Pak Saaf,

Berita itu kan lah lamo, bulan Maret.

Awak ndak mandanga lai, jadi mudah2an masalahnyo alah diatasi, atau memang
kito sadonyo "icak-icak indak tau".

Tenatng PSK, dulu waktu ambo di Padang, pernah mengaudit DepSos. Di bawah
Kanwil Depsos tu ado namonyo Panti Rehabilitasi Sosial di dakek Solok (kalau
ndak salah di Sukarami). Ambo kecek an ka kawan ambo nan kasitu bahwa isinya
paling2 orang dari Jawa. Tapi jawaban kawan ambo: "lha, bahasa Padangnya
jauh lebih kental dibanding lu ..."

Itu tahun 86 atau 87. *Jadi setidak2nya alah 20 tahun labiah awak "icak-icak
indak tahu"*

Riri
Bekasi, L 46

2008/12/7 Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>

>   Wah wah wah. Baa caro maatasinyo ko ha ? Apo kito cukuik icak-icak indak
> tahu sajo ? Apo si PSK tu urang awak ? Kok urang awak apo sanak familinyo
> tahu atau indak ? Apo iko hanyo kajadian di Padang sajo, atau alah maruyak
> sampai ka Bukik Tinggi bagai ?
>
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, masuk 72 th, Jakarta)
> Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>  ------------------------------
> *From:* irsad irsad <[EMAIL PROTECTED]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Friday, December 5, 2008 2:07:53 PM
> *Subject:* [EMAIL PROTECTED] Kesan urang ka awak
>
>
> Jumat, 28/03/2008 10:38 WIB
> Gaya PSK Padang Mencari Mangsa
> Budi Hartadi - detikNews
> Jakarta - Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya. Setiap
> daerah memiliki ciri khas masing-masing. Tak terkecuali soal urusan
> esek-esek.
>
> Di kota Padang, Sumatera Barat, misalnya. Para Pekerja Seks Komersial (PSK)
> mempunyai cara tersendiri menggaet pelanggannya. Maklum, di kota ini aturan
> mengenai bisnis hiburan malam sangat ketat. Seluruh kegiatan hiburan malam
> di kota tersebut harus tutup pukul 22.00 WIB.
>
> Namun apakah semua 'kegiatan malam' di kota itu otomatis terhenti semuanya?
> Awalnya, memang terlihat seperti itu. Sampai akhirnya, sebuah taksi berwarna
> biru menghampiri detikcom dan sejumlah wartawan lain yang sedang ngobrol di
> alun-alun kota Padang, Jl Diponegoro, Kamis (27/3/2008).
>
> "Mau ditemani, Mas," tiba-tiba suara halus nan genit menyeruak dari kaca
> jendela belakang taksi yang terbuka. Kami semuanya pun kaget.
>
> "Tarifnya murah kok," sambung si pemilik suara tersebut. Kekagetan kami pun
> semakin menjadi. Karena kami mengira taksi itu berhenti untuk menanyakan
> sesuatu. Walah, ternyata dia adalah seorang PSK yang sedang mencari rezeki
> dari pria-pria iseng.
>
> Tentu ini fenomena unik bagi detikcom dan wartawan lain yang baru kali
> pertama berkunjung ke Ranah Minang itu. Tertarik ingin tahu lebih jauh,
> seorang teman mendekati wanita, sebut saja Laras, itu.
>
> Laras ternyata tidak sendirian. Di dalam taksi itu ada 3 wanita lain yang
> juga masih muda dan genit. Aneka pertanyaan pun muncul dari sang teman itu.
> Mulai dari perkenalan iseng sampai soal tarif.
>
> "Rp 200 ribu untuk short time," jelas Laras, masih dari dalam taksi.
>
> Wanita yang mengaku sebagai warga lokal ini menjamin semuanya akan
> berlangsung aman. Mereka punya tempat khusus untuk menuntaskan proses
> transaksi terlarang itu.
>
> "Tenanglah, kita punya tempat yang aman kok. Tidak jauh dari sini. Pokoknya
> aman tidak akan ada razia," ujar Laras, terus mencoba meyakinkan kami.
>
> Namun dengan sedikit trik, sang teman berhasil menolak tawaran nyeleneh itu
> dengan halus. Dengan sedikit kecewa, Laras dan teman-temannya akhirnya
> berlalu. Tawa genit berbaur dengan deru mesin saat taksi biru itu
> meninggalkan kami untuk kembali 'berburu' di kegelapan malam.(djo/nrl)
>
>
>
>
>
>
>
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke