Assalamualaikum w.w. Kasian Pak Guru, Kalau dibalik bagaimana pak? karena ingin membuktikan bahwa F itu adalah lecutan yang membuat simurid berjuang membuktikan mimpinya bukan sembarang mimpi, sedangkan dengan memberi F si Pak Guru menantang murid nya untuk membuktikan mimpinya dan kalau begini everybody happy... Saya sangat percaya kalau si murid diberi nilai A mimpinya akan berakhir saat ia bangun dari tidurnya. Wassalam ZK/ male /50th Houston Texas Salah satu sifat manusia adalah
--- On Wed, 11/5/08, suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Mimpi adalah masa depan kita To: [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Date: Wednesday, November 5, 2008, 8:25 PM Mimpi adalah masa depan kita Oleh : K Suheimi Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya mendengar Radio Classy dengan judul Mimpi adalah masa depan Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati. Seorang anak mendapat tugas dari gurunya untuk membuat cerita tentang impian-impiannya ,, karena ayahnya seorang pelatih kuda yang miskin dan kekurangan , dengan penuh semangat ia pun membuat cerita , kalau dia sudah besar nanti ia ingin memiliki lahan tempat pelatihan kuda yang memiliki luas sebesar 400 hektar , dan rumah sebesar 400 meter persegi,, Tanpa terasa karangannya tadi menghabiskan 7 helai kertas , paginya ia pun langsung menumpuk tugasnya tersebut,, Setelah 1 minggu berlalu , dan akhirnya Tugas tersebut dibagikan dan diberikan nilai ,, tapi betapa kaget si anak , karena karangannya mendapatkan nilai f , ia pun dimarahi karena karangannya dianggap tidak masuk akal dan tidak akan tercapai,, Apalagi dia hanya anak seorang pelatih kuda miskin , dan tak mungkin kamu akan membangun pelatihan kuda sebesar 400 hektar,, Si guru pun memberikan waktu 1 minggu untuk mengganti karangan tersebut dengan karangan yang lebih logis dan masuk akal , sehingga nilainya bisa diganti ,, Sesampainya di rumah , si anak bertanya kepada ayahnya , “Ayah saya memiliki mimpi mengenai membangun pelatihan kuda seluas 400 hektar , tapi kata guru saya mimpi itu tak akan pernah tercapai dan hanyalah omong kosong belakang , lalu saya disuruh mengganti mimpi saya itu menjadi mimpi yang lain yang sesuai dan masuk akal,, Mendengar curahan hati si anak , sang ayah dengan bijak dan penuh kesabaran berkata ”nak mimpimu adalah masa depanmu , jadi terserah kamu ,kamu mau menggantinya atau tidak“,, Setelah Mendengar nasehat ayahnya , si anakpun tetap membawa karangannya yang dulu yang dianggap tidak masuk akal oleh gurunya ,, Dan nila F tetap bertengger di tulisan itu ,, Setelah berpuluh puluh tahun berlalu si anak akhirnya beranjak dewasa , dan dia akhirnya bisa menggapai mimpinya yang mempunyai peternakan kuda dan memiliki pelatihan kuda sebesar 400 hektar dan rumah sebesar 400 meter persegi,, saat gurunya datang ke tempat pelatihan kudanya dan bertemu dengan nya ia punberkata “kamu hebat nak,maafkan aku bila dulu telah melarangmu bermimpi seperti ini . aku salut padamu , karena aku hanyalah seorang guru yang hanya bisa merenggut mimpi2 anak sepertimu”,, Classy people , dari cerita sederhana ini , kita bisa lihat bagaimana mimpi merupakan inspirasi untuk bisa maju lebih ke depan , kita tinggal memilih menjadi seperti si pemimpi yang berusaha mengejar mimpi , atau guru yang suka merenggut mimpi seseorang,,, Untuk itu ingin saya petikkan sebuah firman suci Nya dalam Al Qur"an Dan demikianlah Rabbmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari ta'bir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya'qub, sebagaimana Dia telahmenyempurnakannikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Rabbmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 12:6) P a d a n g 6 Nov 2008 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
