Pak Yul dan teman-teman,
Kaba baik se dan tarimo kasih. Belakangan memang ambo jarang berkiprah di arena Pariwisata karano ambo sadang asik main jo anak ambo nan pertamo. Namonya si Khalid Djibril Zein. 43 th manunggu baru kini diagiah Rizki. Kini ambo “kanai provokasi” jo kawan-kawan untuk “out of the box” – maminjam istilah uwan Zukri Saad. Tugas ambo kini mengatur kapal-kapal pesiar selancar Pariwisata di Sumbar. Tengoklah di www.akssb.org. Kini ambo jo kawan-kawan Pak Saaf, Nofrins, dll sedang ka mamasak gulai WSTB namonyo. Terima kasih support dan usulannya. Dulu waktu mangecek jo pak Saaf dkk, memang pertama kali ambo juo mengusulkan namo WSTPB (West Sumatera Tourism Promotion Boad), namun karena adanya pemikiran dari kawan-kawan agar "scope" nya dipeluas, tidak hanya promosi, mangkonyo diperlebar saja menjadi WSTB sajo. Tetapi itu tentu saja nanti akan kito bahas basamo dalam rapek (menurut rencana) tanggal 19 Des, mendatang. Skaligus basamo-samo awak ka mancubo E1060 Black Monster itu tgl.20 itu basamo-samo. Disitu kito bahas basamo-samo jo kawan kawan nan lain. Ambo caliak lah mulai bergairah kawan-kawan kini. Ambo ikut terharu jo Mak Itam nan pulang kampuang. Terima kasih untuk MPKAS dan kawan-kawan lain yang telah berupaya maimbau dan mambao inyo pulang. Mengenai mimpi untuk STPB, memang sudah ada kesamaan dengan kawan-kawan nan lain. Itu sebabnya kapatangko kito gagas melalui kegiatan-2 awal basamo nan diberi namo SITF (Sumatra Tourism International Fair) untuk melihat sampai dima kekompakan dan niat teman-teman se Sumatera. Untuk itu SITF ko, ka diadoan sakali lai (nan katigo) di Padang sekitar bulan Juni 2009. Naah...disitu bisa dilempar gagasan ko liak. Untuk mampakuek posisi awak, mangkonyo "rumah" awak dibuek dulu sebelum bernego dengan teman-teman lain. Sumut alah ado NSTB nyo. Kalau bisa Da Yul dan kawan-kawan bisa datang tanggal 19 Des. Tampek sadang bacari. Antah di Pangeran atau di Bumiminang. Beko diagiah tau jalehnyo dima. Terima kasih untuk dukungan dan supportnya. Doakan sajo niat elok dari kito untuk kito ko. Salam, Aim From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of yulhendry S Sent: Saturday, December 06, 2008 1:15 AM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: WSTB isseu #1 - West Sumatra Tourism Board Assalamualaikum Wr Wb Baa Kaba Da Aim, lah lamo indak tadanga baritonyo. Maa mangko namonyo WSTB ? Usul ambo namonyo WSTPB : West Sumatera Tourism Promotion Board. Salamoko yang ado sepengetahuan ambo adolah Tourism Pronmotion Board, such as : North Sumatera Tourism Promotion Board (NSTPB), Malaysia Tourism Promotion Board (MTPB), Singapore Tourism Promotion Board (STPB) dan lain-lain. Kalau ambo memimpikan, ado badan atau oraganisasi se Sumatera, seperti : Sumatera Tourism Promotion Board (STPB), tapi mungkin cuma mimpi... Untuk labiah capek dikenal urang, ambo raso membawakan namo Sumatera akan labiah capek dikenal urang dari pado per propinsi, mungkin Da Aim bisa memprakarsai berdirinyo STPB. Salam Yulhendry 2008/12/7 Aim Zein <[EMAIL PROTECTED]> Assalamualaikum, Salam Pariwisata, Belakangan ini kebutuhan sekaligus keinginan untuk mendirikan sebuah wadah payung untuk berkoordinasi, dalam sektor pariwisata kelihatan sudah tinggi. Ini dapat dilihat munculnya organisasi baru yang senang dengan Pariwisata seperti MAPPAS, MPKAS, dll disamping organisasi profesi yang sudah ada sebelumnya seperti ASITA, PHRI, HPI, dll. Adapun nama & bentuk yang diusulkan adalah West Sumatra Tourism Board (WSTB) Ide untuk mendirikan WSTB ini juga disupport oleh teman-teman individu, perantau, Gebu Minang dan lain-lainnya. Namun, saya ingat pernah membaca sebuah posting dari teman yang bernama Et Hadisaputra, bahwa membuat sebuah organisasi yang solid tidaklah pekerjaan semalam. Namun dilihat dari sisi lain, saya juga melihat bahwa, kalau tidak ada yang memulai...yaa siapa lagi dan kapan lagi. Kita akan kehilangan momentum dan semangat. Saya jadi ingat waktu dulu pernah punya ide serupa dan langsung membuat yang namanya Forum Pariwisata Sumatera Barat, ternyata berhasil dan berdampak positip. Namun, lagi-lagi penyakit urang awak timbul. Me "maintain" apa yang sudah dibangun itu sangatlah susah. Regenerasi untuk mencari orang-orang yang mau "berkorban" waktu, tenaga dan bahkan uang untuk pembangunan / sosial memang sangatlah sulit. Akhirnya, setelah tokoh-2 pendirinya tidak aktif lagi (pindah tugas, ada kerja lain) maka Forum Pariwisata tersebut kembali mati suri. Kemudian, kemarin (04/12) saya ikut rapat PHRI Sumbar. Mereka semua antusias dan mensupport gagasan WSTB ini. Namun kembali timbul pertanyaan-pertanyaan dari floor. 1. Namanya kenapa Badan ya ? Sounds like organ pemerintah. Kenapa nggak diaktifkan lagi aja Forum Pariwisatanya. 2. Kenapa sih harus bikin organisasi lagi, nanti tambah banyak dan gemuk aja organisasi-2 yang ada tapi hasilnya nggak ada. 3. Kekhawatiran akan adanya organisasi baru akan "overlapping" mengambil lahan dan budget dari pemerintah yang disediakan untuk organisasi lain yang sudah ada, 4. Kekhawatiran, jangan-jangan ini cuma semangat sesaat saja. Saya pribadi sebagai orang yang sudah cukup lama bergelut di Pariwisata menilai hal ini sebagai berikut: 1. Kerjakan saja niat apapun yang ada, selama niat itu baik dan mau dikerjakan. 2. Pariwisata itu adalah kerjaan yang harus dikerjakan secara integrated dan coordinated, jadi memang bentuk WSTB itu sudah sangat tepat. 3. Yang jadi masalah nantinya adalah bagaimana memelihara semangat dan pekerjaan ini untuk "longterm" 4. Jenis organisasi yang integrated dan mempunyai fungsi koordinasi, harus dikelola oleh orang-orang yang professional dan diberikan prestasi/gaji untuk apa yang ia kerjakan. Jika tidak akan sulit untuk memelihara semangat dan komitmen. Nah, darimana fund sourcingnya ? 5. Jika memang iya jadi kita support WSTB ini, harus disupport bersama-sama dengan dasar semangat. Kalau orang lain aja bisa buat, kenapa orang Minang tidak ? Oh ya, meskipun baru belajar, namun saya berusaha untuk menyemangati teman-teman yang lagi semangat. Untuk itu silakan kunjungi website smtr di www.wstb.info Silakan berpatisipasi di Forum yang ada. Ini sedikit info dan pemikiran yang saya lontarkan di Rantau Net. Siapa tau bisa keluar ide-ide segar yang baru dari dunsanak-dunsanak kami nan lain. Cara pandang dan sisi melihat kami agak sulit kalau hanya dari Padang saja. Butuh masukan dan ide segar, wajar dan aplikatif dari dunsanak-dunsanak di rantau. Semoga kita dapat terus bekerja sama membangun, mengembangkan serta mempromosikan Pariwisata di ranahminang yang kita cintai bersama ini. Salam, Aim Zein - Padang www.pronewsfm.com www.akssb.org www.wstb.info -- Synergi Ravelino Tours & Travel Jalan A.R Hakim 175-A Medan - North Sumatra - Indonesia Phone : + 62-61-7352981 / 7323002 Fax : + 62-61-7352973 Email : [EMAIL PROTECTED] Website : www.ravelinotravel.com No virus found in this incoming message. Checked by AVG - http://www.avg.com Version: 8.0.176 / Virus Database: 270.9.15/1833 - Release Date: 12/5/2008 7:08 PM --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
