assalamualaikum mamak dan sanak sapalanta..!!!

kalau mak ajo duto lah mangirimkan MAKSUD dan TUJUAN Palanta RantauNet. ndak 
ado salah ee kalau mamak dan sanak sapalanta mambaco Sejarah RantauNet. Buliah 
tau lo baa usaha keras para Pendiri, Perintis, Aktifis, dan crew RantauNet 
mempertahankan Palanta RantauNet tetap eksis takah kini.. Ambo copy paste dari 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 

Sacaro pribadi ambo angkat tangan  atas usaha keras para Pendiri, Perintis, 
Aktifis, dan crew RantauNet mempertahankan Palanta RantauNet tetap eksis.

wasalam,

m3n_tu4r1 (M,31,Pekanbaru)
karisiak_manjadi_daun
=============================================================================================================
Sejarah RantauNet 
SEJARAH RANTAUNET

Oleh: MIKO AHMAD MIKARDO Bandaro Ateh Langik
- Anggota RantauNet sejak Nopember 1994
- Administrator RantauNet Desember 1998 - sekarang)


Langkah Awal 

Diawali dengan kontak pribadi antara urang-urang awak mahasiswa dan permanent 
resident di luar negeri yang bertemu di cyber groups (mailing list) tentang 
Indonesia di awal tahun 1990-an seperti Islamic Network (IsNet), Janus, IDS dan 
lain-lain, akhirnya disepakati untuk mendirikan grup cyber urang awak. Di akhir 
tahun 1992 sudah terjadi jalinan komunikasi dengan email jalur pribadi sebagai 
pendahuluan ide berdirinya RantauNet antara Bapak Dr Arisman Adnan (ketika 
tugas belajar di Manhataan, Kansas-USA, kini dosen di Universitas Riau-Pekan 
Baru) serta isteri beliau Dr Yenita Roza, Mamak Sjamsir Sjarief (kini di Santa 
Cruz, CA-USA), Dr Jazid Bindar (mahasiswa Queens University-Canada, kini dosen 
Teknik Kimia ITB Bandung).

Pendistribusian email partama kali dalam suatu mailing list (group) sekitar 
Maret-April 1993 dilakukan melalui alamat [EMAIL PROTECTED] kepunyaan Uda Dr 
Arisman Adnan dan berkat bantuan server Isnet, karena domain ini waktu itu juga 
dipakai sebagai relayer IsNet untuk Wilayah Midwest, USA.

Ide nama RantauNet dan istilah Lapau adalah dari Mamak Sjamsir Sjarief, 
sedangkan istilah Palanta dari Uda Gindo Arisman Adnan.

RantauNet Periode 1993-1995

Anggota Palanta RantauNet terus bertambah dengan adanya Bundo Hayatun Nismah 
Rumzy (dari PT Caltex-Rumbai, kini pensiunan di Jakarta) dan putera beliau M 
Agita Datuak Sadeo (waktu belajar di USA, kini dosen Fakultas Pertanian 
Universitas Andalas-Padang) disusul para permanent resident dlain i luar negeri 
seperti Ajo Dutamardin Umar (Virginia, USA), Nurbaini McKosky (Knoxville, 
Tennesse-USA), Abrar Yusuf (Canberra, Australia), Ismal Sutankayo 
(Alberta-Canada) dan banyak lagi para mahasiswa Minang di luar negeri antara 
lain: Dr RY Perry Burhan Imam Sati (USA, kini di ITS Surabaya), Rusjdy S Arifin 
(USA, kini di Depdiknas Pusat), dan banyak lagi.

Yang paling menarik dari Palanta RantauNet waktu itu, Bundo Nismah dengan 
senang hati rajin membuatkan abstraksi/ringkasan berita dari tanah air untuk 
pembaca di Lapau atau Palanta RantauNet, karena belum adanya website berita 
pada waktu itu.

September 1993 setelah Uda Arisman Adnan lulus S2 di Manhataan, Kansas-USA, 
relayer dimaintain oleh Bapak Dr Darusman Rusin (urang awak kelahiran Aceh, 
sekarang di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh).

Karena tidak ada lagi pengelola ditempat lama, atas usaha Bundo Hayatun Nismah 
Rumzy dan Dr M Agita Datuak Sadeo, akhirnya Mei 1994 RantauNet mendapat 
tumpangan di alamat [EMAIL PROTECTED] dengan administrator Andy Maas ([EMAIL 
PROTECTED]), orang Pekanbaru yang menjadi Network Administrator di Stanford 
University, California-USA yang kebetulan dikenal oleh mereka. Sampai akhir 
tahun 1995 RantauNet bertahan di server Stanford University, California-USA ini.

RantauNet periode 1996-1997

Sekitar Februari tahun 1996 server kembali terpaksa pindah. Dan atas atas jasa 
baik Uda Agus Daniel yang menjadi Network Administrator di Washington State 
University, mailing list RantauNet pindah tumpangan di alamat [EMAIL PROTECTED] 
dengan bantuan penuh dari Bapak Syafedi Syafei dari Illinois Institute 
Technology (Chicago-USA. kini di Jakarta).

Rantaunet Foundation (RF) dirintis semenjak meletusnya gunung Merapi di Jawa 
Tengah tahun 1996. Saat itu dimulai mengumpulkan sumbangan untuk korban Merapi 
itu. Juli 1996, RF didirikan oleh beberapa anggota RantauNet, antara lain oleh 
Bapak Jazid Bindar, Ibu Nurbaini McKosky, Uda Siegfried, Bapak Ismal Sutankayo 
(kini masih di Alberta-Canada). RantauNet Foundation mempunyai Dana Abadi, kas 
RantauNet Foundation ini pernah dipegang oleh Mamak Nadri Sa'aduddin 
(Duri-Riau), Mak Sati Sjamsir Alam (Padang) dan sekarang masih setia dipegang 
oleh Mamak Amzar Bandaro (Bogor).

Pada pertengahan Juli 1997 Bapak Dr Agus Daniel selesai kuliahnya di Washington 
State University dan Rantau-Net harus mencari tumpangan ke server baru. Atas 
usaha Ari Noviandi (waktu itu mahasiswa ITB) pada awal Agustus 1997 didapatkan 
tumpangan di server isnet.itb.ac.id dari Bapak Dr Bakhtiar Muin (Urang Padang 
Panjang, salah seorang pendiri Isnet) yang mempunyai sebuah server di Institut 
Teknologi Bandung (ITB), maka akhirnya RantauNet pindah dengan address [EMAIL 
PROTECTED] Tetapi nasib RantauNet disinipun hanya beberapa bulan saja 
dikarenakan terputusnya link internet ITB ke Jepang.

Karena tidak ada yang bisa memberikan tumpangan server pada Oktober-Nopember 
1997 mailing list RantauNet sempat 'dibajak' oleh tokoh kontroversial yang 
sangat terkenal dalam dunia mailing list Mamak Jusfiq Hadjar Sutan Maradjolelo 
(Leiden, Belanda) dengan alamat [EMAIL PROTECTED]

Periode ini Palanta RantauNet masih diramaikan oleh mahasiswa-mahasiswa Minang 
di luar negeri yang disebutkan diatas ditambah yang lainnya seperti: Dr Ir 
Irdamsyah Tan Gala (meninggal dunia 14 Nopember 2005) ketika itu dari 
Texas-USA, Siegfried (Belfast-Irlandia, kini di PU Bandung), Masdar Tan 
Galamainda (sedang tugas belajar di Missisippi-USA, kini dosen Fakultas 
Pertanian Universitas Bengkulu), Prof Dr Damsar Aziz (saat itu sekolah di 
Bielefeld-Jerman, kini guru besar FISIP Universitas Andalas), Desmawati Radjab 
(Tasmania-Australia, kini di UNP Padang), Rita Desfitri sang Murai Kukuban 
(juga di Tasmania-Australia, kini di Universitas Bung Hatta, Padang) dan yang 
menetap diluar negeri Bapak Boes Roestam (Toronto, Canada).

