tadi pagi, saya, da nofrins dan kawan2 MPKAS datang menghadiri undangan
walikota sawahlunto dalam rangka syukuran atas kembalinya KA Loko Uap yang
notabene...kembalinya ke kampung tidak terlepas dari jerih payah Da Nof atas
nama MPKAS dan Rantaunet. Undangan jam 10:00, ternyata sampai disana, mak
itam masih dalam proses pemindahan dari trailer ke relnya, sehingga ditunda
menjadi jam 12:00. Namun sampai jam 12:00 masih juga belum siap dan akhirnya
ditunda kembali menjadi 14:00 syukurannya, lagi-lagi..proses pemindahan
belum siap, sekitar jam 15:30 WIB baru berhasil dipindahkan ke relnya,
kemudian dilakukan pengisian air, namun ternyata ada sedikit yg kebocoran
dan dapat diperbaiki. Menurut perhitungannya..proses menghidupkan kereta api
ini dapat mencapai 3 - 4 jam dan direncanakan menggunakan batu bara campur
kayu bakar untuk memanaskannya. Sambil menunggu, proses menghidupkan KA
tersebut, dilaksanakan syukuran di Stasiun KA Muara kalaban.

Acara seremonial dimulai...dengan kata sambutan dari Ketua DPRD Sawahlunto,
diikuti dgn Bpk Julison (dir. ka) dan terakhir walikota swahlunto. Dalam
sambutan mereka...tidak ada terbersit ucapan terima kasih kepada MPKAS atas
kembalinya Mak Itam ini, kecuali pengakuan bahwa mereka (pemko dan dprd)
telah berusaha sejak 4 thn yg lalu dan berkat bantuan PT. KAI dan
Menhublah..MakItam ini dapat kembali.

Begitu beratnya mengucapkan sebuah kata terima kasih atas jerih payah yang
telah dilakukan Da Nof atas nama MPKAS, Sungguh ironis, semua ingin
mengaku..bahwa ini adalah jerih payah mereka, padahal..bukti otentik...foto
dan sms bertebaran di internet.

Saya sendiri ....betul-betul...merasa telah membuang-buang waktu saja
menghadiri acara ini, kita diundang resmi atas nama MPKAS kesana, namun
sampai disana..terkesan kita kurang dianggap. Padahal...kita dgn rela
meninggalkan pekerjaan demi menghadiri undangan tersebut dan rela menunggu
sampai magrib disana.

Selesai syukuran sekitar jam 18:30 wib, bpk sony dapet telpon dari teknisi
Mak Itam, bahwa ada kerusakan pada Mak Itam yang membutuhkan peralatan, dan
perangkat tersebut hanya ada di Padang. Akhirnya..proses penghidupan Mak
Itam ditunda..menjadi sore besok.

demikian sekilas...proses menghadiri syukuran..mak Itam. banyak maaf..jika
salah kata.

salam
Yuhefizar a.K.a Ephi Lintau, male, 32 th
MPKAS Sumbar

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke