Menarik..juo mah...


----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Bornaomi Andalas Wita <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 9 Januari, 2009 09:23:24
Topik: [FHUA_96] Antara Gaza, Grace, TV One dan Karni Ilyas


Sedikit tentang berita Gaza.
Saya sendiri tidak mengikuti berita di TVOne sebagaimana terpetik dibawah.
Apakah memang benar adanya?
 
Regards,
Bonnie


----- Forwarded Message ----
From: alinur ujang <alinur...@yahoo. co.id>
To: sma2 padang <sman2padang@ googlegroups. com>
Sent: Friday, January 9, 2009 10:13:36 AM
Subject: [Forum SMA 2 Pdg] Trs: [M_S] Antara Gaza, Grace, TV One dan Karni Ilyas




--- Pada Kam, 8/1/09, kholid fathoni <kholidmujahid@ yahoo.com> menulis:

Dari: kholid fathoni <kholidmujahid@ yahoo.com>
Topik: [M_S] Antara Gaza, Grace, TV One dan Karni Ilyas
Kepada: Muhammadiyah_ soci...@yahoogro ups.com
Tanggal: Kamis, 8 Januari, 2009, 1:57 PM


Antara Gaza, Grace, TV One dan Karni Ilyas 

Dalam Apa Kabar Indonesia Pagi Senin 5 Januari 2009, dengan halus Indriarto 
Priyadi dan terutama Grace Natalie mencoba menggiring opini pemirsa bahwa 
Israel "terpaksa" menyerang. Mereka berbincang bahwa Israel tak akan berhenti 
menyerang jika serangan roket Hamas tak dihentikan. Dalam sesi pertama dengan 
pengamat Bantarto Bandoro, pembicaraan berkutat pada Hamas yang memang 
mengganggu dan "memancing" serangan Israel dengan serangan roket ke negeri 
zionis itu. 

Pengamat internasional CSIS itu juga menyebut bahwa perang akan berlangsung 
lama karena -tidak seperti agresi Israel ke Lebanon yang dipukul Hizbullah dan 
"ditengahi" pasukan PBB- Hamas menolak kehadiran pasukan perdamaian. Opini 
pemirsa pun tergiring kepada kesimpulan: Israel menyerang karena kesalahan 
Hamas dan serangan akan terus berlanjut karena Hamas dengan degil menolak 
campur tangan internasional PBB. Kerja tim yang baik antara Indriarto, Grace 
dan sang pengamat CSIS. 

Menjelang sesi berikutnya, wawancara dengan KH. Ahmad Satori dari Ikatan Dai 
Indonesia (Ikadi), Indriarto membuka dengan menyebutkan seruan boikot produk 
"yang katanya" dari Amerika oleh beberapa kelompok (Muslim tentu saja). 
Ungkapan agak sinis ini kemudian ditimpali Grace, "padahal mereka suka 
menggunakan produk itu." Sebuah judgement bahwa kelompok Muslim yang menyerukan 
boikot produk Amerika sebenarnya justru pecinta produk itu. 

Sekitar dua hari sebelumnya, dalam sebuah ilustrasi tentang sejarah konflik di 
Palestina, narator TV One menyebutkan bahwa tanah Palestina dikuasai Israel 
setelah gerilyawan Israel berhasil memaksa Inggris-yang diberi mandat oleh PBB- 
hengkang dari sana. Ini adalah kedustaan yang bodoh dan buta sejarah. 
Kenyataannya Inggris sejak 1917 memang berencana memberikan tanah Palestina 
untuk dijadikan negara Israel oleh kelompok zionis Yahudi. Deklarasi Balfour 
dengan jelas membuktikan kedustaan ini. 

Ada juga penayangan rekaman video dari pihak Israel yang mengebom sebuah 
masjid. Serangan keji yang menghancurkan rumah ibadah dan menewaskan jamaahnya 
ini dilakukan dengan alasan masjid menjadi gudang penyimpanan roket-roket 
Al-Qassam. Ada cuplikan menarik dalam video itu, setelah ledakan bom pertama 
ada ledakan kedua ( secondary explosion ) yang diberi tanda dan catatan oleh 
editor video Israel. Hal itulah yang diklaim sebagai "bukti" adanya roket di 
dalam masjid. Yang menggelitik, cuplikan itu selalu diulang-ulang oleh TV One 
dalam tayangan berita tentang serangan Israel. 

Beberapa poin di atas menunjukkan adanya upaya penggiringan opini oleh TV One. 
Yaitu agar publik di Indonesia, termasuk umat Muslim, yang mengutuk serangan 
brutal dan keji Israel menjadi "memaklumi." Pertanyaannya, kenapa hal itu 
dilakukan TV One? 

Jauh sebelumnya, Grace Natalie juga melakukan penggiringan opini dalam berita 
kasus terorisme Palembang. Grace, yang "meninjau" lokasi pesantren yang dituduh 
menjadi sarang dan tempat latihan tersangka teroris Palembang, melengkapi 
laporannya dengan ilustrasi bahwa pesantren itu "aneh" karena hanya memiliki 
sepuluh santri. 

Kalau saja Grace seorang Muslim, atau rajin mengamati pesantren-pesantren kecil 
di pedesaan, niscaya ia akan menemukan pesantren (rintisan tentu saja) yang 
hanya memiliki lima, empat, tiga atau bahkan satu santri saja. Keheranan 
seorang Grace yang bukan Muslim dan tidak memahami dunia pesantren memang 
wajar. Namun komentar bodohnya bahwa hal itu "aneh" memberi bobot bagi 
penggiringan opini bahwa pesantren adalah sarang teroris. 