RantauNet periode 1998-1999

Atas usaha Mak Ngah Sjamsir Sjarief sekitar Januari 1998 akhirnya RantauNet 
dapat di ambil kembali dengan mendapatkan tumpangan di server airland.com milik 
adik-kakak Eddy Ernadi Budisantoso dan Sigit Budisukarta, orang Jawa yang 
melalui masa sekolahnya di Padang dan Bukittinggi pada alamat [EMAIL PROTECTED] 
Administrator pada waktu itu: Ari Noviandi dari ITB Bandung dibantu oleh Bapak 
Masdar Tan Galamainda (sedang tugas belajar di Missisippi-USA, kini dosen 
Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu) dan diteruskan oleh Daniel Yusuf 
mahasiswa ITB Bandung. Penanganan teknis server airland.com mendapat bantuan 
penuh dari Bapak Budi Rahardjo waktu itu dari University Manitoba, Canada dan 
berlanjut ketika beliau kembali ke ITB Bandung. Atas permintaan Bapak Eddy 
Ernadi Budisantoso pemilik sever, ketika Bapak Masdar Tan Galamainda selesai 
kuliah dan pulang ke Universitas Bengkulu akhir tahun 1998, Miko A Mikardo 
mulai membantu berjalannya Palanta RantauNet.

Beberapa nama yang ikut meramaikan Palanta RantauNet selain dari banyak nama 
mahasiswa diluar negeri yang disebutkan diatas tercatat keikut sertaan 
pengelola website Harian Singgalang-Padang (Budi Putra, Eko Yanche Edri, Maifil 
Eka Putra) dari Padang, Zahendri Rusli Chaniago (Jakarta), Syafrinal Syarien 
Mangkutak Raun Sabaliak (posting dari mana-mana) serta Bapak Dr HK Suhaemi di 
Padang dengan fasilitas RS Bunda yang sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan 
offline (sosial), Evi 'Gamut' Indrawanto (Serpong, Tangerang), Khairi Yusuf 
Sutan Sinaro (dari Toyohashi-Jepang, kini di FT Unand) dan Mak Sati Sjamsir 
Alam di Padang yang dulu sering dengan susah payah menyampaikan banyak 
penyaluran dana sosial RantauNet. Serta para dunsanak yang memakai domain 
@ptcpi.com dari Caltex Pacific Indonesia-Riau yang sampai sekarang masih setia 
keberadaanya di Palanta RantauNet, antara lain: Uda Elthaf, Madahar Batuduang 
Ameh, Uda Erizal Syamsir dan banyak lagi sanak dari Riau ini.

Website Palanta RantauNet versi awal sudah mulai dibuat secara sederhana dari 
era Uda Agus Daniel di http://virtual.ogrd.wsu.edu/adaniel/minang, kemudian 
berpindah-pindah ke hosting gratis seperti GeoCities, Tripod dan lainnya oleh 
Miko A Mikardo dan Maifil Eka Putra dan juga ikut dibantu oleh Uda Arisman 
Adnan (pendiri RantauNet) yang kembali hadir karena menjadi mahasiswa S3 di 
University of Newcastle, UK. 

Akhirnya atas sumbangan tenaga dan materi dari Bapak Eddy Ernadi Budisantoso 
pada tanggal 14 September 1999 dibelikan domain rantaunet.com dengan memakai 
server yang ada di rumah beliau di San Fransisco, USA dengan mailing list 
Administrator mulai ditangani sepenuhnya oleh Miko A Mikardo dari Jakarta. 
Distribusi email Palanta RantauNet dilakukan melalui email [EMAIL PROTECTED]

RantauNet periode 2000-2003

Pada Oktober 2000 ketika bertemunya Bapak Eddy Ernadi Budisantoso dengan 
beberapa warga RantauNet di Jakarta, antara lain: Amzar Bandaro, Arie Noviandi, 
Darul Makmur, Erwin Moechtar, Muhammad Dafiq Saib Lembang Alam, SM Nuay, Muchti 
A Dani, Yofi Andri (alm), Maifil Eka Putra, Miko A Mikardo, disepakati untuk 
membuat usaha melalui website http://www.rantaunet.com untuk pembiayaan 
berjalannya server RantauNet. Dan pada 22 Juni 2001 berdirilah PT Rantaunet 
Palanta Usaha (RPU). Sekarang badan usaha ini masih mati suri dalam misinya 
sebagai mesin uang pembiayaan server RantauNet.

Nopember 2000 di mulai pembangunan website RantauNet versi kedua di 
htpp://www.rantaunet.com oleh almarhum Yofi Andri Tanjung MKom, serta Miko A 
Mikardo sebagai webmaster sampai berpulangnya ke rahmatullah dunsanak kita ini 
di Jakarta pada tanggal 9 Mei 2002.

September-Oktober 2002, entah mengapa terjadi intrik, fitnah dan pertengkaran 
yang tidak perlu terhadap berjalannya Palanta RantauNet. Kejadian ini sempat 
menjadikan terbelah dan tarik menarik pendapat yang cukup tajam diantara 
pendiri, penggiat, anggota Palanta dan sukarelawan Urang Dapua Rantaunet dalam 
berjalannya Palanta ini.

Pada periode ini posting Palanta RantauNet diramaikan dengan kehadiran ustadzah 
Rahima Rahim yang sedang sekolah di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir, serta 
orang tua kita Mamak Sutan Zubir Amin (waktu itu Konsulat Jenderal Ri di 
Marseille-Prancis, sekarang di Jakarta). Juga aktifitas off-line RantauNet yang 
sangat bergairah oleh rang mudo (generasi muda) Palanta RantauNet diantaranya: 
Dewis Natra, Rafaini, Hendra Messa, Ronald Prima Putra, Yuhendri, Nofendri T 
Lare Sutan Mudo, Yenharni Kampai, Ronal Chandra, Yulharmaen, Dr Rahyussalim, 
Yurnaldi (udayoel), Herliyan dengan kegiatan sosial-sosialnya serta meeting 
point setiap minggu pagi dilapangan tenis RUSPAU Halim Perdanakusuma, Jakarta 
Timur, yang masih berjalan sampai sekarang walaupun anggotanya banyak berkurang 
karena berbagai alasan.

Awal periode ini muncul juga banyak tokoh-tokoh 'anonim antagonis' yang 
meramaikan diskusi Palanta RantauNet, seperti: Urpas, Rarach, Esteranc Labiah, 
Panggugek, John Dachtar, Basri Hasan Sutan Bagindo Nagari, Cysca Dahar (3 
terakhir nama asli) dengan segala pro-kontra atas kontroversial diskusi mereka.

Sekitar awal 2003 melalui komunikasi RantauNet diupayakan berdirinya Minang 
Incorporated, dengan aktifisnya Bapak MC Baridjambek, Bapak Ridwan M Risan, 
Bapak Darul Makmur, Bapak Ismal Sutankayo (Alberta, Canada), Uda Ardi Usman 
(California, USA), Ronal Chandra yang juga tidak berjalan sebagaimana yang 
diharapkan.

RantauNet periode 2004 - 2005

Karena server semakin dimakan umur, website versi kedua di 
http://www.rantaunet.com yang berjalan tanpa data back-up akhirnya pada Januari 
2004 hilang bersama rusaknya server. Karena domain rantaunet.com adalah 
kepunyaan Pak Eddy Ernadi Budisantoso maka mulai tanggal 19 April 2004 
diputuskan memakai hosting membayar setiap tahun kepada salah satu Web Hosting 
dengan biaya swadaya dari anggota Palanta. Dimulailah pendistribusian email 
melalui [EMAIL PROTECTED]

Ephi Lintau (Yuhefizar) dari Universitas Andalas, Padang mulai pertengahan 
tahun 2005 membangun website versi ketiga di http://www.rantaunet.org sekaligus 
menjadi web administrator. Masih diperlukan dukungan dari banyak pihak untuk 
dapat berjalannya website RantauNet yang sekarang ini. Selain itu beberapa 
anggota yang mulai meramaikan Palanta RantauNet, seperti Mamak Mulyadi Datuak 
Marah Bangso (Palembang), Mamak Zul Amri (Denpasar), Zulhendrif Bandaro Labiah, 
Tasril Moeis Tan Ameh (Bekasi), Uni Hanifah Daman (Bengkulu), M Syahreza dan 
bergabungnya banyak keturunan Minangkabau yang ada di negeri jiran Malaysia.

