Pak Suhaemi dan Sanak Sapalanta! Mantap. Itu komentar ambo soal 'Sebutir Pasir' dari Pak Suhamei.
Ado carito setek, Ado saurang ulama nan 100% iduiknya untuak Allah. Umaik banyak yakin si ulama ko ahli surgo. Tapi kenyataan lain. Waktu angku ulama ko maningga, di akhirat inyo tatahan masuak surgo, malah singgah nyo dulu di narako. Hanyo ciek panyobonyo dan itu sapele bana. Suatu malam pulang badoa di sabuah rumah, di jalan taraso ado sisa dagiang tasangkuik di giginyo. Angku ulamako, tapaso mancari pandongkrak bia dagiang nan mangganja ko ilang. Diambianyo batang kete di tapi jalan di palak rumah urang. Inyo indak sadar, batang ketek tu punyo urang lain. Batang ketek tu, nan mambueknya tatahan masuak surgo. Mudah-mudahan apo kece Pak Suhaemi bisa kita pahami Jan pernah mengabaikan hal-hal ketek ataupun dosa-dosa ketek nan dapek jadi malapetaka dalam hidup kito Amiiiiiiiiin Wasalam Amir Hamzah Jakarta-Bekasi, 35+ ________________________________ From: suheimi ksuheimi <[email protected]> To: [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected] Sent: Thursday, December 18, 2008 11:28:19 AM Subject: [...@ntau-net] SEBUTIR PASIR SEBUTIR PASIR OLEH : K SUHEIMI Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya mendengar Radio Classy dengan judul SEBUTIR PASIR Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati Pada suatu hari , seorang pria yang tiba-tiba terkenal karena telah mampu menakhlukkan sebuah gunung tertinggi , ditanya oleh seorang pengagumnya,, ”apa yang paling anda takuti dalam menjelajah alam ..??’ tanya si pengagum Dan sipenjelajah pun mengaku , bahwa ia tidak takut pada binatang buas , jurang yang curam , bongkahan es ataupun padang pasir dan gersang sekalipun,, Lalu apa??... , tanya si pengagum ”Saya paling takut pada sebutir pasir , ya,,, sebutir pasir yang terselip di sela-sela jari kaki” ,, jawab sipenjelajah si pengagum pun heran , bagaimana mungkin sebutir pasir lebih menyeramkan dari binatang buas ataupun terbing yang terjal ,, Melihat kebingungan pengagumnya itu , sang penjelajahpun melanjutkan , ”Sebutir pasir yang terselip pada sela-sela jari kaki saya , seringkali menjadi awal malapetaka,, ia bisa masuk ke kulit kaki , atau menyusup lewat kuku ,, lama-lama jari kaki kena infeksi , lalu membusuk ,, Tanpa sadar kaki pun tidak bisa digerakkan ,, itulah malapetaka bagi seorang penjeleajah , sebab dia harus ditandu”,, Classy people , Apa yang disampaikan oleh si penjelajah tadi patut kita renungkan ,, Dalam hidup ini , seringkali kita mengabaikan hal-hal kecil ataupun dosa-dosa kecil yang dapat menjadi malapetaka dalam hidup kita ,, ya… Misalnya , mencoba mencicipi minuman keras, atau membicarakan keburukan orang lain,, awalnya mungkin iseng , tapi lambat laun menjadi kebiasaan dan menjadi dosa besar yang membahayakan diri sendiri ataupun orang lain,, Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al qur'an Ya Rabb kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu):"Berimanlah kamu kepada Rabbmu"; maka kamipun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. (QS. 3:193) Pekan Baru 118 Desember 2008 ________________________________ Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
