Ass.Wr.Wb. salam kenal Bpk Muhammad Syahreza. Ambo cumo kamaingekan sajo, ka saluruah Ummaik Palanta RN. Iyo batua turismus itu elok untuak kemajuan perekonomian, lowongan karajo dsb dsb. Tapi tolong usah dilupokan effekt sampiangnyo, saroman di tampaik2, parawisata nan lainnyo (Bali, Batam, S'Pura, M'Sia dan Thailand dsb.dsb). Infrastruktur... Service.....taratik dll....(conto usah dikarumuni/disasaki mambali turih2 itu, harago PAKUAK dll.) Logistik..... Seandainyo dibangun Mall, mangko harago sewonyo indaklah rato per meterpasagi, supaya didalam Mall tasabuik langkok2 sadonyo.(Karano babarapo tampaik di Eropa iko, contohnyo sewo untuak Tukang Sapatu tantu babedo dibandiangkan jo Toko Ameh (Bari maoh sajo ambo Tukang Ameh)) Tapi iko bisa diatua, bisa barupo sewo dan atau pajak/subsidi dll, prosentual kombinasinyo tasarah pandangan urang DAPUA. Jadi turih2 nasional/international taratur alur arah jalannyo, indang simpangsiua saroman ikan dilauik. Jadi kamacetan itu juo bakurang. Kiosk2 ditapi jalan, musti diatur, usah saroman JKT PUNCAK, indak ado tanah nan lowong, tampaik urang mancaliak pamandangando, panuah jo kadai/kiosk
Effekt sampiangnyo iko nan bahayo, jarak dakek maupun jauh, misalnyo sarok/limbah batambah banyak, kalau di-pulau2 aia minun/mandi nyo agaki (saumpamonyo tourist datang labiah banyak). Nan paliang utamo itu, SEX/pelacuran, tourist tanpo SEX itu........(agaki/analisa sin lah surang2 di sanak sadonyo di Palanta ko) Ambo ado mandanga saleme urang dikampuang baiko bunyinyoa : Palimo QQ:" Pak Haji Datuak 69, itu kayo yo Sutan XX" Sutan XX:" Iyo Palimo QQ, baa mangko indak kayo..... baliau punyo Hotel BALENGGEK di Rantau." Paliumo QQ:"Hotelnyo nan BALENGGEK atau...........?" Sutan XX:" Indak jaleh diambo do Palimo QQ, antahlah Hotelnyo ataupun urangnyo, ataupun kaduoduonyo...." (Namo, hanyo fiktiv sajo, bukan initial urang) Wassalam, Muljadi, German -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Wed, 29 Oct 2008 14:08:54 +0700 > Von: "muhammad syahreza" <[EMAIL PROTECTED]> > An: [EMAIL PROTECTED] > Betreff: [EMAIL PROTECTED] Pariwisata Indonesia, Bukan Cuma Bali, Bung! > > Assalamu'alaikum wr.wb. > Dear rekan-rekan semua... > > Ayo kita ajak relasi-relasi di mancanegara sebanyak-banyaknya datang > ke Indonesia untuk berwisata. Kenalkan lah tempat wisata Indonesia > tidak hanya pulau Bali.... > > Setiap rupiah yang akan mereka belanjakan di Indonesia, sangat > bermanfaat untuk menggerakkan roda perekonomian bangsa... > Multiplier efeknya akan meningkatkan penjualan produk-produk di mata > rantai suplai usaha kecil, menengah dan besar di negara kita....bahkan > juga produk-produk dari usaha yang sedang atau akan kita jalani saat > ini.... > > Pariwisata Indonesia, Bukan Cuma Bali, Bung! > Kompas, 27 Oktober 2008 > > > KOMPAS/SUBHAN SD / Kompas Images > Gerai Indonesia di pasar wisata Otdykh Leisure yang digelar di > Crocus, Moskwa, Rusia, 23-26 September 2008. Dalam pameran itu, bukan > hanya kegiatan promosi, tetapi juga sekaligus kemungkinan transaksi > bisnis dengan operator wisata di Rusia. > > Jangan lagi pertanyaan wisatawan bahwa "Indonesia, sebelah mana Bali?" > dianggap sebagai kelucuan. Sesungguhnya, pertanyaan itu adalah sebuah > ironi, sekaligus memprihatinkan. Sungguh menyedihkan karena nama > Indonesia tak banyak dikenal di peta bumi. Padahal, Indonesia > barangkali menjadi satu-satunya untaian zamrud khatulistiwa nan unik > dan indah. > > Rasanya kita terlalu lama terlena dalam buaian kelucuan pertanyaan > wisatawan asing itu. Kini, saatnya menghapus pertanyaan aneh itu. > Karena, faktanya Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki hamparan > yang begitu luas, daratan maupun lautan. Dari ujung barat hingga ujung > timur jika dibentang di Benua Eropa, luasnya mulai dari Inggris hingga > Turki. Jika dibentangkan di daratan Amerika Serikat, luasnya menutupi > daratan negara adidaya itu. Sayangnya, negara tropis yang begitu luas > dan indah itu ternyata