PEDANG PORA
Oleh :K Suheimi
Sekeras dentuman tambur. segemericik rentetan drum. senyaring tiupan sangkakala
trompet dan seruling, segemuruh itu pulalah dada saya. Berkecamuk, gembira
bangga dan terharu. Mata saya berlinang , air itu menetes, saya malu. saya usap
mata itu dan saya hapus air yg menetes disudutnya
Teringat ketika Aan kecil. Lagu yg sering dinyanyikannya ialah lagu "Aku
seorang kapiten" teriaknya melangkah tegap, suaranya keras. Dengan pedang di
tangan kanan dan pistol ditangan kiri, dilangkahkan kaki dan diayunkannya
pedang dan di acung-acungkannya pestol. Kayak seorang panglima dia melangkah
dari halaman rumah ke belakang.
"Lihat Aan pa. dengar Aan bernyanyi".cilotehnya
"Bernyanyilah nak " kata saya memberi semangat.
Dengan langkah tegap terdengar suaranya yg berulang kali.
"Aku seolang kapiten
Mempunyai pedang panjang
kalau berjalan hop hop hop
aku seolang kapiten
Waktu kecil dia tak bisa menyebut huruf R. sampai smp dia malu pada temannya,
kemudian saya latih dan terus dilatih akhirnya dia bisa.
Lamunan saya terhenti ketika musik itu berhenti berdentum.
Prosesi pedang pora itu demikian anggun.
Irdhan dan Tria bergandengan tangan. jemarinya digemgam erat mereka
berpegangan saling tersenyum memasuki pintu gerbang pedang pora
Dibawah lindungan dan naungan pedang , berdua mereka masuki gapura dan
terowongan dibawah pedang yg bersilang., sebagai tamsil Mereka memasuki hidup
baru.
Satu-satu pedang yg bersilang itu dilewatinya dan satu-satu pedang yg dilewati
itu menutup turun dibelakang penganten dan sipemegang pedang, dengan pedang
terhunus ikut besama mengiringi Irdhan dan tria.
Langkah yg diatur diiring musik kebangaan ABRI kepastian langkah yg
dilangkahkan. Dia dilepas dan diantar oleh barisan pedang pora menuju pelamin.
"Hari ini kami melepas kakak dan senior kami menuju pelaminan. Menuju satu
rumah tangga. Kami ikuti jejak senior kami agar sebentar lagi kami bisa
seperti Lettu Irdhan" Kata komandan pedang pora.
Dengan pedang yg terhunus keatas, pasukan itu membentuk satu lingkaran Irdhan
dan Tria balik kanan menghadap ke semua anggota pasukan Pedang pora,
seakan-akan mengajak semua pasukan ini dalam waktu yg tak begitu lama menemui
jodohnya.
Langkah yg tegap dari pewira muda nan gagah ini mengawal pangantin sampai ke
pelaminan
kami kedua orangtua berpakaian jawa dihantar berjalan di diarahkn oleh
Gatutkaca. kami mendampingi kedua di pelaminan menerima salam dan ucapan
slamat dari hadirin.
Diawali oleh Panglima ABRI Joko santoso dan bekas Panglima Joko suyanto dan
Hendri hartono sutarto , jendra wismoyo. Jendral Riamizard Kerna Pak Endang
itu mantan pangdam iskandarmuda sebagai penguasa tungal di aceh dan mantan
kasum Abri dan pergaualan beliau yg luas saya saksikan semua jendral,
laksamana dan marsekal banyak yg hadir dan pak SBYpun mengirirm surat akan
hadir, pengawal prisidenpun saya lihat sudah hadir. cuma ada sidang
istiwewa kabinet harus dipimpin beliau malam itu menyita waktu yg lama.
sehingga beliau tak sempat hadir.
Tapi pak yusuf kala bersama ibu Mufida ada datang. Baru saja beliau kembali
dari Padang, katany
Saya bersukur sekali atas kehadiran tamu-tamu undangan kami. Pak mentri
Purnomo sidi, Etek Aisyah amini, AM Fatwa , Theo sambuaga dan saya tak dapat
mengingat nama-nama itu, banyak sekali.
dr Rizal Sini dan pak Herman Nawas besan saya hadir begitupun prof Ichramsyah
Rahman dr suyono ketua POGI prof yunizaf, dr Darmawan syarif. prof wahyu
sejumlah teman-teman dari pogi dan anak didik yang sukses seperti dr Suherlan
dll
Teman-Teman saya dari miling list Uda Rainal Rais Miko yg selalu aktif.
Banyak yg selama ini tak pernah bersua malam itu ngumpul
Teman-teman alumni SMA 1, Asril azhari, itjee auskarani, kaswanda ,libertini,
dr yurnizul banyak lagi yg tak dapat saya sebut satu persatu.
3 Jam lamanya saya berdiri bersalaman berjabatan tangan dengan semua tamu yang
saya hormati dengan selalu mengubar senyum di bibir.
Malam itu malam kebahagiaan mengumpulkan sanak keluarga handai tolan
Terima kasih ya Allah hari yg cerah gairah yg syahdu berbaur semua sanak
family karib dan kirabat di malam Pedang ~Pora
Bidakara 12 Desember 08
Berbagi video sambil chatting dengan teman di Messenger. Sekarang bisa
dengan Yahoo! Messenger baru. http://id.messenger.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---