Sanak Benny Sawah pusako untuk manambah2 pitih pambali rokok men no yo Sanak kicek Ambo kok bisa untuak makan tigo kali pagi-patang-malam :-)
DYEK -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of benni_inayatullah Sent: Monday, October 27, 2008 2:27 PM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Dijapuik Setelah Kematian Bini Da, Sasudah Ibu ambo baliak ka nan diateh pas 2 tahun nan lampau, ayah ambopun dijapuik langsuang dek bako ambo. dek itu adaik mangko dituruiklah adaik tu. Barangkeklah ayah ambo, ambo jo uni ambopun maikuti sampai karumah gadang ayah ambo tuh. lah salasai namonyo mambayia utang ka adaik mangko ayah kamipun kami baok baliak karumah kami..dan sampai kini ayah ambo tetap di rumah kami tuh..alhamdulillah lai ndak ado abih manis sepah dibuang doh, malah mamak rumah kami manyadiokan sawah pusako kami untuak di garap dek ayah kami tuh untuak manambah2 pitih pambali rokok.. salam Ben --- In [EMAIL PROTECTED], zul amri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Malangnian nasib lelaki Minang , baru sehari setelah kematian sang isteri > telah dijemput oleh keluarga nya untuk kembali kerumah keluarga besar silelaki > . Hal ini berlaku bagi sang suami yang ditinggal isteri dan tidak meninggalkan > anak ( keturunan ) dirumah isterinya . Kalau saja sang suami masih punya anak yang sudah dewasa dan tinggal > diperantauan maka akan diberi tenggat waktu sampai 10 hari , dan pada sampai > bilangan hari ke 10 maka silelaki akan dijemput secara adat oleh pihak > keluarganya.. Apabila silelaki masih mempunyai anak yang masih kecil dan > memerlukan pengasuhan , maka akan diberi waktu sampai anaknya dewasa dan bisa > mandiri . > Itulah sekelumit > adat Minang yang masih berlaku sampai kini , sesuai adagium "tak lekang oleh > panas dan tak lapuk oleh hujan ". Disaat pulang mudik beberapa waktu yang lalu saya sempat menyaksikan 2 > kali peristiwa kisah ini di kampung saya . Disaat kematian sang isteri , orang > â€" orang tidak hanya meratapi kepergian si isteri kealam baqa sana ,tapi juga berbagi > kesedihan dengan sang suami yang ditinggalkan , dengan langkah gontai sang > suami kembali kekeluarganya tepat disaat sang isteri dibawa kepandan pekuburan dan tidak untuk > kembali lagi . Disaat berbilang hari atas kematian si isteri maka si suami akan diundang tak lebih sebagai tamu , > dan akan pulang lagi sebagai tamu lainnya disaat acara telah selesai . Akankah adat semacam ini akan dipertahankan terus , > ibaratnya habis manis sepah dibuang ? > > Zul Amry > Piliang ( 61 Th ) di Jimbaran Bali . > > > ___________________________________________________________________________ > Dapatkan alamat Email baru Anda! > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
