Itu kan udah lama. Dia cuma ganti nama, isi dalamnya ngak berobah. Cuma sayangnya, kenapa hotel berbintang di bukittinggi, tidak menyajikan makanan tradisionil, seperti lamang tapai, belo direbus, ketan hitam , ketupat sayua kapau, nasi kapau, dan makanan daerah lainnya---- ini sebaiknya jadi pemikiran wajib bagi pemda, untuk memperkenalkan daerah ini. Kok hotel bintang 4, makananya ala asing semua, jadi bintang tujuh deh kita
On 24 Des, 20:37, fifi <[email protected]> wrote: > salamaik malam... > ambo nio maluruihkan berita hotel nan di TripAdvisor. > mangenai Hotel nan ado di Bukittinggi. > Hotel Novotel  Bukittinggi tu ndak ado lai.. lah di ganti namo jo The > Hills Bukittinggi Hotel & Convention. > Jadi ambo mohon ka tim TripAdvisor untuk ma Up date data nyo.. > Kalau paralu beko ambo kirimkan datanyo . > > Tarimo kasih sabalumnyo.. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
