Kebenaran Sejati
Oleh : K Suheimi
Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya
mendengar Radio Classy dengan judul Kebenaran Sejati
Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini
disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat
menikmati
Ada seorang pedagang yang mempunyai seorang istri jelita dan seorang anak
laki-laki yang sangat dicintainya,, Suatu hari istrinya jatuh sakit dan tak
berapa lama meninggal,, Betapa pedihnya hati pria tersebut,, Karena itu
sepeninggal istrinya, dia mencurahkan segenap perhatian dan kasih sayangnya
kepada anak laki-laki semata wayangnya,, Suatu ketika pedagang tersebut pergi
ke luar kota untuk berdagang; anaknya ditinggal di rumah,, Sekawanan bandit
datang merampok desa tempat tinggal mereka,, Para penjarah ini merampok habis
harta benda, membakar rumah-rumah, dan bahkan menghabisi hidup penduduk yang
mencoba melawan , rumah sang pedagang pun tak luput dari sasaran,, Mereka
bahkan menculik anak laki-laki sang pedagang untuk dijadikan budak,,
Betapa terperanjatnya sang pedagang ketika ia pulang dan mendapati rumahnya
sudah jadi tumpukan arang,, Dengan gundah hati, ia mencari-cari anak tunggalnya
yang hilang,, Ia menjadi frustrasi ketika mendapati banyak tetangganya yang
terbantai dan mati terbakar,,
Di tengah kepedihan dan keputusasaan, ia menemukan seonggok belulang dan abu di
sekitar rumahnya, di dekat tumpukan abu itu tergolek boneka kayu kesayangan
anaknya,, Yakinlah sudah ia bahwa itu adalah abu jasad anaknya,, Meledaklah
raung tangisnya,, ia menggelepar- gelepar di tanah sembari meraupi abu jasad
itu ke wajahnya,, Satu-satunya sumber kebahagiaan hidupnya telah terenggut,,,,
Semenjak itu, pria tersebut selalu membawa-bawa abu anaknya dalam sebuah tas,,
Sampai setahun setelah itu ia suka mengucilkan diri, tenggelam dalam tangis
sampai berjam-jam lamanya; kadang orang melihat ia tertawa sendiri, mungkin
kala itu ia teringat masa-masa bahagia bersama keluarganya,, Ia terus larut
dalam kesedihan tak terperikan,,,,
Musim berlalu,, sang anak akhirnya berhasil meloloskan diri dari cengkeraman
para penculiknya,, Ia bergegas pulang ke kampung halamannya,,
Sesampai di kediaman ayahnya, ia mengetuk pintu rumah sembari berteriak senang,
"Ayah, ini aku pulang!"
Sang ayah yang waktu itu lagi tertidur di ranjangnya, terbangun mendengar suara
itu,,
Ia berpikir, "Ini pasti ulah anak-anak nakal yang suka meledekku itu!"
"Pergi! Jangan main-main!"
Mendengar sahutan itu, sang anak kembali berteriak, "Ayah! Ini aku, anakmu!
Dari dalam rumah terdengar lagi, "Jangan ganggu aku terus! Pergi kamu!"
Sang anak menggedor pintu dan berteriak lebih lantang,
"Buka pintu ayah! Ini betul anakmu!"
Mereka saling bersahutan,, sang ayah terus bersikeras tidak membuka pintu,,
Sang anak pun akhirnya putus asa dan berlalu dari rumah itu,,,,
Classy people , sebagian kita begitu erat memegang apa yang kita 'anggap'
sebagai kebenaran,, Ketika Kebenaran Sejati betul-betul datang, belum tentu
kita membuka pintu hati kita,,,
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an
Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka
katakanlah:"Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang
yang mengikutiku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang ummi:"Apakah kamu
(mau) masuk Islam". Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat
petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan
(ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (QS. 3:20)
Padang 25 Nov 2008
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---