Assalamua'laikum W.W.,

Para Sanak sapalanta RN Yang ambo hormati,

Kalau Bali mulai di populerkan tahun 1935an berarti sudah lebih
dari 70 tahun, tidak heran kalau pulau ini lebih terkenal dari daerah-
daerah lain di Indonesia. Dengan demikian, berapa banyak mulut
yang secara langsung atau tidak langsung turut mengiklankan
pulau Bali. Pelajaran yang bisa kita ambil disini adalah "INFORMASI"
merupakan kata kuncinya.

Sekarang kita nilai Ranah kita, sudah berapa banyak informasi yang
telah diketahui orang asing di luar Indonesia? Berapa banyak informasi
wisata (prductable and salable) yang sedang dan akan disebar-luaskan 
ke negara-negara penghasil wisatawan yang akan datang ke Sumbar?

Minimum tiga (3) syarat yang harus dipenuhi oleh informasi wisata:

(01) Mutakhir (up-to-date/crrent). Jangan yang sudah basi (obsolete / 
old-fashioned)
(02) Saih (reliable), bukan kira-kira, tetapi bisa dipertanggung jawabkan
      secara ilmiah, minimum bisa diterima oleh akal sehat (sensible)
(03  Lengkap (complete}

Coba kita datangi BPW di Ranah ini, berapa banyak BPW yang bisa
menyodorkan tour products yang informasinya memenuhi kriteria di atas. 

Kalau Japan Travel Bureau mempunyai Guide/Tour Leader/Tour Director 
yang  berkompetensi  setara dengan "Professor" (Guide-Lecturer), sampai 
tingkat (level) apa pramuwisata yang berdomisili di Ranah Minang/Sumatera 
Barat pada saat ini? Sudah mampukah  kita mendekati kemampuan Tour 
Manager/Tour Director Neckermann atau ADAC Reisen Bureau atau Tour 
Directeur dari Perncis, atau Marco Polo Viaggio dari Italia. Kita tak perlu 
membanding kan dengan Tour Leader yang dimiliki Thos & Cook atau 
American Express, dst.

Terkesan tidaknya seorang wisatawan asing, banyak sedikitnya, ditentukan
oleh kualitas pramuwisata yang memandunya. Barapa banyak bahasa
asing yang bisa mereka pergunakan untuk guiding? Pilipina mensyaratkan
bagi guide mereka untuk menguasai, minimum  satu  bahasa Barat, ditambah
2 Bahasa  Timur, sedangkan  Bahasa Inggris  +  Sepanyol + Tagalog  dianggap
sebagai bahasa ibu. Kalau B. Inggris +  Sepanyol  dianggap sebagai  bahasa
asing berarti Guide Pilipina harus menguasai minimum  5 (lima) bahasa asing.

Untuk guide kita, satu bahasa asing saja, yang banyak dipakai oleh wisatawan 
yang
datang ke Ranah kita, dikuasai dengan baik dan benar, mungkin telah dapat 
dikatakan
sudah "memadai". 

Penguasaan berikut adalah objek wisata + kebudayaan Minang + Indonesia, secara 
extensive dan intensive, sesuai dengan standar ilmiah, merupakan prasyarat ke 
dua. Tidak usah buru-buru kita tuntut mereka  mendapat julukan  "walking 
dictionary + encyclopedia.

Bisa kita simpulkan. Kita harus mempunyai "touristic data" SUMBAR sebanyak
mungkin. Ketika tahun 1965 saya menghimpun data untuk dibuat menjadi "tour
pruduct", diperlukan waktu beberapa kali mendatangi "places of interest", 
kadang-kadang diperlukan beberapa minggu, guna menapak tilasi informasi apa 
saja yang perlu 
dikumpulkan untuk (a) Tour Planner, (b) Marketing Straff, (c) Operating Staff 
dan 
(d) Sales Counter Staff BPW. 

Sedikit sekali mempergunakan mobil atau kendaraan bermotor. Harus jalan kaki. 
Berapa jumlah mata air panas di sekitar Tabek Patah?  Kalau penduduk setempat 
mengatakan kepada saya, kira-kira 90. Saya harus masuk  sawah mencoba apakah 
benar hangat/panas atau bukan? Apa iya sampai 90? Check and recheck! 

Seorang peneliti Belanda yang menemani saya mengatakan: "Pemandangan dari sini 
indah sekali" Kami harus memandang ke sekeliling. Langsung meneliti, dimana 
harus ada "rest room"? Di mana observation point di bangun? Bila waktu yang 
cocok untuk mengambil photo (waktu itu)? What to see?  What to drink? What and 
where to eat? Is the food palatable and healthy? If a client gets sick, where 
to take him? what to do? Best buy? Best season? How much?

Kita harus meng-upgrade pramuwisata dan pengatur wisata kita terus menerus 
(kaizen =
ongoing improvement). Refreshment course seyogianya diberikan kepada mereka, 
paling lambat setiap 3 tahun.

NOTE: A tour guide is NOT a big liar. His commentaries must be correct and 
truthful. His chosen language should be workable. He must remember that he 
works for a Travel Bureau, NOT  a "TROUBLE Bureau".

Kalau agak talabiah, ambo mohon maaaf yang sebesar-besarnya kepada para Sanak
semua.

Wassalam bil maaf,

Kando Marajo
L dakek 72
Bogor


--- Pada Sel, 16/12/08, Nofiardi <[email protected]> menulis:
Dari: Nofiardi <[email protected]>
Topik: [...@ntau-net] Gubernur: Pariwisata Sumbar Kalah Populer
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 16 Desember, 2008, 12:48 AM




 
 

 

 







Gubernur:
Pariwisata Sumbar Kalah Populer  

   

PadangKini.com | Senin, 15/12/2008, 21:09 WIB 

   

PADANG--Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi mengatakan,
pariwisata Sumatera Barat kalah populer dibanding negara lain.



"Kepariwisataan kita kurang populer dibandingkan dengan daerah-daerah dan
negara-negara lain, karena pariwisata di Sumbar ini tidak dibenarkan dengan
kegiatan hiburan diskotik, sex serta sejenisnya yang sangat bertentangan dengan
karakter budaya dan filosofi adapt basandi syarak, syarak basandi kitabullah
sebagai jati diri masyarakat di daerah ini. Tetapi kita tetap yakin bahwa dunia
pariwisata Sumbar akan tetap mendapat tempat yang layak dan baik sesuai dengan
potensi alam dan budaya yang unik serta didukung oleh dunia," kata Gamawan
kepada 15 calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) saat
bersilaturahmi, di Gubernuran, Senin (15/12) seperti dikutip siaran pers Humas
Pemprov Sumbar.



Namun Gamawan berharap kunjungan yang dilakukan 15 Calon Dubes LBBP merupakan
sebuah kehormatan serta kesempatan bagi pemerintah daerah dan masyarakar Sumbar
memanfaatkan peluang peningkatan ekspor dan dunia kepariwisataan di daerah ini.




Sementara  Ketua Kamar Dagang dan Industri Sumbar Asnawi Bahar yang juga
hadir mengatakan akan melakukan pertemuan khusus dengan  calon Dubes untuk
membuat agenda dan membahas  secara detil kerjasama bagi para calon Dubes
di negara tempat bertugas. 



 Ada beberapa
produksi yang besar di Sumatera Barat yang telah diekspor ke berbagai
negara  seperti, kulit manis, CPO, karet, kopi, teh, gambir, coklat, ikan
tuna. Selain itu daya tarik lain Sumbar yang bisa dijual adalah keindahan
wisatanya. (*) 

   



The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.



 







      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke