Sanak Riri nan ambo hormati, Assalaamualaikum wr.wb., Sanang bana ambo dapek nan dituju dari kisah ko, tapi gagok juo ambo, dari maa lah ambo mamulainyo ko, sabananyo ambo indak kompeten doh untuak manjawoknyo, karano ambo bukan bagian dari FSSM atau SSM, nan ambo hanyo sebagai tukang caliak0caliak jauah sajonyo, an Observer dan bukan assessor, jadi nan bisa manjawek mudah-mudahan sanak dari FSSM. rasonyo tadi lah dijawek dek sanak Reza. Sakali lai mhn maaf sanak Riri, ondeh bilolah awak bisa basuo ko yo, kalau carito lah panjang leba di japri kito. Salam hormat buek sanak Riri, Elthaf
________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Riri Chaidir Sent: Wednesday, October 29, 2008 8:31 AM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: SSM dan SMM, segeralah bertindak... Waalaikumsalam wr wb. Kalau 38ribu urang terancam menganggur, tantu sekian kali 38 ribu urang nan akan kesulitan. Itu baru buruh dan keluarganya, belum lagi profesi lain yang berkaitan langsung dengan ini, seperti supir truk dan crewnya ... Ambo setuju bana jo pandapek Sanak Fitr Tanjung. Ba'a sanak Elthaf? Lah ado program anggota SSM untuak mambantu? RIri Bekasi, L 46 2008/10/28 Fitr Tanjuang <[EMAIL PROTECTED]> AslmWrWb Sakali lai, kaba buruak dari padangkini.com <http://padangkini.com/> tentang perkebunan Sumbar. Gubernur lah manyarah. Jadi para saudagar lah nan kini harus bergerak. Minimal, itu komitmennyo katiko silaturahmi besar2an patang ko kan? Wassalam fitr tanjuang (Pauah IX Pdg) bin M.R. Ismed Jambak bin M. Said Banjarmasin. lk/34/Albany NY ---------------------------------------------- http://www.padangkini.com/headline.php?sub=berita&id=2359 Gubernur: Ribuan Buruh Kebun Sawit Akan Terkena PHK PadangKini.com | Selasa, 28/10/2008, 12:12 WIB PADANG--Ribuan pekerja dan buruh perkebunan sawit di Sumatera Barat diprediksi akan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat dampak anjloknya harga tandan buah segar (TBS) dan CPO di pasar dunia. "PHK besar-besaran mungkin akan terjadi di sektor perkebunan dan perusahaan jenis ini yang paling banyak di Sumbar, yang akan terkena dampak terutama perkebunan plasma," kata Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi, Selasa (28/10). Menurut Gamawan, luas perkebunan sawit di Sumbar sekitar 380 ribu hektar, sedangan luas kebun plasma 10 persen atau 38 ribu hektar. Jika 1 hektar kebun plasma mempekerjakan 1 buruh maka bisa terjadi PHK 38 ribu orang. Namun Pemprov Sumbar belum memiliki formula untuk mencegah terjadinya PHK besar-besaran ini. "Belum ada formula yang bisa kita lakukan, saran saya petani dan pekebun sawit bertahan saja sampai kondisi ini berakhir," katanya. Menurutnya, jika pemerintah mensubsidi harga sawit yang kini anjlok ke angka Rp350 maka APBD Sumbar selama setahun bisa habis dalam waktu satu bulan. Penurunan pajak bagi usaha juga tidak bisa dilakukan karena semuanya kewenangan pemerintah pusat. (bening/o) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