RantauNet Periode 2006 - sekarang

Dengan anggota-anggota dan penggiat-penggiat yang punya semangat luar biasa 
seperti Uda Yulnofrins Napilus (Jakarta) dan orang tua kita Bapak Chaidir Nien 
Latief Datuak Bandaro (Bandung; meninggal dunia 25 Februari 2008, pada usia 80 
tahun), Bapak Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo (Jakarta; mantan Komisioner 
Hukum Adat, Komisi Hak Asasi Manusia), Ibu Nuraini Prapdanu (Jakarta), Heri 
Tanjuang (Paris, France) dan beberapa nama lain di Jakarta: Asfarinal Nanang 
(Jakarta), , Eka Tarwiyat Hadisaputra (Jakarta), Aslim Nurhasan, Herman Jambak 
dan penggiat angkatan muda Palanta RantauNet, antara lain: Beni Innayatullah, 
Boby Lukman Piliang, Arief Budiman S Rangkayo Mulia, Yos Fitrayadi Mantari 
Sutan dan belakangan hadir juga nama-nama yang punya kompetensi untuk bahasan 
tentang Minangkabau, seperti: sanak Suryadi (peneliti dan filologis dari 
Universitas Leiden, Netherland), Buya H Mas'oed Abidin (Padang) serta banyak 
lagi nama yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Palanta RantauNet semakin bermakna karena ikut sebagai tempat dilakukannya 
komunikasi awal ide-ide dan kerja besar membangun Minangkabau:
1. MPKAS (Masyarakat Pencinta Kereta Api Sumatera Barat), September 2006
2. MAPPAS (Masyarakat Peduli Pariwisata Sumatera Barat)
3. Forum Saudagar Minang, Oktober 2007
4. Rencana Kompilasi Adat Basandi Syarak, Sayarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), 
2007-2008
Karena serangan junk dan spam mail yang semakin menggila sehingga semakin sulit 
secara teknis mengurus mailing list di server sendiri maka bulan Maret 2007, 
Palanta RantauNet terpaksa memakai [email protected] sebagi distribusi 
email.

Penutup

Walaupun RantauNet mempunyai dana Abadi melalui "RantauNet Foundation" (!?), 
sayang sekali secara formal organisasinya tidak pernah bisa terwujud. Sejak 
tahun 1999 beberapa kali dicoba membuat organisasi internal RantauNet 
(non-profit), tetapi tidak pernah dapat berjalan bahkan selalu layu sebelum 
berkembang. Karena diskusi untuk membentuk organisasi RantauNet selalu menjadi 
isu yang tidak menarik di Palanta PantauNet sendiri.

Palanta RantauNet sudah eksis jauh sebelum mailing list sangat populer sebagai 
media komunikasi groups seperti sekarang ini. Malah Palanta RantauNet sudah ada 
jauh sebelum adanya mailing list gratis terkenal, mulai dari OneList.com 
kemudian merger dengan eGroups.com dan akhirnya dibeli Yahoo menjadi 
YahooGroups.com sebagai server mailing list terbesar saat ini dan kemudian 
belakangan Google yang juga menyediakan mailing list gratis GoogleGroups.com. 
Palanta RantauNet berjalan secara berpindah-pindah mencari tumpangan pada 
server-server di Amerika Serikat karena belum berkembangnya internet di tanah 
air saat itu. dan pada akhirnya Palanta RantauNet berjalan juga di [EMAIL 
PROTECTED] dan [email protected]

Tentu saja berjalannya Palanta RantauNet melibatkan sangat banyak nama-nama 
perjalanannya. jadi masih dibutuhkan cek and recek dan perubahan yang terus 
menerus untuk detail garis besar sejarah di atas. Karena memang sejarah 
RantauNet begitu berwarna, melibatkan ribuan nama yang datang-pergi atau 
keluar-masuk di Palanta RantauNet ataupun anggota yang sampai sekarang masih 
bertahan dan tidak mungkin bisa disebutkan satu persatu. Karena memang sudah 
melalui rentang waktu yang cukup lama dan sangat panjang. Bagaimanapun 
RantauNet sangat berterima kasih kepada pendiri-pendiri dan aktifis-aktifis 
RantauNet yang disebutkan diatas ataupun yang belum disebutkan karena sangat 
mungkin banyak sekali nama yang terlupakan. Juga kepada seluruh Mamak-mamak, 
Ibu-ibu, Uni-uni, Uda-uda dan seluruh warga RantauNet yang tetap ada di 
tengah-tengah komunitas ini dalam pasang naik dan surutnya perjalanan Palanta 
RantauNet ini.

Arsip-arsip lama Palanta Rantaunet yang masih tersisa bisa dilihat:
2000-2003 http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]
2005-sekarang http://groups.yahoo.com/group/RantauNet 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: 77.gif>>

Kirim email ke