Mendaki Penyangga Langit, Bumi Minangkabau

 

Minggu, 16 November 2008

Gunung Singgalang dikiaskan sebagai salah satu penyangga langit
Minangkabau. Tiga puncak utama yang sering disebut Tri Arga, salah
satunya adalah gunung dengan tinggi 2.877 meter dari permukaan laut
(dpl) ini. Dalam wilayah geografis, gunung ini terletak di Kabupaten
Agam. Tepat di sebelahnya, menantang dengan kokoh gunung Marapi,
penyangga lainnya selain Talang.

 

Gunung Singgalang mempunyai kawasan hutan dipterokarp bukit atau hutan
di ketinggian 300 sampai 750 meter dpl. Selain itu, di gunung ini juga
terdapat hutan dipterokarp atas (hutan diatas 750 sampai 1.200 meter
dpl), hutan Montane (hutan yang berada di ketinggian 1.200-1.500 meter
dpl) dan hutan Ericaceous atau hutan gunung.

 

Di kawasan dipterokrap terdapat spesies pohon Seraya, pohon Kemuning dan
Meranti. Di hutan dipterokarp atas juga ditemui pohon Meranti Bukit dan
pohon Damar Minyak. Di kawasan hutan Montane, merujuk kepada kawasan
hutan yang terdapat pada ketinggian 1.200 - 1.500 meter, spesies
utamanya terdiri dari pohon Mempening, Berangan, Damar Minyak dan Podo.
Beranjak ke hutan ericaceous atau hutan gunung di  ketinggian melebihi
1.500 meter, spesies utamanya terdiri dari pohon Kelat, pohon Periuk
Kera, dan berbagai-bagai jenis belukar, buluh, resam, paku-pakis, serta
lumut.

 

Gunung Singgalang sendiri termasuk ke dalam jenis vulkanis yang tidak
aktif. Gunung ini ditutupi hutan hujan tropis, trek pendakian terjal dan
terdapat 2 buah telaga di daerah puncak. Dua telaga tersebut dinamai
telaga Dewi telaga Kumbang. Dalam ekspedisi Padang TV minggu lalu,
selain sajian flora di atas, satu lagi keunikan yang ditemui tim Padang
TV adalah pemandangan tiang listrik dan kabel yang menjuntai.

 

Tak kurang, dari kaki sampai puncak ditemui sebanyak 28 tiang listrik
untuk keperluan tower  pemancar TV, provider dan pemantau Polda.
Walaupun menguras banyak tenaga, dalam pendakian gunung ini kita tidak
akan ingin untuk melewatkan setiap tanjakan yang terjal. Jerih satu
persatu langkah diayunkan, akan terbayar dengan pemandangan dan telaga
yang berada di puncak gunung.

 

Setelah beberapa kali istirahat, dalam dua jam perjalanan, tim ekspedisi
Padang TV sampai pada mata air satu, tempat dimana para pendaki untuk
beristirahat sejenak. Di sini, kita akan bertemu dengan beberapa orang
pendaki dengan tujuan sama, rehat sejenak. Derasnya air yang mengalir di
tengah heningnya pepohonan akan menjadi harmonisasi bagi para pendaki.
"Hal itulah yang kami dengarkan di sana setelah pekak dengan bunyi deru
kendaraan atau musik yang tak jelas sambil menikmati secangkir kopi
sembari menikmati keindahan hutan tropis," jelas Dasrul dan Ajib anggota
ekspedisi Cerita Sore Padang TV.

 

 

Untuk mencapai lokasi, tim Padang TV menggunakan jalur darat. Kalau
pendaki beranjak dari bandara Ketaping menuju Bukittinggi, perjalanan
ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan dengan ongkos sekitar Rp10
ribu sampai Rp15 ribu. Jalur pendakian bisa dilalui dari tiga titik.
Pertama dari Koto Baru, Pandaisikek, Balingka atau dari Toboh
(Kanagarian Malalak). Tim ekspedisi sendiri mengambil rute pendakian
dari Kotobaru. Perjalanan dimulai dari kota Padang kemudian turun di
Kotobaru, perjalaan dilanjutkan ke Pandai Sikek menggunakan angkot
dengan ongkos Rp3 ribu per orang.

 

Bagi yang mengambil rute pendakian dari Balingka, perjalanan dimulai
dari Padang turun di Padanglua (Bukittinggi) dan dari Padanglua menuju
Batu Tagak dengan ongkos kira-kira Rp2.500-Rp. 4000 menggunakan angkutan
pedesaan Batu Tagak-Panambatan. Kalau memilih naik dari Toboh, beranjak
dari kota Padang, turun di Padanglua dan perjalanan dilanjutkan menuju
Toboh dengan biaya kira-kira Rp3 ribu-Rp5 ribu. Sementara, untuk
memasuki kawasan gunung Singgalang, tidak dipungut biaya apapun.
Bayarannya, cukup jaga saja alam yang ada di sekitar gunung tersebut.

Lokasi gunung Singgalang tidak begitu jauh dari kota Bukittinggi dan
kota Padangpanjang. Mengingat gunung Singgalang dekat dengan dua kota
wisata tersebut, bagi yang ingin berlama-lama di kawasan, dapat menginap
di beberapa hotel yang ada di dua kota tersebut.

 

Kalau lapar, di sepanjang jalan menuju gunung Singgalang terdapat banyak
restoran yang menyajikan aneka hidangan masakan khas Minangkabau. Tapi
perlu diingat, gunung singgalang memiliki karakter cuaca yang sulit
ditebak. Tebalnya kabut yang kadang menutup birunya langit akan
dilanjutkan dengan hujan yang tentunya mengganggu perjalanan menuju
puncak.

 

Untuk itu, agar tidak mengalami apa yang ditempuh tim cerita sore,
pendaki hendaknya memperhatikan kondisi cuaca sebelum menempuh
perjalanan. Istilahnya, sedia payung sebelum hujan. Kalaupun nekad untuk
menempuh hujan, siapkan dulu alat serta perlengkapan yang memungkinkan
pendaki untuk menghadapi the semi-world of survival.

 

Menjelang puncak, kita tidak akan kesepian. Seperti yang diceritakan tim
cerita sore, setapak demi setapak akan ditemani masyarakat sekitar
gunung. Mulai dari pemburu burung sampai pencari kayu bakar. Di puncak,
berharap saja cuaca akan cerah. Sebab, kedua telaga tadi akan lebih
indah untuk dicumbui ketika cerahnya langit menyapa mata. (Sandy Adri)

 

http://www.padangekspres.co.id/content/view/23095/136/

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke