Rasanya kita sepaham dg Pak Nasrul Fitra ini. Silahkan nikmati karya foto
Keponakan kandung Bandaro Labiah ini yg berjudul "Welcome 2008" atau melalui
link berikut:
http://www.west-sumatra.com/index.php?option=com_ybggal&Itemid=77&pdisp=photographer&picid=1786&uid=1081
Rencana Penutupan Jam Gadang Tak Pengaruhi Kunjungan Wisata
PadangKini.com | Sabtu, 1/11/2008, 9:09 WIB
BUKITTINGGI--Kepala Dinas Pariwisata Bukittingi Nasrul Fitra yakin rencana
Wali Kota Bukittinggi Djufri menutup lokasi Jam Gadang saat malam pergantian
tahun baru 2008 tidak akan mempengaruhi kunjungan wisatawan.
"Kita optimis kunjungan wisatawan akan tetap banyak seperti biasa, bahkan
mungkin saja lebih banyak karena orang penasaran dengan ditutupnya Jam Gadang,
bukankah sesuatu yang aneh itu yang kadang dicari orang," kata Nasrul Fitra,
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, kemarin.
Menurut Nasrul, setiap liburan tahun baru, Kota Bukittinggi akan dipadati
wisatawan domestik dan mancanegara. Umumnya ribuan orang melewatkan malam
pergantian tahun di seputaran Jam Gadang yang berada di pusat kota.
Lalu, bagaimana kalau jam gadang ditutup seperti yang direncanakan Wali Kota
Djufri?
"Tidak masalah, sekali lagi menurut saya daya tarik wisata itu kan kalau ada
yang indah, yang aneh, yang luar biasa atau yang tidak lazim," kata Nasrul.
Namun Nasrul belum mengetahui secara pasti apakah penutupan areal Jam Gadang
jadi atau tidak karena belum ada keputusan yang pasti dari wali kota. "Semua
kan baru wacana, apakah jadi atau tidak, belum ada kepastian sebab kita
termasuk Pak Wali Kota sedang sibuk dengan acara Pedati 2008," kata Nasrul.
Rencana penutupan Jam Gadang pada pergantian malam tahun baru dilontarkan Wali
Kota Bukittinggi saat perayaan Valentine Day Februari 2008. Saat itu Pemko
Bukittinggi melarang muda-mudi merayakan Hari Kasih Sayang itu karena dianggap
bukan budaya Indonesia.
Penutupan Jam Gadang menurut Djufri ketika itu, akan dilakukan selama 13 jam
pada malam pergantian tahun untuk menghindari maksiat. Selain itu untuk menekan
angka kecelakaan karena ramainya warga.
Selain itu, nasrul juga menyatakan keoptimisannya bahwa krisis ekonomi global
juga tidak akan terlalu berdampak terhadap kunjungan wisatawan di akhir tahun.
Menurutnya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bukittinggi didominasi
wisatawan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. "Bagi orang
Malaysia, Bukittinggi itu sudah seperti kampung kedua mereka," kata Nasrul.
(oca)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---