Assalamualaikum ww Bia lah ambo tolong-an manjawek 'e dih
Kondisi unmat Islam sajak pertengahan abad14 ko sangat miris, dunia Islam di-cabik2 oleh kuku buas penjajahan barat antah itu Inggirih, parancih, bulando, sipanyol dlsb Bayangkan urang bulando nan penduduknyo sakaciak tu bisa manjajah nagari Islam nan panduduaknyo nan labiah banyak, hukum Islam mereka abai-kan dan Alquran dilupakan lalu disuntikan caro2 barat yang nasrani hinggo kemudian di-negeri2 jajahan muncul-lah generasi2 kita2 ini yang menyandang nama ABS SBK (Islam) tapi Utak-nyo utak barat Namun ado nan sero ciek bahwa "Allah menjaga kemurnian Alquran dan menjamin Islam menjadi yang terunggul dari seluruh agama di dunia" Insya Allah Ini ditandai dengan bermunculan pergerakan2 Islam diantero dunia tamasuak nagari awak kini ko mako maraklah da'wah dan tarbiyah hinggo Islam iduik baliak di-mano2 nagari nan ado umat Islamnyo Hanyo sajo caro2 da'wah dan tarbiyah tu ba-macam2 model-nyo, sacaro garis besar kito sabuik ado nan tradisionalis dan ado pulo nan dinamis Kalau da'wah/pendidikan Islam nan tradisionil cukuiklah umat nan banyak ko di-ajakan baa caro sumbayang, puaso, zakat zikir dan doa, kok ado bikoh tadanga ado umat Islam dibantai di Poso Ambon, Maluku, Patani, Mindanao, Afganistan, Palestina, Irak, Somali, Sudan maupun nan minoritas di amrik, eropa, australi, anak benua India dll. PALING2 KITA HANYA BISA MENYAMPAIKAN RASA SIMPATI DAN TURUT BERDUKA CITA dan tidak lebih dari itu Berbeda dengan mereka2 yang menjalankan da'wah / pendidikan Islam yang dinamis, maka hatinya akan BERGOLAK, MANGGALAGAK HATI JANTUANG 'e bangkit semangat ke-Islaman-nya MANDIDIAH DARAH DI-DADO'e bagaikan air yang di-jerang-kan diatas tungku, dan HATINYA PILU melihat saudaranya se-aqidah dibantai oleh orang2 kapir lalu kepiluan itu berubah menjadi KEKUATAN untuk bergerak dan berbuat Pendidikan Islam seperti ini tidak akan kita jumpai pada pendidikan Islam tradisional entah itu Tariqat Naqsabandi, Syatari bahkan NU, Muhammadiyah, DDI, Jamaah Tablig, ataupun surau2 di-Minangkabau pun tidak Kalau begitu dimana Pendidikan Islam yang dinamis itu dapat kita temui? Pendidikan Islam yang seperti ini hanya ada pada Pendidikan Islamyiah ala Ikhwanul Muslimin Mesir yang kemudian berkembang keseluruh pelosok dunia bahkan kepelosok nagari Ranah Bundo saat ini Kalau di Mesir mereka menamakan diri sebagai Gerakan Da'wah Ikhwanul Muslimin, di Turki mereka menjelma sebagai Partai Islam Ar Refah yang kita kenal sebagai Partai Keadilan dan Pembangunan Thurkiyee yang menang telak pada pemilu 2006 dan menang Pilpres 2007 Di Palestina mereka menjelma menjadi Partai Islam HAMMAS yang menang pemilu 2005 mengalahkan Al Fatah - PLO partai sekuler Yasser Arrafat Bagaimana di Indonesia, mereka yang semula dizaman orba memulai dengan da'wah kampus, ada juga masyarakat yang menamakan kelompok2 pengajian ini sebagai Jamaah Tarbiyah namun istilah ini tidak nge-pop Mereka-lah yang tidak hanya tekun mempelajari dan menjalankan ajaran Islam tapi juga resah dan gelisah melihat kondisi umat Islam yang ngaco saat ini lalu muncul hingga pada saatnya bangkit dengan kekuatan dahsyat untuk berbuat dan bertindak berjuang tanpa akhir hingga Islam jaya di-negeri ini Untuk bisa mencapai cita mulia itu tidak pelak lagi kekuasaan (power) / politik harus dikuasai tentu saja dengan cara2 yang elegan santun dan di-redhoi Allah pokoknya kita tidak bisa pasrah aja umat Islam di-bodoh2i orang lain Hebatnya lagi umat Islam dinegeri ini juga di-bodoh2i oleh umat Islam itu sendiri yang otaknya udah di-cekoki oleh fikiran2 asing yang sebenarnya memusuhi