PARADIGMA
Oleh : K Suheimi
Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya
mendengar Radio Classy dengan judul PARADIGMA
Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini
disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat
menikmati
Suatu Ketika sekelompok peneliti menempatkan 5 ekor kera dalam satu kandang ,
dan ditengahnya diletakkan sebuah tangga dengan sesisir pisang diatasnya,,
Pada saat seekor kera memanjat tangga tersebut , peneliti menyiram kera lainnya
dengan air dingin,,
Setelah peristiwa itu , setiap ada kera yang hendak memanjat tangga , kera
lainnya menariknya menjauhi tangga,, Lalu apa yang terjadi ? ya.... tidak ada
seekor kera pun berani memanjat tangga tersebut,,
Peneliti akhirnya memutuskan untuk mengganti seekor kera baru kedalam
kandang , Hal pertama yang dilakukan kera baru tersebut adalah memanjat
tangga tadi ,, tapi hal itu langsung dicegah oleh kera lainnya,, Setelah
berulang kali dicegah , kera baru ini akhirnya jera juga untuk memanjat ,
walaupun tidak tahu alasannya mengapa,, Kemudian peneliti kembali memasukkan
kera kedua , dan seperti kera pertama , kejadian yang terulang kembali,,
Bahkan Kera baru yang pertamapun ikut serta mencegah kera baru kedua
memanjat,, Hal yang sama juga terulang ketika kera baru ketiga , hingga kera
baru keempat dan kelima masuk kandang pun kejadian mencegah naik tangga
tetap terulang,,
Sekarang dalam kandang ada 5 ekor kera yang tidak pernah kera siram air dingin
, namun tetap melanjutkan untuk mencegah kera lainnya untuk memanjat tangga,,
Jika memungkinkan kita bertanya pada kera – kera tersebut mengapa mereka
saling cegah siapapun yang hendak memanjat tangga , saya berani bertaruh
jawabannya adalah …. “Saya juga tidak tahu, dari dulu aturannya sudah seperti
ini disini . . .”
Classy people , begitulah terbentuknya sebuah paradigma ,, Dan bukankah hal ini
juga yang terjadi pada “kandang kita” atau kantor kita,, untuk itu , jangan
buang kesempatan untuk sharing dengan rekan sekerja , minimal menanyakan
mengapa kita harus lanjut melakukan sesuatu tugas yang “ kurang “ jelas jika
ternyata kemudian banyak jalan menuju Roma,, "Only two things are infinite:
The universe and human stupidity. And I am not so sure about the former.",,,,
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an
Mereka menjawab:"Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau
tidak memberi nasehat, (QS. 26:136)
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu, (QS. 26:137)
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---