Tapi terlepas dari hal tadi, Grace Natalie dan TV One memang hebat. Liputan 
mereka tentang kasus terorisme selalu berhasil mencapai level eksklusif. Saat 
para wartawan di Yogyakarta tak bisa mendekati rumah tempat Mbah alias Zarkasih 
ditangkap, Grace malah terlihat ada di mobil Densus 88 yang melakukan 
penangkapan. Tak heran jika dalam pemberitaan penangkapan tersangka teroris di 
Palembang pun Grace bisa masuk rumah salah satu tersangka dan memamerkan 
"temuannya," sebilah pedang samurai yang biasa dijajakan di kakilima. Tak 
begitu dahsyat, tapi lumayan, bisa menambah bobot penggiringan opini bahwa itu 
memang rumah teroris. 

Bos Grace, Karni Ilyas, malah lebih hebat lagi. Pada saat penangkapan Amrozi, 
ia melaporkan langsung dari TKP, padahal posisinya waktu itu Pemred SCTV. 
Demikian juga saat penyerbuan di Batu yang berakhir dengan kematian Dr. 
Azahari, Karni yang waktu itu Pemred Anteve melaporkan langsung dari TKP. Di 
mana ada kasus terorisme besar yang terungkap, di situ pasti ada Karni Ilyas 
atau anak buahnya -salah satunya Grace Natalie. Hubungan Karni yang dekat 
dengan Komjen. Gories Mere membuatnya selalu mendapatkan liputan eksklusif 
tentang operasi Densus 88. 

Jangan lupa juga bagaimana reporter TV One (waktu itu masih bernama Lativi) 
Alfito Deannova berhasil mengajak Ali Imron -terpidana seumur hidup kasus Bom 
Bali yang seharusnya meringkuk dalam penjara- jalan-jalan menapaktilasi lokasi 
persiapan dan pelaksanaan Bom Bali. Ali memang fenomenal, saat kawan-kawannya 
meringkuk dalam sel, ia malah bisa ngopi bareng Gories Mere di Kafe Starbucks 
yang di yakini salah sebuah usaha milik jaringan zionis internasional. 

Ketika hal itu memicu kegemparan, Gories beralasan bahwa Ali dibon untuk 
mengungkap jaringan teroris. Ini masih masuk akal, Gories memang berwenang 
melakukan berbagai upaya dalam penyidikan. Namun bagaimana bisa TV One 
"mengebon" Ali yang napi untuk acara eksklusifnya? Lagi-lagi stasiun televisi 
yang sahamnya dimiliki oleh taipan media keturunan Yahudi Rupert Murdoch 
-melalui Star TV Group- ini memang hebat. 

Okelah, bisa jadi Karni Ilyas berniat baik, memfasilitasi Polri dengan stasiun 
televisi tempatnya bekerja dalam kampanye pembentukan opini memerangi terorisme 
di Indonesia. Biarlah kelompok Muslim dan pesantren yang sempat menjadi sasaran 
kampanye itu marah dan sedih, toh mereka masih bisa membantah, ini negeri 
demokrasi tempat pendapat bebas diumbar kan? 

Tapi sangat jahat kalau Hamas, Muslim Palestina dan bangsa terjajah itu 
kemudian dihalangi dari dukungan Muslim dan bangsa Indonesia. Yaitu dengan 
membentuk opini bahwa Israel tidak salah kalau menyerang mereka. Salah mereka 
sendiri melakukan perlawanan terus-menerus pada penjajah zionis yang jauh lebih 
kuat. Ini adalah kampanye terselubung mendukung kekejian zionisme.(dikutip dari 
muslimdaily. net)

 
________________________________
 Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!  
________________________________
 Ada Naruto, Sandra Dewi dan MU di 
--~--~------ ---~--~-- --~------ ------~-- -----~--~ ----~

============ ========= ========= ========= ========= ========= ====== 
UNTUK DIPERHATIKAN, jika anda posting: 
1. Wajib menuliskan NAMA, TAHUN masuk-keluar SMA dan LOKASI. 
2. Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan posting reply. 
3. Email attachment atau posting jual-beli barang/jasa, tawarkan di mailing 
list selanjutnya melalui jalur pemail ribadi. 
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- --------- --------- ---- 
Mailing List Keluarga Besar SMA Neg 2 Padang, Indonesia 
Forum Siswa, Alumni, Guru/Mantan Guru SMA Neg 2 Padang 
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- --------- --------- ---- 
Berhenti menerima email, kirim email kosong ke: 
SMAN2Padang- unsubscribe@ googlegroups. com 
============ ========= ========= ========= ========= ========= ======
-~---------- ~----~--- -~----~-- ----~---- ~------~- -~---


__._,_.___ 
Messages in this topic  (1)  Reply  (via web post)  | Start a new topic  
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
MARKETPLACE

________________________________
>From kitchen basics to easy recipes - join the Group from Kraft Foods  
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group  | Yahoo! Groups Terms of Use  | Unsubscribe  
Recent ActivityVisit Your Group  
Y! Groups blog
The place to go
to stay informed
on Groups news!
Group Charity
Hands On Network
Volunteering has
never been so easy
Everyday Wellness
on Yahoo! Groups
Find groups that will
help you stay fit.
. 
__,_._,___    


      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke