Kolonel Munandar, Kolonel Ate yth,
Saya forward berita harian 'Kompas' di bawah ini tentang dugaan terjadinya 
penyiksaan oleh oknum Korem  032 Wirabraja di Solok terhadap beberapa orang 
pemuda yang akan mengambil sarang burung walet. Ini bukan kali yang pertama 
kejadian seperti itu di korem ini. 
Dapat diperkirakan bahwa kejadian-kejadian seperti ini akan diingat sepanjang 
zaman oleh penduduk setempat, dan hal itu tidak akan membantu terlaksananya 
sishankamrata yang masih menjadi doktrin pertahanan kita. Oleh karena itu 
peristiwa ini tidak boleh dibiarkan. Pelanggaran disiplin yang terjadi 
berulang-ulang di korem ini mungkin merupakan indikasi 
dari demoralisasi personil TNI-Angkatan Darat di daerah itu.
Saya mengenal dengan baik daerah Sumatera Barat, bukan saja karena saya adalah 
kelahiran daerah itu, tetapi juga oleh karena saya bertugas sebagai perwira 
teritorial Kodam III/17 Agustus selama sepuluh tahun (1966-1976), sebelum saya 
mutasi ke Kowilhan II/Jawa-Madura-Nusa Tenggara.
Tolong kolonel teruskan berita ini kepada pejabat TNI-Angkatan Darat yang 
bersangkutan untuk ditangani lebih lanjut. Terlebih dahulu saya ucapkan terima 
kasih banyak.

 
Wassalam,
Saafroedin Bahar, Brigjen TNI (Pur)
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]





----- Forwarded Message ----
From: Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, October 29, 2008 3:28:23 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Berita mengenaskan dari Solok


/ Home / Sumatera Bagian Utara /

Lima Pemuda Solok Luka

Korem Wirabraja Bantah Anggotanya Menyiksa

Kompas, Rabu, 29 Oktober 2008 | 00:10 WIB 

Padang, Kompas - Lima pemuda yang akan mengambil sisa sarang burung walet di 
Bukit Bujang Juaro, Nagari Koto Baru, Kabupaten Solok Selatan, mengalami luka 
dalam. Luka ini diduga akibat pukulan. Mereka juga sempat disekap tiga hari 
sebelum akhirnya dilepas dalam keadaan terluka.
Satu dari lima korban pemukulan—yang bernama David (24)—masih dirawat di RSUP 
Dr M Djamil akibat luka serius di bagian dalam atau trauma tumpul abdomen, 
Padang, Selasa (28/10). Sedangkan empat orang lain, masing-masing Salmanir, Adi 
Putra, Indra, dan Wandi, dirawat di rumah sakit di Solok Selatan.
Kejadian berawal ketika kelima pemuda ini berencana mengambil sarang burung 
walet yang ada di Bukit Nagari itu, hari Jumat pekan lalu.
”David dan kawan-kawannya pamit pergi mengambil sarang burung walet. Itu baru 
pertama kali dia mencoba mengambil sarang burung walet dan nasib malang 
menimpanya. Biasanya, dia mendapatkan uang dari berjualan daging,” tutur Darlis 
(60), ibunda David.
Sejak Jumat hingga Minggu malam, warga kampung sempat bertanya-tanya perihal 
kepergian lima pemuda kampung itu. Mereka cemas karena sudah tiga hari itu 
tidak ada kabar dari para pencari sisa sarang burung walet. Sejumlah isu sempat 
beredar bahwa pemuda itu diculik. Namun, setelah dicek ke kantor polisi, tidak 
ditemukan tanda-tanda keberadaan para pemuda itu.
Hari Minggu sekitar pukul 20.00, dua mobil melintas di jalan kampung itu. 
Seorang warga melihat ada satu dari lima pemuda yang melambaikan tangan dari 
dalam mobil. Segera saja masyarakat menghentikan mobil yang sedianya meluncur 
ke Padang.
Di dalam mobil itu, mereka menjumpai lima pemuda itu dengan kondisi luka-luka 
dan lemas.
”Saat ditemukan, David tidak mengenakan baju dan tidak sadar. Saat sadar, 
beberapa kali dia muntah,” ujar Watni (50), bibi David yang ikut menghentikan 
mobil itu.
Kelima pemuda sempat dilarikan ke kantor polisi. Namun, oleh karena kondisi 
memburuk, mereka dibawa ke RSUD Muara Labuh. David yang sangat parah kondisi 
fisiknya, segera dilarikan ke RSUP Dr M Djamil, Padang. Sepintas, tidak ada 
luka fisik yang begitu parah di tubuh David. Namun, David terlihat sangat 
kesakitan ketika menggerakkan tubuhnya. Untuk berbicara pun dia kesulitan..
”Kalau dilihat dari luar, tidak banyak terdapat luka. Tetapi, kata dokter, satu 
urat leher David putus. Dia juga mengalami pendarahan dalam,” kata Watni.
Dari keterangan korban Salmanir, seperti diberitakan Antara, disebutkan bahwa 
kelima pemuda itu sempat disekap oleh delapan orang berseragam TNI karena 
diduga akan mencuri sarang burung walet. Selama disekap, mereka diperlakukan 
kasar, antara lain ditendang, dipukul, dicambuk, dan disundut rokok.
Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 032/Wirabraja Kapten MI Nasution menolak 
anggapan adanya penyekapan dan penyiksaan masyarakat oleh anggota TNI. Dia 
mengatakan, sejumlah personel intelijen TNI AD memang disebar ke lokasi rawan 
konflik, seperti yang ada di Nagari Koto Baru.
Nasution mengatakan, lima pemuda itu sebelumnya telah tertangkap masyarakat 
ketika hendak mencuri sarang burung walet. Setelah sampai di bawah, barulah 
mereka diserahkan ke anggota TNI AD karena enggan berlama-lama berurusan dengan 
polisi. ”Karena perjalanan turun sekitar tiga jam, sampai di bawah pemuda ini 
sudah kelelahan sehingga pingsan dan sakit,” ujar Nasution.
Dia mengatakan, Korem akan memeriksa anggota TNI AD serta menunggu hasil visum 
dokter untuk mengambil tindakan selanjutnya. (ART)
________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br> Cepat sebelum diambil orang lain

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke