Demokrasilah apa bukan tafsir, memang Amerika buat demokrasi? Mohon pencerahan. Kalau Hatta membuat ide koperasi tujuannya ke welfare state itu betul, bahkan koperasi adalah secara mikro ekonomi dan sosial adalah welfare enterprises/private juga bhw hasil keuntungan bukan untuk orang seorang atau sekelompok orang seperti borjuasi...Maaf ini bukan tafsir. Salam Defiyan Cori
--- On Sun, 12/28/08, Indra Jaya Piliang <[email protected]> wrote: From: Indra Jaya Piliang <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: CALEG To: "Rantau Mail" <[email protected]> Date: Sunday, December 28, 2008, 9:06 PM Ini tafsiran sendiri, sah2 saja. Ada byk buku yg ditulis oleh Hatta, dan sptnya tdk sesederhana penjelasan di bawah. Konsepnya lebih mengarah ke welfare state. Kalau demokrasi itu Allah SWT yg memberikan, ya, gimana lagi. Mau bilang apa saya. Amin ajalah. Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network From: Defiyan Cori Date: Sun, 28 Dec 2008 16:38:42 -0800 (PST) To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: CALEG Ambo juo ndak paham adinda, kok bisa demokrasi lahia dari kalangan borjuasi dan kapitalisme, DEMOKRASI tu ALLAH SWT yang memberikan al-ayah: Al haqqu mirabbika falaa takunanna minalmumtarim...bahkan RASULULLAH tidak boleh memaksa pamannya untuk memeluk ISLAM karena hal itu tidak demokratis (setiap pemaksaan thd sistem apalagi keyakinan) dan kata ALLAH SWT itu hak prerogatifKU untuk membuat hambaNYA menjadi ISLAM atau tidak...keyakinan saja tidak boleh dipaksa apalagi demokrasi ala barat yang membuat cara berpikir kita salah.. Soal Koperasi, HATTA itu orang ISLAM yang lahia di Minangkabau dan belajar agama dengan baik, merantau ke Jawa, trus sempat belajar ke Eropa melihat perkembangan sistem yang terjadi di sana, Koperasi memang terdapat di skandinavia tetapi tidak berkembang dan hanya sebuah bentuk perlawanan terhadap sistem kapitalisme (bukan sintesis), sama halnya dengan Koperasi yang lahia di Jawa. Maka, HATTA memberikan hakikatnya dalam Pasal 33 berdasar konteks dan kultur Indonesia, yaitu : "Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan. sangat Islami adinda. Tetapi, di zaman Soeharto Koperasi dijalankan secara keliru dan membuat image nya negatif, padahal yang jalan bukan Koperasi, namanya saja yang Koperasi... Begitu adinda, jadi untuk apa memakai teori yang salah,bukannya tambah salah dan terpuruk secara berulang-ulang.... Salam dan maaf Defiyan Cori L/40 --- On Sun, 12/28/08, Indra Jaya Piliang <[email protected]> wrote: From: Indra Jaya Piliang <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: CALEG To: "Rantau Mail" <[email protected]> Date: Sunday, December 28, 2008, 11:15 AM Ndak paham. Teori yg menyatakan demokrasi dilahirkan kaum borjuis, tmsk pedagang, ditulis Barrington Moore. Soal koperasi Hatta, byk dia pelajari di negara2 Skandinavia, spt Denmark. Ada dlm buku Hatta: Memoir. Ijp Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network From: Defiyan Cori Date: Sun, 28 Dec 2008 08:11:32 -0800 (PST) To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: CALEG Inilah pendukung borjouis dan kapitalisme...HATTA melahirkan SISTEM KOPERASI sintesis KOMUNISME dan KAPITALISME... Salam dan maaf Defiyan Cori L/40 --- On Sun, 12/28/08, Indra Jaya Piliang <[email protected]> wrote: From: Indra Jaya Piliang <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: CALEG To: "Rantau Mail" <[email protected]> Date: Sunday, December 28, 2008, 12:55 AM Demokrasi lahir dari kalangan borjuis. Dlm pergerakan kemerdekaan, Syarekat Islam muncul setelah Syarekat Dagang Islam. Mrk byk mendanai kegiatan2 politik, tdk mengeluh saja atau mengutuki kolaborator2 Belanda. Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network From: "Rasyid, Taufiq (taufiqr)" Date: Sun, 28 Dec 2008 13:57:07 +0800 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: CALEG From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Indra Jaya Piliang Sent: Sunday, December 28, 2008 12:48 PM To: Rantau Mail Subject: [...@ntau-net] Re: CALEG Cubo pulo pikie keadaan ekstrim: ndak ado sajo urang nan jadi caleg, apo nan katajadi? Ijp-36 thn Indak ado peminat untuak jadi Caleg ????? Kalau baitu iyo sabana GOLPUT nan manang ..kaleee…… Selain para kader partai jo politikus nan memang itu lahannyo.. Dulu urang acok heboh jo nan loncat pagar atau nan potong kompas sajo. Kini dek karano ado setoran khusus lah didiamkan sajo. Tapi sesuai jo teori kepuasan......kalau toke-toke tu lah balabiah pitihnyo.... Inyo tantu ingin pulo mengaktualisasikan diri. Asa jan sampai manjua jo manggadai untuak bertarung.... kok lai duduak lumayan kok indak kan bisa gilo Wass TR 53+ ---~----~------~----~------~--~--- --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