Islam walau pandai ber-manis, hingga terlihat-lah Islam ama Islam gontok2an tanpa sang musuh2 Islam itu perlu turun tangan, biarin aja mereka saling kanibal, egp "BANGKIT NEGERIKU, HARAPAN MASIH ADA" wasalam abp57 Pada tanggal 07/12/08, Riri Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Sanak Muzirman, > > Kalau untuak menjawab itu, memang alun sampai "kincia-kincia" ambo lai. He > he > > Riri > Bekasi, L 46 > > 2008/12/7 Muzirman -- <[EMAIL PROTECTED]> > > > > > > Sanak Riri, yo sabana padek carito nyo..tp kalau cubo google korban > > Irak, dgn "smart bomb": nyo, yo sabana smart, sipil nan kanai > > ratusan ribu tu nan ndak sato parang, mereka berbantah2an, kata Gedung > > Hitam, hitungan nya salah methodology, kata yg menghitung lembaga > > independen ya memang harus begitu,..palamak kecek,..itukan namonya > > "collateral damage" berada pada tempat yg salah dan waktu yg salah. > > Pertanyaan nya, Apa kata dunia? Krn banyak yg muslim,.. apa kata kita > > sbg muslim? > > Apakah cukup kita mendoakan saja? Mohon saya dibantu bgmn konsekwensi > > nya pada kita sbg muslim? Kata nya muslim bersaudara. > > > > Wass. Muzirman > > ----------------------------------------- > > 2008/12/5 Riri Chaidir <[EMAIL PROTECTED]>: > > > > > > > > > Dunsanak Sadonyo. > > > > > > Maaf, iko OOT, untuak selingan libur panjang. > > > > > > Dulu ado joke bahwa AS pernah menuduh Indonesia melakukan "pergerakan > > > missile", padahal yang dilihat satelit AS itu tukang karupuak. Itu Joke. > > > > > > Sudah tu adolo nan tajadi di Irak nan - kabanyo - bukan joke, tentara > AS > > > manembak tentara inggirih. > > > > > > Nan terbaru, helikopter NATO (i.e AS) membantai sekawanan domba yang > dikira > > > pasukan pejuang Taliban (berita ambo copy kan di bawah) > > > Kalau kato koran Pos Kota, tentara tu lah "parno" (paranoid). > > > > > > Bisa saja Pemerintah lokal di sana menuntut ganti rugi ke tentara AS/ > NATO. > > > Tapi kalau ambo probadi ndak yakin tuntutan itu berhasil. Tentunya > mereka > > > akan mendapat jawaban yang sangat cerdas: "Lho, kami kan manolong kalian > > > mambantai domba tu untuak ari rayo aji ..." > > > > > > Riri > > > Bekasi, L 46 > > > > > > 05/12/2008 15:45 > > > Dikira Taliban, Domba Diserang NATO > > > > > > Liputan6.com, Kabul: Sekumpulan domba di Provinsi Laghman, Afghanistan, > > > dibantai helikopter NATO yang menyangka hewan itu sekawanan pejuang > Taliban. > > > Peristiwa itu berlangsung Rabu malam waktu setempat, di dekat Kota > Mehtar > > > Lam. Polisi lokal mengatakan, helikopter-helikopter NATO melepaskan > beberapa > > > tembakan hingga lebih dari 200 domba milik warga setempat terbantai. > > > > > > Sumber di gubernuran mengatakan pasukan NATO itu mengaku sedang > mengincar > > > Taliban. Namun, NATO belum memberi komentar atas hal itu. Jika NATO > terbukti > > > membantai ternak-ternak itu, pemerintah setempat akan menuntut > > > pilot-pilotnya membayar ganti rugi kepada para gembala sebesar US$ 50 > ribu. > > > Harga satu domba antara US$ 200 hingga US$ 300, tergantung ukurannya. > > > > > > Pemerintah Afghanistan semakin kritis terhadap pasukan AS seiring > banyaknya > > > korban di pihak sipil. Pada tanggal 3 November, pasukan koalisi > melakukan > > > serangan udara dan darat yang membunuh 37 warga sipil di suatu pesta > > > pernikahan di provinsi Kandahar. Pasukan AS menyebut tindakan itu mereka > > > lakukan untuk membalas serangan dari kelompok bersenjata.(ADO/ANTARA) > > > ----------------------------------------------------------------------------- > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
