Bang Aim, Kami punya rekaman wawancara dengan Pak Djufri (juga ada videonya). Ia menyebutkan rencana menutup Jam Gadang dengan kain warna marawa minang. Anggaran untuk beli kain dan proses menutup Jam Gadang sampai ke kaki sudah disediakan. Silakan baca berita rencana Pemko Bukittinggi ini di PadangKini.com (beritanya masih di penggorengan). Bukan Halim Syah, tapi Marhalim Syah (ia tidak hadir saat wwc, kalau hadir dan mendengar pasti tak mau menyebutkan seperti itu). Salam, Syof (38+/Padang)
--- On Mon, 22/12/08, Aim Zein <[email protected]> wrote: From: Aim Zein <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Jam Gadang di Tahun Baru To: [email protected], [email protected] Date: Monday, 22 December, 2008, 1:19 PM Salam, Tadi pagi sampai sore saya pergi ke Bukittinggi untuk acara pelantikan RAPI Wilayah Bukittinggi. Menurut agenda, yang akan membuka adalah Pak Walikota. Nah.. kebetulan, saya akan punya akses langsung untuk bertanya kepada beliau apa dan bagaimana sebenarnya mengenai isu penutupan Jam Gadang tsb. Untuk memastikannya, sekitar pukul 9 pagi saya telpon beliau, namun yang mengangakat ajudannya. Katanya dia sedang sibuk. Saya titipkan pesan pada tuan ajudan bahwa saya akan kesana dan mohon agar Pak Wali hadir sekaligus sya mau bicara-2 soal Pariwisata dan sudah konfirm. Singkat cerita, ketika menghadiri acara tersebut, eh..ternyata Pak Wali batal hadir karena ada acara lain di Payakumbuh. Dia mengirim wakilnya Pak Halim Syah, ketua PDDI (Pusat Data dan Informasi – koreksi saya kalau salah). Nah, khusus untuk hal penutupan Jam Gadang tersebut, disampaikan secara langsung kepada saya bahwa berita penutupan Jam Gadang tersebut dengan kain adalah tidak benar dan dilebih-lebihkan saja. Pandai-pandainya orang wartawan saja. Yang benar menurut pak Halim ini adalah, akan adanya pembatasan untuk keramaian diarea sekitar Jam Gadang. Area Pas dibawah jam gadang tersebut akan ditutup, maksudnya dipagari, dan dibatasi orang lalu lalang disana. Ini mengingat untuk menjaga bangunan tersebut. Pada tahun lalu banyak pengunjung yang membakar mercon / kembang api lalu mengarahkannya kepada Jam Gadang sehingga ada fisik bangunan yang rusak / kaca pecah. Adapun “pengelambuan” Jam Gadang tersebut adalah tidak benar. Maksudnya ditutup bukan menutup fisiknya dengan kain, tetapi menutup areal sekitar jam gadang agar tidak terlalu ramai “over crowded” dan tidak mengadakan acara khusus disana. Ini dilakukan demi faktor keamanan bangunan dan manusia sendiri. Demikian informasi yang saya terima siang tadi dari Bapak Halim tersebut. Salam, Aim Zein New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