bak setitik noktah yang tak terlihat. > > Pantas saja bila Departemen Kebudayaan dan Pariwisata mati-matian > mempromosikan tempat-tempat wisata di Indonesia, selain Bali, di > berbagai negara. Itu pula yang dilakukan saat berpromosi di Rusia pada > akhir September. Setidaknya ada dua event yang membuat pariwisata > gencar dipasarkan di Rusia, yaitu Indonesia Expo yang digelar di > Kedutaan Besar Indonesia di Moskwa pada 20-26 September 2008. Satu > lagi yang merupakan event besar dan prestise, yaitu pasar wisata di > Otdykh Leisure di Crocus, sekitar satu jam perjalanan dari Moskwa, > pada 23-26 September 2008. > > "Daerah-daerah wisata selain Bali banyak sekali. Kami perkenalkan > daerah itu sangat menarik untuk dikunjungi," kata Direktur Promosi > Luar Negeri Depbudbar I Gde Pitana dalam setiap kesempatan bertemu > pengusaha agen perjalanan dalam pasar wisata di Otdykh Leisure maupun > Indonesia Expo. > > Bali sih wajar saja begitu terkenal. Sebagai daerah terbaik wisata > sudah diakui dunia. Cap yang diterima Bali begitu banyak, misalnya > predikat The World's Best Island Destination' (2001-2007), The Most > Favorite Holiday Destination (2005- 2006), The Most Favorite Island' > (2005) Asia's SPA Capital' (2005), The Best Holiday Destination in > Asia (2006), dan PATA Gold Award 2005 for Ecotourism. > > Namun, sesungguhnya surga wisata di Indonesia bukan hanya Bali. > Apalagi, Bali saat ini semakin sesak. Pengusaha wisata di Bali, Iwan > Taruna, mengakui, problem saat ini di Bali adalah soal akomodasi. > Jumlah kamar di hotel-hotel maupun penginapan lainnya boleh dikata > sulit ditemui saat peak season. "Kami kesulitan akomodasi. Makanya > kami tawarkan pula untuk terus lanjut ke Lombok," kata Iwan. > > Daerah lain > > Rasanya kini saatnya yang pas melirik daerah wisata lain yang indah, > menarik, dan punya kekhasan tersendiri yang tersebar sejak Aceh hingga > Papua. Keindahan laut biru dan pulau-pulau bergunung di Kepulauan Raja > Ampat, Papua, ibarat surga yang belum banyak dirambah wisatawan. > Keindahan alam bawah laut di daerah itu dipastikan membuat wisatawan > tak henti menyelami tebing-tebing terumbu karang nan indah dan aneka > warna. > > Keindahan bawah laut lainnya bisa dijumpai di Kepulauan Wakatobi > (Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko) di ujung Sulawesi > Tenggara, terumbu karang di Kepulauan Takabonerate di ujung Sulawesi > Selatan, Pulau Togean di Teluk Tomini, Mentawai di Sumatera Barat, > Derawan di Kalimantan Timur, Kepulauan Seribu di Teluk Jakarta, Sumba, > Bunaken, dan lain-lain. > > Soal keindahan hamparan pegunungan juga tak kalah menariknya, misalnya > keindahan Gunung Bromo, Gunung Rinjani, Danau Kelimutu, hingga > keunikan pegunungan salju di daerah tropis Papua. Belum lagi soal > keragaman etnik, budaya, istiadat, dan kesenian, yang memperlihatkan > betapa kekayaan Indonesia nyaris tiada tara. > > Maka, dalam pameran di Moskwa tersebut, Depbudbar benar-benar > memasarkan daerah-daerah wisata semacam itu yang bisa menjadi tujuan > wisatawan Rusia. Daerah-daerah wisata di luar Bali-Jawa itu meliputi > Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, > Nusa Tenggara Timur, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi > Selatan, dan Papua Barat. I Gde Pitana mengatakan, Indonesia terus > memperkenalkan daerah tujuan wisata selain Bali. "Bali kita jadikan > etalase. Kita sebut beyond Bali. Wisatawan yang berkunjung ke Bali > lalu kita arahkan ke daerah-daerah tujuan wisata lainnya," katanya, > Rabu (24/9). > > Karena itu, upaya mempromosikan daerah wisata selain Bali itu menjadi > pekerjaan yang tidak ringan. Bahkan, perlu dilakukan terobosan penting > agar daerah-daerah itu mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan > mancanegara. Rasanya upaya memasarkan daerah-daerah wisata itu tidak > bisa dengan cara biasa. Berbagai keunikan yang dimiliki Indonesia > semestinya dipasarkan secara unik pula dan lebih berorientasi