinya 'Siti Rohana Kudus',kakak 'Bung 
Syahrir'..Pada acara peringatan ultah PWI ke 40 th di Sulit Air,
 sekaligus untuk
 mengenang jasa Mahyuddin Maharajo Sati sebagai seorang pejuang dalam bidang 
pers di Indonesia...Untuk mensukseskan acara tsb kami sering bertemu,baik di 
Jakarta,di Padang dan di Sulit Air..Berkat dukungan berbagai pihak baik dari 
Pemerintah,Pwi,Ninik Mamak dan Masyarakat, acara HUT PWI berlangsung dengan 
meriah,sukses dan sangat berkesan bagi generasi muda pers di Sumatra 
Barat..Pertemuan terakhir dengan alm pada tanggal 10 Oktober 2008 sewaktu makan 
bajamba dengan Wapres pada acara SSM di gd. Wanita Padang,saya dan sdr Basril 
Djabar duduk bersebelahan dengan Alm,kepada kami beliau mintak maaf karena 
duduk diatas kursi berhubung dengan kesehatannya...beliau mendapat tugas dari 
panitia untuk membawakan acara makan malam secara adat kepada ahli 
jamu...Terima kasih pak datuk..Jasamu akan tetap kami kenang..Selamat 
jalan...wass Rainal Rais ( jkt,65th - 1hr )

--- On Sun, 26/10/08, Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  From: Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Berita duka
To: [email protected]
Date: Sunday, 26 October, 2008, 1:08 AM

    Innalillahiwainnailaihirajiun,  Telah berpulang ke rahmatullah Dt. P 
Simulie, Ketua Umum LKAAM Sumatera Barat pukul 22:30 malam di RS Selasih 
Padang.     Dari Hendri  Sekretarian LKAAM     (via Nasrul Azwar & Suryadi)     
 Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br> Cepat sebelum diambil orang
 lain


    Get your preferred Email name! 
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
 
      Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers


      Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke