Dari Milad ke 85 Diniyah Puteri Padangpanjang, Kiprah Pendiri Diapresiasi Tokoh Besar
Senin, 03 November 2008 Milad ke-85 Diniyah Puteri Padangpanjang diwarnai apresiasi menonjol atas pendiri/pimpinan pertama perguruan itu Rahmah El Yunusiyah (1923-1969), dan pimpinan kini Fauziah Fauzan El M (sejak 2005). Keduanya sama tampil di usia muda sebagai tokoh pembaharu. Jika Rahmah berhasil mendirikan Diniyah Puteri, perguruan wanita pertama di dunia pada 1923 hingga melahirkan alumni yang sukses berkiprah di Indonesia dan Malaysia itu, Fauziah juga diakui mulai sukses memodernisasi perguruan itu sejalan tuntutan kemajuan zaman untuk bisa berkiprah di era global. Pandangan ini mengemuka lewat sambutan Menteri Agama (Menag) RI diwakili staf ahli Dr. Nurhajati Djanas, dan sambutan Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi dibacakan Asisten II Setprov Sumbar Sinang Subekti pada resepsi 85 tahun Diniyah Puteri, Sabtu (1/11). Resepsi yang dihadiri kalangan alumni 1940-1990-an dan orang tua murid serta undangan lain serta sebagian siswa/Mahasiswa Diniyah Puteri itu juga diisi pembacaan puisi tentang Rahmah dan Diniyah Puteri oleh Taufik Ismail yang terlihat kian mengkristalkan ketokohan Rahmah dan perguruannya. Baik Dr.Nurhajati, Gubernur Gamawan, dan Taufik Ismail, senada menilai keberanian Rahmah mendirikan/memimpin Diniyah Puteri sejak usia 23 tahun, berikut perannya di perjuangan kemerdekaan RI - menghimpun sumbangan untuk bekal pejuang di peron, dan membuat dapur umum untuk makan pejuang - disamping pernah jadi anggota perlemen, betul-betul sebuah prestasi besar. Itu sebabnya menurut Dr. Nurhajati Djanas, kini sejalan adanya kegiatan Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan-RI akan menerbitkan buku "100 Tokoh Wanita Indonesia", ia sendiri yang masuk sebagai tim penyusun buku itu secara khusus memasukan nama Rahmah El Yunusiyah salah seorang didalamnya. Pandangan senada juga datang dari mantan Ketua Komisi-I DPRRI, Aisyah Amini, alumni KMI (Aliyah) Diniyah Puteri 1948, atas pertanyaan koran ini di akhir kunjunganya ke kampus itu, Jumat (31/10). Karena itu, Rahmah menurutnya, sangat selayaknya dikukuhkan jadi salah seorang tokoh pejuang nasional. Terkait perkembangan Diniyah Puteri Padangpanjang hingga 2008 ini, staf ahli Menag Dr.Nurhajati menilai sebagai prestasi luar biasa. Sebab jarang sekolah swasta bisa bertahan sudah mendekati seabad. Apalagi kini Diniyah Puteri, selain kampusnya tampak megah, berikut sesuai ekspost Pimpinan Perguruan sekarang Fauziah Fauzan diawal acara resepsi Milad ini, juga berkembang jadi pesantren moderen sesuai untutan kemajuan zaman dengan tetap berpijak pada kaedah Islamnya. Visi Diniyah Puteri Padangpanjang; "Menjadi lembaga pendidikan Islam yang terus menerus menyeimbangkan pola pengajaran terpadu Al Qurani, Hadist dan keilmuan moderen terkini dst...", yang menurut Dr.Nurhajati Djanas menunjukan arah persiapan outpun perguruan ini untuk bisa memasuki era global, selain terobosan berani, juga bagus , karena kita mesti persiapkan menghadapi tantang era global itu. Karena itu, adanya pendirian Diniyah Conseling Centre (DCC) yang hari ini akan kita resmikan, disamping sejumlah divisi otonom lain seperti tadi terungkap dari ekspost Pimpinan Perguruan ini, kata Dr.Nurhajati, ini betul-betul terobosan besar yang jarang ada di sekolah lain di tanah air. Sebelumnya diantara ekspost Pimpinan Perguruan Diniyah Puteri Fauziah Fauzan, menyebut diluar polinik yang sudah lama ada, dan devisi DCC yang baru berdiri, ada 5 devisi otonom didirikan 5 tahun ini (era kepemimpinan Fauziah Fauzan Red-), yakni Diniyah Training Centre (DTC), Diniyah Imformation Technology Centre (DITC), Diniyah Research Centre (DRC), Diniyah Tahfizul Quran (DTQ), Divisi usaha dengan 8 unit usaha dari mini market, wisma sampai sapi potong. Asisten-II Setdaprov Sumbar, Sinang Subekti yang terlihat antusias dengan sejarah kejayaan Diniyah Puteri dan perkembangan kekiniannya, menambahkan diluar sambutan tertulis Gubernur yang menyebut Diniyah Puteri sebagai aset besar Sumbar; Sebagai Asisten-II Setdaprov, dia akan mengusulkan kepada atasannya agar Pemerintah Sumbar lebih memperhatikan terhadap upaya kemajuan perguruan ini ke depan. Ikut memberi sambutan dalam resepsi itu Pimpinan Yayasan Rahmah El Yunusiyah, Prof.Dr.Nadirman Haska, APU. Akhir acara, setelah mendengar lagu nasyit dari santri DIniyah Puteri dilanjutkan peresmian DCC oleh Staf Menag Dr.Nurhajati Djanas. Peringatan Milad 85 Tahun Diniyah Puteri Padangpanjang juga dimeriahkan seminar, aneka lomba, bazaar/pameran, dan temu alumni. (jen) http://www.padangekspres.co.id/content/view/21978/104/ The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