pasar. > > Soal cara memasarkan itu, Duta Besar Indonesia di Rusia Hamid Awaludin > mengatakan pentingnya cara pemasaran baru agar lebih pas dan mampu > membuat wisatawan asing tergiur. Ia mencontohkan, promosi dalam > brosur-brosur harus bisa menjual sesuatu yang unik, misalnya Pulau > Komodo. Ia mengatakan tidak cukup dengan gambar satwa komodo dan > uraian umum saja. "Mestinya ditulis agak lengkap bahwa komodo > merupakan sisa hewan purba. Jadi disebutkan, mereka yang hendak > menyaksikan sisa-sisa peradaban purba datanglah saat ini ke Pulau > Komodo. Kalau tidak sekarang, Anda tidak bisa menyaksikan sisa-sisa > peradaban itu," kata Hamid. > > Pasar potensial > > Mengapa Rusia? Bukan hanya upaya mencari pasar baru, tetapi secara > kuantitatif jumlah wisatawan asal Rusia yang berkunjung ke Indonesia, > dalam hal ini Bali, setiap tahun meningkat signifikan, terutama tiga > tahun terakhir. Tahun 2004, jumlah wisatawan Rusia 19.139 orang, > meningkat tajam menjadi 47.212 orang tahun berikutnya. Tahun 2007, > jumlahnya 51.687 orang. Tahun 2008 ini, dari target 70.000 orang, > sampai Juli silam hampir 40.000 orang. > > Dari sisi belanja uang, wisatawan Rusia juga tergolong royal. Setiap > kunjungan (rata-rata 10 hari) wisatawan Rusia membelanjakan 1.753 > dollar AS. Itu di luar akomodasi dan transportasi. Dibandingkan > belanja wisatawan Australia, misalnya, wisatawan Rusia jauh lebih > besar. Wisatawan Australia membelanjakan sekitar 1.330 dollar AS per > kunjungan. "Wisatawan Rusia termasuk yang banyak membelanjakan > uangnya," kata Jordi Paliama, Kepala Bidang Promosi Eropa Depbudbar. > Wajar saja, pasar Rusia yang dimulai tahun 1995 kini masuk kategori > emerging market, seiring tumbuhnya ekonomi Rusia yang melahirkan > banyak orang kaya baru. > > Hanya saja, pasar Rusia masih terkendala akses transportasi. Selama > ini jalur penerbangan dari Rusia menggunakan Singapore Airlines dengan > rute Moskwa-Singapura-Bali, lima kali dalam sepekan. Penerbangan > lainnya, Transaero, yang terbang Moskwa-Bali dua kali sepekan. > Direncanakan Oktober ini, Transaero menjadi tiga kali sepekan. > > Menghadapi kendala penerbangan itulah yang membuat Hamid Awaludin > berharap ada penerbangan langsung Moskwa- Jakarta yang dilayani Garuda > Indonesia. Namun, Hamid yang menghubungi langsung petinggi Garuda itu > gusar karena Garuda tidak memberi respons positif. "Sebenarnya ini > merupakan pasar. Kalau Garuda dilarang di Eropa, di Rusia kan tidak. > Sayang, ini tidak dilihat Garuda," katanya. > > Seharusnya, wisata sebagai sektor yang "tak lekang karena panas dan > tak lapuk karena hujan" tidak melulu urusan Depbudpar. Pemerintah > daerah, maskapai penerbangan, dan pihak swasta juga harus lebih > proaktif menjalin kerja sama yang sinergis dengan perencanaan yang > visioner. Masak dari dulu soal akses dan fasilitas tak > selesai-selesai, bagaimana mau melayani wisatawan dengan aman dan > nyaman? (Subhan SD) > > > Hormat saya > > Muhammad Syahreza > > HP : 0811 193 646 / 0817 169 015 > > E-mail : [EMAIL PROTECTED] > > Blog bisnis : http://ohiofreshyoghurt.multiply.com > Yoghurt segar rasa buah serasa es krim > > Blog pribadi : http://muhammadsyahreza.wordpress.com > > Setiap warga negara memiliki hak & kewajiban utk bela negara, jangan > tanya apa yg Indonesia sdh berikan pd kita, tapi tanya apa yg kita sdh > lakukan utk membuat Indonesia lebih baik? > > Setiap pengusaha > sekecil apapun kita > semuda apapun kita > dapat membuat Indonesia menjadi lebih baik! > > Mulailah dari diri kita sendiri, jika setiap kita menjadi lebih baik, > maka Indonesia pasti menjadi lebih baik! > > Kunjungi Sumbar online di : > > www.west-sumatra.com > www.mentawaiislands.com > www.newsikuaiisland.com > www.visitminangkabau.com > www.aloitaresort.com/diving > www.cimbuak.net > -- Psssst! Schon vom neuen GMX MultiMessenger gehört? Der kann`s mit allen: http://www.gmx.net/de/go/multimessenger --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
