Pemberian Gelar Sangsako, Sebenarnya Sudah Terlambat Rabu, 07/01/2009 12:10 WIB
padangmedia.com - PADANG - Pemberian Penghargaan gelar Sangsako terhadap sembilan orang tokoh di bumi Indonesia ini oleh Kerajaan Pagaruyuang, dinilai Puti Reno Raudha Thaib Pewaris Kerajan Pagaruyung sudah terlambat. Karena sebagian dari tokoh itu sudah terlanjur berusia lanjut. "Sebenarnya pemberian anugrah gelar Sangsako itu sudah terlambat. Karena sebagian dari mereka sudah berusia lanjut. Tetapi kita memang baru bisa memberinya sekarang. Apalagi pemberian anugrah ini membutuhkan persaipan yang matang," ucap Raudha Thaib kepada padangmedia.com, Rabu (7/1). Pilihan terhadap sembilan orang tokoh itu, sebut Raudha telah melalui proses yang panjang dengan beberapa kali pertemuan. Yang paling penting dari pertemuan itu adalah Rapat tertinggi limbago Pucuak Adat yang dihadiri oleh 62 orang raja dan pimpinan adat, bukan hanya dari Minangkabau, tetapi juga dari daerah lain yang berkaitan dengan Pagaruyung. " Mereka adalah dari sapiah balahan, kuduang karatan, kapak radai , tambang pacah , raja-raja yang berkaitan dengan Pagaruyung. Ada dari Riau, Jambi, Rajo Siguntua, Tuanku Talu, Rajo Luak, Rajo Padang Laweh, Rajo Pulau Punjuang dan raja-raja tertinggi limbago pucuak adat," tutur Raudha. Ditambahkannya, pemberian anugrah ini adalah untuk mendudukkan para tokoh yang sangat jelas integritas dan komitmennya demi bangsa dan Ranah Minangkabau ini agar bisa satu level dengan para penghulu. "Dalam adat ada ninik mamak, ada suku ampek jiniah yang jelas fungsi dan pakaiannya. Dalam sebutan ada ninik mamak, alim ulama dan cadiak pandai. Mereka bisa digolongkan pada cadiak pandai. Tapi karena tak dilekatkan pakaiannya, mereka tak bisa sama duduk dengan penghulu. Dengan gelar sangsako yang diberikan pada cendekiawan ini, maka kita telah mendudukan mereka menurut fungsi dan perannya satu tinggi dengan penghulu-penghulu," ulasnya (nit) Sembilan Orang Tokoh Mendapat Gelar Sangsako Pagaruyung Rabu, 07/01/2009 09:42 WIB padangmedia.com - PADANG - Sembilan orang tokoh terkemuka di negeri ini akan memperoleh penghargaan dari Pewaris Kerajaan Pagaruyung, Daulat Yang Dipertuan Rajo Alam Pagaruyung Sutan Muhammad Thaib. Rencananya pemberian penghargaan itu akan dilakukan dalam sebuah upacara adat di Istano Silinduang Bulan, pada Sabtu (10/1) mendatang. "Sebuah bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Sembilan orang yang diberikan gelar Sangsako ini sebenarnya adalah pahlawan. Mereka telah berjasa terhadap negeri ini, tidak saja Minangkabau, tetapi juga di Indonesia secara umumnya. Selain itu, mereka juga konsisten terhadap bidang yang ditekuninya dan punya komitmen dalam berkarya," kata Puti Reno Raudha Thaib, pewaris Kerajaan Pagaruyung kepada padangmedia.com, Rabu (7/1). Berbeda dengan Sako, Gelar Sangsako, menurut Raudha, sudah diberikan oleh Raja Pagaruyung sejak abad 16. Salah satu yang pernah menerima gelar semacam ini pada abad 16 adalah Thomas Diaz, atas jasanya dalam membuka jalan dan hubungan antara Malaka dan Minangkabau. Artinya, gelar Sangsako itu sudah ada sejak zaman dulu. Nama-nama lain yang pernah juga memperoleh gelar Sangsako kata Raudha adalah Hamengku Buwono IX, Raja Negeri Sembilan, Alex Nurdin, Gubernur Jambi, Mantan Presiden Megawati dan Taufik Kiemas, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono, Anwar Nasution dan beberapa nama lainnya. "Yang pasti gelar itu adalah penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa dan kerja yang telah dilakukan seseorang dan memberikan arti bagi bangsa ini. Rata-rata, penghargaan yang diberikan pada 9 orang tokoh saat ini adalah orang-orang yang sangat luar biasa dan semuanya sudah pernah mendapat penghargaan dari Luar Negeri," papar Raudha. Sembilan orang yang bakal menerima gelar Sangsako itu adalah Drs. Harun Zein, mantan Gubernur Sumbar juga mantan Menteri pada kabinet Pembangunan, Emil Salim, mantan Menteri Lingkungan Hidup, Des Alwi, anak angkat Bung Hatta dan St Syahrir, Taufik Abdullah, peneliti dan sejarawan, Taufik Ismail, budayawan, Yanuar Muin, arsitek mantan Direktur PLN Pikitring Sumbar, Hasyim Jalal, ahli hukum, Fadli Zon, politikus dan sastrawan, serta Syafroeddin Bahar. (nit) ________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Yurnadi Van Martin Sent: Wednesday, January 07, 2009 8:41 AM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Re: Selamat untuk Bapak Dr . Saafroedin Bahar. Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bapak Dr.Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo yth, Selamat atas diberikannya Gala Sangsako kapado bapak. Samoga hal nangko bisa manjadi contoh dan memoivasi kami nan mudo2 untuak mamajujan Tanah Minangkabau sasuai jo keahlian masiang2. Yurnadi Matraman (42+3) The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
