Tiga hari setelah kepergian Manik, Ranting menyatroni rumah keluarga Mega untuk meminta dengan paksa agar Mega mau menjadi isterinya dan meninggalkan Manik. Keluarga Mega menentang keras tindakan Ranting ini, akibatnya terjadi perang mulut yang berakhir dengan pembantaian yang dilakukan Ranting kepada keluarga Mega dan anak Manik. Sedangkan Mega dibawa lari olehnya, Mega yang tidak kuat menahan penderitaan batinnya berteriak-teriak seperti orang gila, Tombak yang ingin menghentikan teriakan-teriakan Mega mencekik lehernya dengan tujuan sebenarnya hanya menakut-nakuti saja tapi yang terjadi malahan Mega meninggal akibat cekikan Tombak yang terlalu kuat.
Ranting menjadi ketakutan dengan perestiwa ini, cepat dia balik ke rumahnya dan meminta ayahnya menyelesaikan masalah yang sudah ditimbulkannya. Segera sang ayah menyuruh orang-orang kepercayaannya membersihkan bukti-bukti kesalahan Ranting dengan cara mereka membakar rumah keluarga Mega untuk menghapus jejak dan membunuh 3 orang saksi mata yang melihat kejadian di rumah Mega. Dikarenakan keluarga Mega tinggal di pinggiran kampung jauh dari pusat kampong maka tidak banyak orang yang tahu kejadian sebenarnya. Tapi sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga, ini yang terjadi pada Ranting, dia tidak menyangka ada 1 sanksi penting yang lolos dari pembantaian itu yaitu pengasuh anak Manik yang kebetulan saat kejadian sedang buang hajat di kali yang tidak jauh dari rumah. Saat dia kembali, dia masih sempat melihat Ranting membanting anak asuhnya lalu menarik majikannya dengan paksa keluar rumah, saking ketakutannya dia pingsan melihat kejadian itu. Ini yang menyelamatkan dia dari ancaman kematian, ketika dia siuman dia melihat rumah orang tua majikannya sedang dilalap di jago merah dengan hebatnya. Sang pengasuh setia ini hancur hatinya, dengan berbekal uang dan pakaian yang ada di tubuhnya, dia menyusul majikan laki-lakinya ke Mandailing karena dia tahu kalau dia masuk ke kampung mereka maka orang suruhan dari keluarga Simanungkalit akan membunuhnya. Sementara itu Manik dan keluarganya telah tiba di rumah leluhur pihak ibunya, dalam perjalanan menuju ke Mandailing beberapa kali perasaan tidak enak mengganggu perasaan Manik, ada dorongan dalam dirinya untuk kembali pulang melihat isteri dan anaknya. Tapi setiap kali dia mengungkapkan masalah ini kedua orang tua dan saudara-saudaranya langsung menasihati panjang lebar mengenai pentingnya memenuhi panggilan sang sesepuh itu. Manik yang tidak ingin ribut dengan keluarganya akhirnya tetap berangkat walau tetap dihantui perasaan tidak enak yang mengganggu hatinya. Dalam tempo 4 hari dengan menunggang kuda, mereka sekeluarga sampai di Mandailing, dan bertemu dengan sanak saudara yang sudah sampai terlebih dahulu. Malam itu diadakan pesta syukuran antar keluarga dengan menyajikan bermacam-macam makanan khas orang Batak, dan terdengar juga suara-suara indah diiringi oleh alat musik yang menyertai kemeriahan suasana pesta itu. Tapi di balik kemeriahan suasana, ada seseorang yang gundah gulana, hatinya risau, ini membuat dia murung dan tidak bisa ikut bergembira pada pesta itu. Oleh karenanya sesudah makan, dia langsung masuk kamar dan beristirahat, jauh dalam hati sebenarnya dia males sekali untuk pergi jauh meninggalkan anak dan isterinya. Manik datang ke rumah besar keluarga Siregar benar-benar karena ingin memenuhi permintaan ibunya saja, tidak ada pemikiran lain dan sedikitpun tidak terbesit keinginan untuk mendapatkan warisan yang menjadi dasar pemanggilan sang kakek buyut kepada keluarga besarnya. karena dia sadar warisan itu hanya diberikan kepada pembawa marga Siregar, sedangkan dia menggunakan marga Siahaan. Menurut adat istiadat turun menurun yang berlaku seharusnya warisan ini diberikan kepada cucu laki-laki dan cucu buyut laki-laki langsung yang membawa nama marga keluarga, Siregar yang merupakan marga kakek buyut Manik dari pihak ibu. Bersambung.... --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
