Salam sanak sapalanta Silahkan membaca lanjutan cerita ini. Serie “ Aa nan takana “ - Jumping on the Sky to the sea…… bagian 2 Oleh :3vyniz Setelah menginap semalam di Kota Makassar, keesokan harinya barulah perjalanan dilanjutkan ke Pomalaa. Ternyata ada sesuatu cerita dibalik gagal terbang pesawat Cesna siang kemarin, yaitu : Sebenarnya menurut perhitungan sang Pilot, apabila ia tetap melanjutkan perjalanan pada jam dua siang itu, ia akan terkurung di Pomalaa. Ia tidak mungkin kembali ke Makassar pada jam empat sore itu hari itu dari Pomalaa…. Ia memberi alasan bahwa justru pada jam – jam itulah ada angin… bla….bla… menuju … bla… bla… (bla..bla = saya tidak tau apa yang disebutnya), sedang bergerak dari lintang sekian menuju lintang sekian, sebagaimana yang ia jelaskan pada Kakak saya itu. “ Bapak … bisa saya antar sampai ke tempat tujuan… tetapi saya terkurung ditempat Bapak, demikian penjelasan sang Pilot kepada Kakakku, ketika dalam penerbangan dari Kota Makassar menuju Pomalaa itu. “ Saya benar-benar mohon maaf .. Pak, katanya. “ Bukankah kemarin … Anda menerbangkan pesawat tanpa ada mesin…???kata kakakku padanya. “Ha… ha… ha…., sang pilot tertawa terbahak-bahak. Dia memang mengakui bahwa ia mematikan mesin pesawat itu selama 5 menit saja. Pertanyaan kita, bisakah pesawat itu dimatikan mesinnya sesaat, sebagaimana yang dilakukan sang pilot kepada kami waktu itu…?? Nah… secara sok tau, aku menjawabnya : “ bisa….” Simak baik-baik kebenarannya…..???!!! Coba bayangkan ketika Anda masih kecil dulu, pasti Anda memiliki kegemaran membuat pesawat terbang dari kertas bukan….??? Walaupun aku anak perempuan, doeloe ketika masih kecil sering membuat dan memainkan pesawat kertas ini. Bahkan ketika aku menjadi seorang ibu muda, bahkan ketika sudah menjadi seorang “Uci atau Oma” dari anak-anak para keponakanku. Amatilah … Anda akan menghembus moncong pesawat itu (ini entah kiat dari siapa yang mengajari….), setelah itu anda melemparnya keudara. Beberapa saat pesawat kertas itu terbang cantik – apabila sepasang sayapnya memiliki keseimbangan untuk melayang-layang diudara. Dalam dunia pesawat terbang – tentu ada teori aerodinamika.. Sehingga dalam hal ini bukan kapasitas aku menerangkan ilmu ini. Bagiku cukuplah mengumpamakan pesawat terbang kertas itu. Jika diumpamakan pada sebenarnya pesawat, maka pesawat itu sudah dirancang adanya keseimbangan sepasang sayapnya… Penerbangan antara Makassar – Pomala pada pagi hari itu berjalan lancar. Langit biru dan warna laut di Teluk Bone itu juga biru. Gugusan pulau-pulau kecil disepanjang pantai Pomalaa sudah mulai kelihatan. Rumah kami, rumah karyawan mulai terlihat bagaikan kotak api yang tersusun rapi. Bagaikan sebuah maket aku mulai melihat tanah merah yang merekah yang digarap oleh truck tambang. Aku menganggap insiden kemarin siang, yang diulahi oleh pilot ini semestinya memang harus dimaafkan. Ketika bangunan dan perumahan yang ada didarat itu semakin tampak jelas, tiba – tiba sang Pilot berkata kepada Kakakku : “ Pak Ruswir….., kita jumping yuk……. Kita bisa beraktraksi diudara. “ Berbahaya ndak .. Dik…, kata kakakku, sambil Kakak iparku menoleh dan minta pendapat isterinya. Sekaligus ia juga menawarkan padaku : “ Mau gak Evi… kita diajak jumping oleh si Oom Pilot ini. “ Mauu…. Kataku lantang. Pastilah aku menjawab mau. Karena aku pernah menonton Video di rumah tentang petualangan seorang Pilot dalam film serial yang berjudul “ the Adventure of the sea.., disitu digambarkan sebuah pesawat perintis yang dapat mendarat dilaut. Nah .. jika di filmkan, kami kami ini anggap saja adalah actor dan actrissnya. Kakak iparku menampakkan wajah cerah. Calon karyawan juga. Kakakku lansung mendekap bayinya … Ini adalah pengalaman ber aktraksi di udara bukan. Siapapun pasti ingin mencobanya. Mulailah pesawat beraksi…. Pesawat meliukkan badan berbalik arah untuk mengambil ancang-ancang. Setelah mencapai ketinggian tertentu, secara perlahan namun pasti mulailah peswat itu menukikkan badannya turun dilandasan laut. Semua pasti sudah merasakan bagaimana pesawat akan landing. Begitulah gambarannyanya..!! “ Suurrrrr………..terdapat cipratan air laut yang fantastic, ketika disentuh oleh bagian bawah badan pesawat. Sesaat kemudian kembali pesawat itu mengambil formasi take off dan terbang keudara. Nah saat itu aku lupa nih.. pesawat itu sudah mengeluarkan roda atau belum aku tidak tahu..???. Bagi Anda yang berdomisili di Amrik – tentu anda bisa menikmati di Disneyland atau bagi yang berkunjung ke Jakarta Anda dapat menikmati cipratan air ketika anda menikmati aktraksi permainan di Niagara – di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta. Boleh juga sewa pesawat latih, katakana pada pilotnya bahwa Anda ingin menikmati Jumping on the sky to the sea - seperti ibu Evy… (maaf ya… sekedar bergurau…) Setelah menimbulkan efek cipratan air oleh badan pesawat itu, sesaat kemudian pesawat kembali ke udara. Apa yang kurasakan saat itu ? Badan serasa dibuai hingga perut seakan melambung tinggi. Sambil tertawa terkekeh Pilot berkata lagi : Lagi ya.. Pak Ruswir… Kami diam ndak berkutik. Sekali lagi pesawat meliukkan badan untuk mengambil ancang-ancang dan dengan formasi seperti yang diuraikan sebelumnya. Badan pesawat mencolek air laut itu kembali dan kembali menimbulkan – Suuurrrrrr…… Benar benar fantastic cipratan air yang ditimbulkannya. Lagi-lagi badan terbuai seperti kita naik kora kora di Taman Impian Jaya Ancol – Jakarta - perut dan nafas serasa melambung. Semua dilakukan pilot itu secara halus dan terampil sekali….!!!! Barangkali jika penumpang pesawat ini lebih dari 5 orang – pasti akan terdengar teriakan sebagai upaya menghilangkan rasa panic. Akan tetapi kami tidak….. Sesampai didarat…., telah ada staf perusahaan yang menunggu kedatangan rombongan kakakku. Mereka selain akan mengambil barang-barang kiriman dari Jakarta, juga ingin mengetahui apa yang terjadi dengan pesawat kami. Ooh… ternyata mereka tidak tahu, bahwa pesawat ini sedang melakukan atraksi “ jumping on the Sky to the sea “. Kakak iparku tertawa terbahak bahak sambil kepalanya geleng-geleng, menceritakan hal ini pada para staf itu. Terlihat ada rasa senang diwajahnya dan pasti pengalaman yang menakjubkan baginya. Duuh… lebih lebih bagi diriku. yang merasakan aktraksi yang menakjubkan di dunia penerbangan - dikala aku berusia 14 tahun…. Secara teknis.. pesawat Cesna sering digunakan untuk keperluan penerbangan perintis, pesawat latih, dll. Kantor pusat dari penerbangan ini berkedudukan di Spore. Pada bulan Desember 1972, kami mendengar bahwa Pilot pesawat perintis ini, wafat ketika mengalami kecelakaan udara. Doaku ….Semoga arwahnya diterima disisinNya. Amiin My diary on July 1972. (kisah sudah dikonfirmasi kebali dengan kakak iparku yang sudah sepuh). Bila masih berkenan.. kisah ini akan dilanjutkan lagi dalam judul : " Pesawat nyasar diudara... " Wassalam,
3vy Nizhamul http://hyvny.wordpress.com http://bundokanduang.wordpress.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
