Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Angku Dr. Suheimi,

Sekedar meninjau Sejarah, Nabi Muhammad hijrah dari Makah ke Madinah
bukanlah pada tanggal Satu Muharram 1430 tahun yang silam.

Tanggal-tanggal Hari Hijrah ini perlu diperiksa karena ada berbeda di
antara dua sumber saya. 

1. Atlas on the Prohet's Biography, Dr. Shawqi Abu Khalil, Maktaba
Darussalam 2003. Pada halaman 26 di samping peta tercatat: "The
Hijrah. The route taken by the Messenger from Makkah to Al-Madinah. He
left the Cafe of Thawr on Monday 1, Rabiul-Awwal and entered
Al-Madinah on Friday 12 Rabiul Awwal (16 July 622 CE)."

2. A Biography of the Prophet of Islam, Vol I, Dr. Mahdi Rizqullah
Ahmad, Maktaba Darussalam 2005. Pada hal. 300 dkatakan sekitar 26
Safar: "It was a Thursday, 26th of Safar ... (125h of September 622
AC)." ketika Quraish mengadakan rapat di Rumah Nadwa untuk
membicarakan apa yabng akan dilakukan terhadap nabi Muhamamad. Waktu
itu Nabi Muhammadd menerima Ayat 30 Surat Al-Anfal; SQ 8:30).

Sedangkan Tahun Hijrah sebagai Tahun Islam yang mulai 16 July tahun
622 CE, baru diumumkan pada tahun 639 oleh Khalifah Umr bin Khatab
(dalam masa jabatannya tahun 634-644). Sumber : A Chronology of
Islamic History, 570-1000CE, H.U. Rahman, Ta-Ha Publisher Limited
London, Third Edition 1999. hal. 33, 40.

Salam,
Sjamsir Sjarif
Santa Cruz, California, 1 Muharram  29 Desember 2008

--- In [email protected], suheimi ksuheimi <ksuhe...@...> wrote:
>
> SATU  MUHARRAM
> Oleh : K. Suheimi 
> 
> 
> Satu Muharram 1430 tahun yang silam Nabi Muhammad hijrah dari Makah
ke Madinah.
> Hijrah pindah ke tempat yang lebih baik mengembangkan agama. Pindah
 melakukan perubahan dan peningkatan ke imanan dan amal Ibadah . Kita
diseru juga Hijrah dan meningkatkan iman amal dan ketaqwaan.
> Kita diseur untuk melihat sesuatu persoalan dari segi baiknya  dan
positifnya. . Segala sesuatu ambil dari segi manfaat.. Sehingga 
Setiap detik kita  berenang dalam ke faedahan dan ke manfaatannya.
Kerna “sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi
sesamamu”. Pesan baginda Rasul
> 
> Kalau berbuat sesuatu atau beramal, Amal itu adalah kerangkanya 
sedang  lkhlas adalah rohnya. Supaya amal tidak muspra dan tidak
sia-sia selalu di pesankan mulailah dengan niat yang ikhlas. Sebut
namanya.
> 
> Peningkatan dalam j rohani serta  peningkatan dalam jasmani
> 
> Berpandangan baik, untuk mudahnya perhatikanlah orang yang akan
menikah. Nikah  melihat segala sesuatu dari segi baiknya,sehingga tak
tampak jeleknya. Misalnya calon istrinya  gemuk dikatakannya kamek.
Bila calon istrinya kecil, dibilang muncil “small is beautiful”
cilotehnya, segali gus bias berhemat. Bukankah kecil itu efektif dan
efisien  kata sang suami membela istrinya
> 
> Jika mertuanya miskin  “ Ini  tempat pengabdian” kata sang
menantu dan sekali gus membela orang  fukarak wal masakin.
> Sehingga jadilah pernikahan. Tak ada gunung yang tinggi , tak ada
lurah nan da,lam. Gunung kan didaki, lurah kan dituruni asal bisa
bertemu pujaan hati.
> 
> Maka kita diseru oleh Rasul untuk berpandangan luas jangan
berpandangan sempit. Jangan melihat sesuatu dari satu disiplin ilmu
saja. 
> Persoalan yg dihadapi tak cukup dan  tak bisa di pecahkan  dengan 
menggunakan 1 mata pisau disiplin keilmuan saja. Maka di satu
Muharram, kalau biasanya kita melihat sesuatu dari satu segi disiplin
Ilmu, maka mulai satu Muharram pandangan lebih di perluas.
> Buah fikiran kita adalah  kombinasi  berbagai disiplin ke
ilmuan.,sehinga lebih sempurna penglihatannya.
> 
> Setelah cakrawala dan pandangan luas, maka diperlukkan satu
keputusan dan kerja, perlu ijtihad   dengan  pemahaman ulang atau
revitalisasi.   Tetapi tetap berdasarkan fondasi dasar.
> 
> Jadi ditingkatkan lagi pemikiran kita sehingga muncul  kreaifitas 
> 
> Kretifitas menghasilkan ke aneka ragaman dan   keunikan  keaneka
ragaman  punya pontensi konflik
> 
> Tapi sebetulnya jika kita renungkan, justru Kekuatan terletak pd ke
aneka ragaman. Seperti kata orang minang
> 
> Pincalang biduak rang tiku
> Didayuang sambia manungkuik
> Basilang kayu dalam tungku\
> Disinan api mangkonyo hiduik
> 
> Tak dapat kita bayangkan jikaTubuh kita ini,   semuanya terdiri dari
daging , tentu dia tak akan bisa apa-apa, maka diperlukan tulang saraf
dan lainnya.
> Begitukan satu bangunan yang kokoh perlu  adanya pasir, batu, semen
dan besi. Nah ke piawaian memanage nyalah yang menyebabkan kesemua
jenis itu bersatu padu jadi satu  bangunan yang sangat kokoh..
> 
> Untuk itu perlu  reschecule, introspeksi saling menghargai dan
saling  menghormati.
> Pasir tak boleh protes, kenapa dia terbenam dan tak muncul di
permukaan. 
> 
> Kabel juga jangan pula meminta muncul seperti lampu yang terang
benderang disebut dan di puja orang. Memang  lampu tak akan  nyala
tanpa kabel .  kabel tak kelihatan     sedang kan lampu kok enak-enakkan.
> 
> Lihatlah anggota tubuh kita sangat harmonis, masing-masing
menjalankan fungsi dan tugasnya. Bayangkan saja bila ada yang menyimpang
> 
> Misalkan lidah ingin keluar dari sistem. Disaat sedih, mata menangis
 tapi lidah dan mulut kerna tak tunduk dia ketawa terkekeh-kekeh. Ini
disebut spilitting  yang terjadi pada orang gila
> 
> Maka datanglah hati berfatwa kepada semua anggota tubuh  “engkau
semua sama tak ada yang  lebih jelek   sebaik kamu  adalah yang 
berfungsi dengan baik.
> 
> Untuk mengikat semua anggota ini perlu etika.  Kebaikan  harus ada 
fungsi kearifan  . Dengan kearifan banyak hal terselesaikan.
> 
> Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al qur'an 
> 
> Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya.
Tak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana. (QS. 3:6)
> 
> Pekan Baru 1 Muharram  29 Desember 2008



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke