"Tks atas perhatiannya, saya sdg mempersiapkan peresmian KRDE Pdl - Bd -
Cicalengka. Kabar baik Menhub setuju 1 set KRDI (4 unit) + 4 unit K3 + 1 unit
KMP3 th 2009 utk Sumbar. Tks. Asril"
Demikian sms yg saya terima Sabtu pagi 13 Des kmrn dari Pak Asril Syafei,
Direktur Teknik Prasarana & Keselamatan Dirjen KA Dephub. Kaget lagi, kaget
lagi... Betapa tidak. Bau wangi 5 unit gerbong baru senilai Rp.18 milyar lalu
belum hilang, Mak Itam juga baru datang, tiba2 ada lagi bantuan Menhub puluhan
milyar lagi...! Per 14 Des 2008 harus dihabiskan Rp.6,7 milyar utk perbaikan
Rel dan Jembatan ke Sawahlunto dan masih ada Rp.50 milyar utk prasarana di
tahun 2009 nanti.
FYI. KRDI adl Kereta Rel Diesel Hidrolik yg terdiri dari 1 set rangkaian 4
gerbong, dimana gerbong-gerbong ujung depan dan ujung belakang memiliki mesin
sendiri-sendiri. Jadi tidak pakai Lokomotif. Biasanya cocok untuk dalam kota
atau KA Bandara - Tabing - Simpang Haru hingga Stasiun Muaro. Sedangkan K3
adalah gerbong ekonomi dan KMP adl Kereta Makan atau Resto Tetapi K3 dan KMP yg
ini akan didisain utk rute Anai-PP-Singkarak hingga Solok dan bisa melewati
Terowongan (Lubang Kalam). 5 unit sblmnya terlalu lebar dan lebih panjang
sehingga tidak bisa utk ke Padang Panjang. 5 unit baru K3+KMP yang diharapkan
tiba sktr Agustus 2009 ini, akan digunakan utk rute Padang - Anai - Pdg Panjang
- Singkarak - Solok.
Sejak Menhub ke Sumbar 13 Sep.2008 lalu meresmikan 5 unit gerbong baru buat
KA Wisata ke Pariaman tsb, katanya Menhub "merasa" bahwa di Sumbar dukungan
Masyarakat dan Pemda thd KA sangat besar dan sangat aktif. Pandangan Pak JK
katanya juga berubah skrg. Dulu ada kecenderungan beliau menyarankan agar
ditutup aja. Tetapi menurut Firdaus SSM, sejak Sept.2008 lalu, beliau malah
skrg minta agar Rel ke Bukittinggi agar dipertimbangkan dan segera bisa
dihidupkan lagi. Sembari bercanda katanya, agar acara SSM III bisa dilaksanakan
di Bukittinggi dan tidak perlu takut kena macet 13 jam kesana...:)
Alhamdulillah, sejak inisiatif Perantau Minang Sedunia melalui MPKAS dari 2
tahun lalu mendorong revitalisasi KA Sumbar, bergulir terus dan tampaknya sudah
mulai kayak "hujan" bantuan tsb turun ke Sumbar. Terlalu cepat perkembangannya
dari yang kita proyeksikan. Sehingga, kondisi ini agak mulai menakutkan buat
saya dan kawan2. Takut karena semua bantuan tsb belum tentu siap dioptimalkan
sedemikian rupa di Ranah. Kalau KAI Sumbar, Para Operators Prwsta, Regulator
dan Masyarakat, Pemkab/Pemko tidak bisa saling bekerjasama dg baik dan masih
jalan sendiri-sendiri, bisa-bisa semua aset ini bakal "bobo panjang" lagi
nanti...
Bulan lalu, sebelum info terkahir Sabtu ini, Pak Gubernur yang merupakan
Pendukung Pertama yang menerima konsep KA Wisata Sumbar, pernah menyarankan
agar KAI Sumbar agar lebih proaktif setelah dapat bantuan2 ini. Saya pada saat
itu langsung menyampaikan itu tidak mungkin. Krn KAI tidak akan sanggup
"jualan" sendirian, mereka tidak bergerak dg kompetensi Pemasaran. Apalagi
untuk pemasaran di Industri Pariwisata. Kerjasama KAI-Pemda-Masyarakat utk KA
Wisata seperti ini, baru terjadi di Propinsi Sumbar. Akhirnya beliau setuju dg
pendapat saya tsb. Ujung-ujungnya: "Kito pasamoanlah kalau baitu..." kecek
beliau...
Bbrp minggu lalu, Pak Sony J. Arifin, Direktur Pengembangan Usaha & Niaga PT
KAI, didepan bbrp tokoh2 Masyarakat Perantau Minang menyampaikan dengan
sungguh: "Tolong betul KA Wisata ini, baik yg dg Loko Diesel mupun Loko Uap
nantinya, agar DIBANTU menjualnya berupa Paket-Paket Wisata. Kalau KA Wisata
akhirnya hanya dijadikan Angkutan Umum, itu sama saja dg mematikan KA di
Sumbar...".
Jadi...bisakah kita BEKERJA BERSAMA-SAMA melalui Industri Pariwisata untuk
memajukan Ranah Minang...? Baa caronyo nan rancak....?
Skl lagi, terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung konsep KA
Wisata Sumbar, baik dg Loko Diesel maupun Loko Uap...
Wassalam,
Nofrins
"4 Rancak 5 Lamak Bana"
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---