Senin, 3 November 2008 | 00:10 WIB http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/03/00103928/sirene.peringatan.dini. siap.diuji.coba
Padang, Kompas - Lima dari enam sirene peringatan dini tsunami di Provinsi Sumatera Barat siap diuji coba Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11 November. Uji coba ini merupakan upaya untuk menyiagakan perlengkapan peringatan bencana di daerah rawan tsunami. Sirene yang ada di Sumatera Barat disiagakan di Sasak, Kabupaten Pasaman Barat; Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam; Korong Campago, Kabupaten Padang Pariaman; Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang; dan IV Jurai, Kecamatan Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Selain Sumatera Barat, lima provinsi lain yang mempunyai sirene tanda bahaya juga akan mengikuti uji coba sirene. Kelima provinsi itu adalah NAD, Bali, Banten, Bengkulu, dan Cilacap. Uji coba akan dilakukan lewat telekonferensi antara Presiden di Jakarta dan gubernur di provinsi, sekitar pukul 11.00-12.00. Pemda tengah menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan sewaktu mendengar bunyi sirene. Manajer Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana Sumatera Barat (Pusdalops PB Sumbar) Ade Edward mengatakan, setiap bulan, sirene akan diuji coba untuk menjaga agar alat tetap berfungsi normal. Uji coba sirene dengan kendali nasional akan dilakukan setiap tanggal 26 pukul 10.00. Pusdalops PB Sumbar juga akan merancang latihan rutin dengan kendali daerah untuk melatih kemampuan personel daerah mengatasi kondisi darurat. "Selain lima sirene yang berfungsi, kita juga akan memanfaatkan pengeras suara di masjid untuk menyebarluaskan tanda peringatan dini kepada masyarakat," ujar Ade. Tentang sirene yang rusak, Ade mengatakan, pihaknya masih belum berencana memperbaiki sirene itu. Untuk sementara, peringatan dini akan memanfaatkan sirene yang masih berfungsi. Kepala BMKG Padang Panjang Sumarso mengatakan, BMKG akan ikut menyuplai data tentang peluang ancaman tsunami kepada Pusdalops PB Sumbar. Data itu akan digunakan untuk pertimbangan membunyikan sirene. (ART) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
