Sedikit koreksi untuk Bung Anton: yang dibentuk di Padang bukan Lembaga Kajian Tuanku Imam Bonjol, tetapi Lembaga Kajian Gerakan Paderi. Penelusuran hubungan pribadi Tuanku Imam Bonjol ke [kerajaan] Pagaruyung dan ke kerajaan Gowa/Takalar tentu dapat termasuk dalam salah satu agenda kajian. Masalah itu dapat ditampung dengan menyusun 'Ranji ABS SBK', sudah barang tentu perlu didukung oleh dokumen-dokumen. Namun yang lebih penting adalah mendalami posisi kesejarahan dari Gerakan Paderi ini dalam dinamika sejarah suku bangsa Minangkabau, khususnya mengenai latar belakang, substansi, serta implementasi ABS SBK. Suatu temuan sampingan yang dapat kita peroleh dari kajian terhadap disertasi Dr Bungaran A. Simanjuntak mengenai konflik suku bangsa Batak Toba -- yang sudah saya posting dalam RN beberapa waktu yang laslu -- adalah bahwa orang Batak Toba memanfaatkan Perang Paderi sebagai alat dalam konflik internal mereka. Dengan demikian, kita bisa membebaskan Tuanku Imam Bonjol -- sebagai tokoh kebanggaan orang Minangkabau dan sebagai pahlawan nasional -- dari tuduhan yang tidak adil dari beberapa orang saudara kita dari suku bangsa Batak. Saya setuju dengan keinginan Bung Anton untuk mengetahui kegiatan Lembaga Kajian ini lebih lanjut. Saya sarankan agar pengurus Lembaga Kajian mengadakan rapat pleno pertama, apalagi ada beberapa orang yang juga ingin masuk menjadi anggota. Komunikasi lebih lanjut bisa dilakukan melalui mailing list, atau bila perlu, melalui website.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] ________________________________ From: "Dapua [EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Palanta [EMAIL PROTECTED]" <[email protected]> Cc: [EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, November 19, 2008 7:36:30 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] FW: tentang hubungan Imam Bonjol ke Pagaruyung Sanak Anton, email ko tasangkuik di Dapua ... seharusnyo dikirim ka [EMAIL PROTECTED] >MIKO -----Original Message----- From: anthon [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 19 Nopember 2008 00:25 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: tentang hubungan Imam Bonjol ke Pagaruyung Untuak sanak Syafruddin All. Takajuik ambo, katiko mancaliak namo ambo di tulis dalam komentar sanak. Tapi ancak tu, nak jaleh bana duduak tagaknyo. Batua bana kecek sanak tu, Bayanuddin, indak sakaligus datang ka Sulawesi jo Datuak Mahkota doh. Jauah tahunnyo babeda. Urang partamo nan pai ka kuburan Datuak Mahkota tu ambo, jadi tahun nan tatulis di kuburan tu dibuek urang kudian tu mah. Di kuburan Lolo Bayo tatulis 1610. Urang tu datang indaj sakali jalan. Tapi ambo tacangang bahwa rombongan Datuak Mahkota tu 40 urang pai ka Bugis? Dalam buku ambo nan baru, "Memelusuri Silsilah Keturunan Tuanku Imam Bonjol" lai di uraikan, sia bana nan bakaik ka Pagaruyung tu. Kakek Buya Nuddin tu namonyo Kyatuddin, dan keluarga bini kedua Imam Bonjol tu, namonyo Kumalo Ameh, ado ciek lai namonyo Tinoko Ameh, iko nan niniak moyang Harri Ichlas tu. Jadi urang tu baradiak kakak.Untuak jalehnyo, baco buku ambo nan baru, ado di sinan. --- dipotong -- --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
