Saya pingin kalau jadi tua nanti seperti pak syafTapi saya tak punya anak perempuan seperti pak syaf siapakah yg bisa menerka apa yg terjadi dimasa depan?Semuanya berbaur, saya ingin meniru pak syaf yg diusia 72 tahun masih produktifsalamK Suheimi --- Pada Sel, 30/12/08, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis: Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> Topik: [...@ntau-net] Re: Orangtua yang Kesepian Kepada: [email protected], [email protected], [email protected] Cc: "Keluarga Besar Saafroedin Bahar" <[email protected]> Tanggal: Selasa, 30 Desember, 2008, 9:31 PM
Assalamualaikum w.w. Prof Suheimi dan para sanak sa palanta Sebagai orang tua yang berusia 72 tahun, rada-rada ngeri juga saya membayangkan menjadi orangtua yang kesepian yang dikisahkan Yanti tersebut. Syukurnya sekarang saya masih didampingi isteri, dan salah seorang putri saya dengan keluarganya bersedia tinggal di rumah saya, walau dia sudah punya rumah sendiri. Lagi pula anak-anak saya masih punya perhatian pada kesehatan saya. Masuk rumah jompo ? Masyaallah, jangan ! Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected] --- On Wed, 12/31/08, suheimi ksuheimi <[email protected]> wrote: From: suheimi ksuheimi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Orangtua yang Kesepian To: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Date: Wednesday, December 31, 2008, 11:26 AM Orangtua yang Kesepian Oleh : K Suheimi Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya mendengar Radio Classy dengan judul Orangtua yang Kesepian Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati Sekelompok pemuda berkunjung ke panti jompo , kebiasaan ini dilakukan untuk lebih banyak mengenal bahwa akan lebih membahagiakan , kalau mereka bisa berbagi pada orang-orang yang kesepian dalam hidupnya,, Ketika mereka asyik bicara dengan beberapa penghuninya, tiba-tiba mata salah satu teman mereka tertumpu pada seorang opa tua yang duduk menyendiri sambil mentap ke depan dengan tatapan kosong,, Lalu sipemudapun mendekati opa itu , mencoba mengajaknya berbicara,, Perlahan tapi pasti, sang opa akhirnya mau mengobrol dengannya sampai akhirnya si opa menceritakan kisah hidupnya,, ”anak muda... Saya tidak pernah membayangkan akan menghabiskan masa tua saya disini, sejak masa muda saya , menghabiskan waktu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga , khususnya anak-anak yang sangat saya cintai,, Saya selalu pergi pagi-pagi sekali ketika mereka masih tidur , dan pulang malam di saat mereka sudah tidur , bahkan tak jarang saya tidak pulang ke rumah selama berminggu-minggu,, Dan ketika mereka beranjak remaja , saya pun menyekolahkan mereka sampai keluar negeri dengan biaya yang tidak pernah saya batasi,,” Sejenak si opa tua itupun diam, seakan sedang mengumpulkan semua tenaga yang masih ia punya... iapun kembali melanjutkan , ”Tapi ketika saya merasa sudah saatnya pensiun , tiba-tiba istri tercinta saya yang selalu setia menemani saya meninggal dunia karena sakit yang sangat mendadak,, sejak itu , tinggallah saya hanya dengan para pembantu , karena anak-anak saya telah mempunyai rumah yang juga tak kalah besar dengan rumah yang saya miliki,, Jarang sekali mereka menjenguk saya ataupun memberi kabar melalui telepon, ya.. paling pas hari raya , sekedar melakukan sebuah tradisi ,, Tiba-tiba anak sulung saya datang dan berniat menjual rumah yang saya tempati, karena selain tidak effisien juga , toh saya dapat ikut tinggal dengannya,, Dengan hati yang berbunga saya menyetujuinya karena memang saya tidak memerlukan , karena tidak ada orang-orang yang saya kasihi di dalamnya,, Tapi harapan tidak seperti yang saya bayangkan , setiap hari mereka sibuk dengan diri sendiri,, Nyaris tak pernah saya bertemu dengan mereka , persis seperti apa yang saya lakukan pada mereka sewaktu kecil,, Lalupun saya mencoba untuk tinggal di rumah anak saya yang lain , tapi setali tiga uang dengan anak sulung saya,, Bahkan si bungsu yang selama ini palin Classy people , dari kisah yang cukup menyedihkan ini , mungkin ada 2 hal yang bisa kita simpulkan , yang pertama …. kesibukan kita yang berakibat pada kurangnya intensitas pertemuan dengan anak , bisa menjadi bomerang bagi diri kita sendiri,, yang kedua... kapan terakhir kali anda mengunjungi ataupun menelepon orang tua anda??,,, Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibubapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. 31:14) Pekan Baru 30 des 2008g Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis. Download Yahoo! Toolbar sekarang . ____________________________________________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! http://id.yahoo.com/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
