Lalu Siti mengoleskan juga obat ramuan bubuk akar bahar dengan ular Balang Limo sejenis ular air yang paling berbisa yang hidup di perairan payau pada luka di sekujur tubunya dengan cepat sekali, saat dioles pada luka di dada, Manik langsung mengeluarkan jeritan kesakitan yang menyayat hati, tinggi melengking seakan bisa membangkitkan orang mati untuk hidup kembali. Siti sengaja tidak memberitahukan kepada pasien akan kesakitan yang bakalan dialami, karena dia tidak mau pasien berusaha menahan sakit sehingga membuat kulit di sekitar luka menjadi tegang, menyebabkan kulit susah untuk bertaut kembali. Tapi akibatnya semua orang yang hadir di ruangan tersebut merasa telinganya berdenging-denging akibat jeritan yang dikeluarkan oleh Manik, untung dia tidak menyertakannya dengan tenaga dalam kalau tidak entah apa yang bakalan terjadi. Setelah mengeluarkan jeritan panjang itu, Manik langsung pingsan karena sudah tidak punya tenaga lagi untuk menahan sakit yang menggila pada luka di dadanya.
Setelah mengoles luka tersebut Siti langsung membalut kuat luka-luka dengan kain putih bersih yang memang disediakan untuk membalut luka, selesai membalut terlihat keadaan Manik seperti mumi yang hanya kelihatan wajahnya saja karena seluruh tubuhnya dari leher, tangan, dada, perut, kaki dibalut dengan kain putih itu. Ini dilakukan Siti untuk menjaga agar obat bisa bekerja dengan baik pada setiap luka yang ada. Muka yang berlepotan dengan darah dan tanah itu dibersihkan Siti dengan hati-hati karena takut ada luka di wajah pria itu. Setelah dibersihkan terlihatlah seraut wajah pucat yang gagah dan jantan dengan hidung mancung agak bengkok di batangnya dan dagu persegi yang menjadi ciri khas orang Utara dari Pulau Andalas, tapi semua ini diperlunak dengan bibir yang sexy untuk ukuran pria jantan sepertinya. Berbisik Karim kepada Aswin,"Win, paman itu gagah juga yah tapi hi hi hi kayak mayat hidup mengerikan dibalut seperti itu." "Hush, jangan berisik nanti paman bisa bangun sedangkan dia butuh istirahat, hayo kita keluar, aku sudah lapar. Kamu mau ikut makan ketupat buatan etek Siti?" "Mau. mau . aku mau.," sahut Karim dengan mata berbinar-binar senang. Akhirnya mereka semua meninggalkan pria itu untuk istirahat memulihkan tenaganya, Siti merapikan semua peralatan pengobatannya dibantu oleh Uni Anik. Setelah melihat keadaan pasiennya sekali lagi, Siti meninggalkan kamar tapi sebelumnya dia berpesan kepada Uni Anik untuk menjaganya sebentar sampai Siti kembali lagi untuk memeriksa keadaannya. Siti berjalan ke ruang makan untuk menemui kedua anak kesayangannya itu dan makan bersama mereka. Sambil berjalan Siti memikirkan kenapa pria itu bisa bertahan dengan luka-luka seperti dideritanya, tadi dia sempat juga memeriksa detak nadi dan aliran darah pasien, dia menemukan ada 2 macam aliran tenaga yang halus sekali sedang membantu tubuh pasien untuk mengatur peredaran darahnya yang kacau akibat luka pukulan maupun luka karena racun. Kedua tenaga ini saling membantu untuk memulihkan semua aliran darah yang tersumbat agar bisa mempercepat kesembuhan dari dalam tubuhnya. Mungkin tenaga inilah yang membuat pasiennya bisa bertahan cukup lama terhadap semua lukanya. Terlihat kedua anak tersebut sedang asyik sekali makan sambil bercakap-cakap dan tertawa-tawa, Siti tanpa terasa ikut tersenyum juga melihatnya. Memang kedua anak ini sangat lucu sekali kalau sudah seperti itu, tapi kalau kenakalannya kumat tidak ada seorangpun yang lolos dari kejahilannya dan Siti hanya bisa mengurut dada menahan kejengkelan melihat kelakuan mereka berdua. "Anak-anak, enak tidak ketupat buatan etek?" Bersambung............. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
