assallamualaikum,

ambo taruih an dari palanta sabalah,
semoga ba faedah jik 'awak dipalanta RN

wassallam,
AZ DtRA
-----------------

Saya salut dengan pak Mario begini ucapannya :

“Saudara-saudara kita sesama muslim masih terlalu asyik dengan
dunianya sendiri dan bergaul hanya pada lingkungannya sendiri. Malah
yang lebih memprihatikan, dengan sesama muslim kalau ngundang
pembicara dia tanya dulu, “Orang itu madzhabnya apa ?.” Dia tidak akan
menerima orang yang tidak satu madzhab, satu aliran, dengannya.
Padahal dinegara-negara maju sudah menjadi pemandangan yang biasa
orang-orang Yahudi mengundang pembicara Islam, Hindu atau Kristiani,
atau sebaliknya.
Mereka sudah mantap dengan iman mereka sehingga mereka tidak khawatir
dengan pembicara yang datang dari luar komunitas mereka. Mereka sangat
yakin, bahwa dengan cara demikian (menghadirkan pembicara “orang
luar”), mereka dapat memperkaya wacana dan kehangatan batin. Kita,
atau persisnya sebagian umat Islam, lupa bahwa salah satu cara
mensyukuri perbedaan ditunjukkan bukan pada lisan akan tetapi dengan
mendengarkan pendapat orang lain yang beda keyakinan agamanya.”

n ucapannya yang lain:

“Buat saya, ketika kita betul-betul dengan sadar sesadarnya mengatakan
“ya !” terhadap keberadaan dan keesaan Allah (laa ilaaha illallaah;
red) kita tak perlu repot-repot lagi memikirkan lebel-lebel formal
ketuhanan. Pokoknya terus berlaku jujur, menjaga kerahasiaan klien,
menganjurkan yang baik, menghindarkan perilaku, sikap dan pikiran
buruk, saya rasa ini semua pilihan orang-orang beriman. Itu alasan
pertama.
Alasan kedua, Islam itu agama rahmat untuk semesta alam loch. Berislam
itu mbok yang keren abis gitu loch ! Maksudnya jadi orang Islam mbok
yang betul-betul memayungi (pemeluk) agama-agama lain. Agama kita itu
sebagai agama terakhir dan penyempurna bagi agama-agama sebelumnya.
Agama kita puncak kesempurnaan agama loch. Dan karenanya kita harus
tampil sebagai pembawa berita bagi semua. Kita tidak perlu mengunggul-
unggulkan agama kita yang memang sudah unggul dihadapan saudara-
saudara kita yang tidak seagama dengan kita. Bagaimana Islam bisa
dinilai baik kalau kita selaku muslim lalu merendahkan agama (dan
pemeluk) agama lain.”

Jadi jangan sok udah berislam “secara baik” tapi ga pernah menghargai
perbedaan. Benar kata pak mario Bagaimana Islam bisa dinilai baik
kalau kita selaku muslim lalu merendahkan agama (dan pemeluk) agama
lain. Ambil contoh kecil kalo kita merendahkan teman kita sendiri
tentu saja teman kita otomatis menjauhi kita..

Terakhir beliau berkata :

“Masih banyak orang yang salah faham terhadap Islam. Ada satu
pengalaman yang mengherankan sekaligus membuat saya prihatin. Dalam
satu seminar di acara coffee break isteri saya didatangi salah seorang
peserta penganut agama Kristen yang taat. Masih kepada isteri saya,
orang itu memberi komentar bahwa saya menerapkan ajaran Injil dengan
baik. Lalu dengan lembut, penuh kehati-hatian, isteri saya memberitahu
bahwa saya seorang muslim. Sontak orang itu terperanjat saat
mengetahui bahwa saya seorang muslim. Yang membuat isteri saya (dan
kemudian juga saya) prihatin adalah ucapannya, “Loch, koq ada ya orang
Islam yang baik macam Pak Mario !?” Saya pun terkekeh mendengarnya.
Nah ini kritik dan sekaligus menjadi tugas kita semua untuk
memperbaiki citra Islam.”

Menurut gue orang-orang seperti pak mario adalah seorang sufi yang
patut kita contoh yang ga perlu menjelaskan keislamannya ke semua
orang tapi dengan perilakunya sudah menujukkan bahwa beliau adalah
muslim sejati…

(sumber kutipan pak mario : www.sufinews.com)
dan bisa lo di cigok di,
http://untouch.blog.friendster.com/2007/10/sufi-itu-bernama-bpkmario-teguh/

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke