Sebatang Bambu
Oleh : K Suheimi
Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya
mendengar Radio Classy dengan judul Sebatang Bambu
Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini
disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat
menikmati
Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani// Batang bambu
ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya// Suatu hari
datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu//
Dia berkata kepada batang bambu/”
Wahai bambu/ maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air yg sangat
berguna untuk mengairi sawahku?”
Batang bambu menjawabnya/
“Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau/Tuan// Tapi ceritakan apa yang
akan kau lakukan untuk membuatku menjadi pipa saluran air itu//”
Sang petani menjawab/
“Pertama/ aku akan menebangmu / lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang
dapat melukai orang yang memegangmu// Setelah itu aku akan membelah-belah
engkau sesuai dengan keperluanku// Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang
ada di dalam batangmu/ supaya air dapat mengalir dengan lancar// Apabila aku
sudah selesai dengan pekerjaanku/ engkau akan menjadi pipa yang akan
mengalirkan air untuk mengairi sawah sehingga padi yang ditanam dapat tumbuh
dengan subur//”
Mendengar hal ini/ batang bambu lama terdiam…....kemudian dia berkata kpd
petani/
“Tuan/ tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku// Juga pasti
akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku/ bahkan lebih sakit lagi
ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini dan pasti tak tertahankan
ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat
penghalang itu// Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu/ Tuan?”
Petani menjawab/ ”engkau pasti kuat melalui semua ini karena aku memilihmu
justru karena engkau yang paling kuat dari semua batang pada rumpun ini// Jadi
tenanglah//”
Akhirnya batang bambu itu menyerah// Setelah petani selesai dengan
pekerjaannya/ batang bambu indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah
petani/ kini telah berubah menjadi pipa saluran air yang mengairi sawah
sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak//
Classy poeple / pernahkah kita berpikir bahwa dengan tanggung jawab dan
persoalan yg sarat/ mungkin Tuhan sedang memproses kita untuk menjadi indah di
hadapan-Nya?// Sama seperti batang bambu itu/ kita sedang ditempa// Tapi jangan
kuatir/ kita pasti kuat karena Tuhan tak akan memberikan beban yang tak mampu
kita pikul// Jadi maukah kita berserah pada kehendak Tuhan/ membiarkan Dia
bebas berkarya di dalam diri kita untuk menjadikan kita alat yang berguna
bagi-Nya?
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari
kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa):"Ya Rabb kami, janganlah Engkau
hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau
bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada
orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada
kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami;
dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum
yang kafir". (QS. 2:286)
Padang 30 Nov 2008
Pemanasan global? Apa sih itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
http://id.answers.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---