FYI dari sabalah...

Note: forwarded message attached.
       
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

--- Begin Message ---
Kadang-kadang kita perlu hati-hati dan cermat juga membaca angka-angka berita 
BIM Rangking Pertama Jumlah Kunjungan Tamu, kita selalu terbuai dengan angka 
"ter" atau "paling" pada hal bisa mengecoh:
Terhadap berita tersebut perlu cermat karena:

1.  BIM Rangking pertama jumlah kunjungan tamu, artinya jumlah kunjungan orang 
yang paling tinggi diantara bandara Sukarno - Hatta dan Ngurah Rai.  Kalau 
berita ini benar kita harus sangat bersyukur karena kita bisa mengalahkan 
Ngurah Rai Bandara International yang pesawatnya besar-besar yang datang dari 
berbagai pelosok dunia selama 24 jam.  Apalagi kita bisa mengalahkan bandara 
Sukarno - Hatta pusat penerbangan di negara ini, Wow...
2.  Tetapi kenapa dalam tulisannya disebut "...mengalahkan bandara Cengkareng 
di Jakarta dan Ngurah Rai di Bali yakni 33 persen".  Angka 33 persen mengisarat 
bahwa bukan kunjungan ke BIM yang banyak, tetapi tren pertambahan yang tinggi 
sebesar 33 %.  Ini sangat berbeda, sebab kalau awal kunjungan ke BIM 10.000 
orang maka pertambahan 33% artinya 3.300 orang saja, beda dengan kunjungan ke 
cengkareng yang (misalnya) 100.000 orang  punya pertambahan 6 % saja sudah 
6.000 orang.

3. Karena berita ini ada dalam mailing list pariwisata atau dilansir pada even 
wisata, tentu harapannya adalah angka tersebut mengindikasikan perkembangan 
dunia pariwisata kita.  Kalau pertambahan 33% itu adalah berasal seluruhnya 
dari para wisatawan yang datang ke daerah ini kita juga perlu mensyukurinya.  
Itu adalah jerih payak kita semua, mulai dari tukang sapu di objek wisata 
sampai pada guide(s), tour operator bahkan hotel-hotel.  Namun sebelum kita 
berbesar hati perlu juga kita lakukan cross check seberapa banyak orang-orang 
kita yang selama ini pulang pergi merantau yang menggunakan moda transportasi 
darat atau laut yang beralih ke Udara?  Kurang lebih 3 hari yang lalu kami 
pulang dari jakarta menggunakan salah satu maskapai penerbangan pada malam 
hari, waktu check in banyak diantara penumpang yang bawaannya berkoli-koli, 
pakai kardus, apakah penumpang ini penumpang wisatwa? atau orang pulang 
berbelanja dari pasar Tanah Abang?

Kami menulis ini hanya untuk mengimbau kita semua yang peduli wisata sumatera 
barat jangan terkecoh dengan angka-angka terus kita lupa berusaha, momentum 
untuk meningkatkan peranan wisata dalam kehidupan masyarakat sumbar menjadi 
hilang begitu saja. Mari terus bergiat

Sebelumnya maaf kalau dalam penulisan ini salah dan kurang berkenan.

Wassalam
Indra
  ----- Original Message ----- 
  From: Nofiardi 
  To: [email protected] 
  Cc: [email protected] 
  Sent: Saturday, December 20, 2008 9:24 AM
  Subject: [West Sumatra Tourism Board] BIM Rangking Pertama Jumlah Kunjungan 
Tamu


  Propinsi | Sabtu, 20/12/2008 07:54 WIB

  BIM Rangking Pertama Jumlah Kunjungan Tamu

   

  Padang, (ANTARA) - Bandara Internasional Minangkabau tahun ini meraih 
rangking pertama dalam jumlah kunjungan tamu di Indonesia mengalahkan bandara 
Cengkareng di Jakarta dan Ngurah Rai di Bali yakni sebesar 33 persen. 

  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar, James Hellyward mengaku hal 
itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak dalam meningkatkan kualitas 
pariwisata Sumbar, dan rencananya tahun 2009 pariwisata Sumbar akan terus 
dipromosikan hingga ke luar daerah. 

  "Kita bisa membalikkan keadaan rill yang pada tahun lalu, yakni menjadi yang 
tertinggi dalam jumlah kunjungan airport tahun ini," ujarnya seusai acara West 
Sumatera Tourism Award 2008 di Hotel Pangeran Beach Padang, Jumat malam 
(19/12). 

  Wakil Gubernur Sumbar, Marlis Rahman membenarkan hal tersebut, dan bertekad 
untuk bersama-sama mempertahankan prestasi tersebut, bahkan kalau bisa lebih 
baik pada tahun depan. 

  "Tapi kita perlu inovasi, kalau jam gadang sudah bagus sebagai objek wisata 
di Sumbar, apa lagi yang bisa dibuat pada zaman ini. Saya kira hal ini akan 
sama di daerah-daerah lain," jelasnya. 

  Dia menambahkan, salah satu faktor penting dalam kunjungan pariwisata adalah 
pelayanan wisatawan, dan keramah-tamahan adalah yang harus ditingkatkan dari 
waktu ke waktu, demikian Marlis. (goy/wij)

  The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you. 
  




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
WEST SUMATRA TOURISM BOARD
Anda menerima email ini karena terdaftar pada Google Groups "wstb" group.
Untuk mengirim email kepada group ini, kirim ke alamat [email protected]
Untuk berhenti/keluar dari group ini, kirim emal ke alamat 
[email protected]

Untuk pilihan lain silakan kunjungi alamat ini: 
http://groups.google.com/group/wstb?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---


--- End Message ---

Kirim email ke