Assalamualaikum Wr Wb

 

Da Riri dan Bung Haris

 

RN Cukup potensial untuk mencari suara. Pilkada jo Ba Minang-minang,
Jepe berminat begitu postingan Da Riri ini, Nah tentunya RN bagi Bung
Haris cukup potensial untuk merebut simpati bahkan suara khususnya bagi
Orang Minang anggota RN yang berada di Riau. kenapa saya berani bicara
begitu Da Riri sebagai contoh dengan Bung Haris memperkenalkan diri
disini apa, siapa dan bagaimana dia selama ini saya "blank" atau bingung
jika nanti Insya Allah menggunakan hak suara saya di pemili 9 April 2009
siapa wakil DPD dari Riau yang akan saya Contreng..Opss..tunggu dulu Da
ada yang mengganjal sebelum kita lanjut

 

(Menurut Uda Riri mana yang betul CONTENG atau CONTRENG, by me, yang
betul itu Contreng alasannya adik saya dikomplain caleg ketika mendisain
kuting stiker untuk sosialisasi dirinya agar dipilih, sebelum dicetak
banyak disain tersebut dilihatkan oleh adik saya ke caleg "Bukan Conteng
Dek, tapi Contreng, akhirnya adik saya memperbaiki kuting stiker
tersebut dengan kata Contreng, nah Da kalau  berminang-minangnya mungkin
menjadi CONTREANG. lalu ada juga yang COBLOS..apa bukan yang benarnya
COBLROS..he..he. Masih seputar ini Da Riri pernah tahu sebuah joke teka
teki teka teko "Apa beda Anjing dengan AnjRing", jawabannya jika kontek
cerita diatas mudah saja "Anjing kakinya EMPAT, sedangkan AnjRing
kakinya EMPRAT..Huawakakak..kak..kak...lucu nggak lucu Da kaburrrrr)

 

Ketika saya "blank and blur" siapa yang saya harus pilih wakil DPD dari
Riau (Saya syah ber KTP Pekanbaru berkartu keluarga Pekanbaru tentunya
suara saya diberikan untuk Pemilihan daerah Riau (DPR dan DPRD Prop)
serta Kota Pekanbaru (DPRD Kota), nah dengan adanya Bung Haris
memperkenalkan diri tentu mata saya jadi terbuka apalagi dia orang
Minang ya syah-syah saja saya punya kecenderungan dalam memilih dia
nantinya artinya begini ketika saya masuk ke bilik penyontrengan
(Contreng Da..ha..ha) saya dihadapkan untuk memilih anggota DPD dari
Raiu dan saya "Blank dan Blur" dari nama saya lihat ada Batak, Jawa
tentunya saya akan pilih orang Minang yang telah memperkenal diri dan
itu ber nomor 19

 

Potensialkah Bung Haris mengharapkan suara saya  sebagai members RN,
saya jawab iya, kenapa ?

Alasan saya Da Riri sederhana saja, di Pekanbaru ini keluarga Pak Tuo
istri saya sangat banyak jumlahnya, berdasarkan data yang saya punya ,
hasil kumpul bareng apakah arisan, pengajian dll yang punya Hak Suara
sesuai ketentuan yang berlaku sekitar 57 Orang itu adalah adik, anak,
kemenakan, istri, urang sumando, cucu. pambayan Pak Tuo Istrii saya ini
yang telah berusia 81 Tahun saat ini kondisi kesehatannya menurun. Pak
Tuo Istri saya ini memang sebuah Tonggak Tuo di Pekanbaru bagi
saudara-saudaranya untuk ikut mencari hidup merantau ke Pekanbaru. Pak
Tuo ini sudah di Pekanbaru di awal tahun 50 an sebagai mantan Polisi
yang minta pension sebelum waktunya dan menekuni usaha dagang beras.
Semenjak dia berada di Kota Pekanbaru maka berdatanganlah
saudara-saudara kandungnya dari Lintau mencari Hidup ke kota Pekanbaru
awal tahun 60 an sampai sekarang.

 

Bachtiar Piliang begitu namanya atau orang familiar mengenal beliau
dengan sebutan BP sesuai dengan kode Truk Berasnya yang berbelok ke
Sumbar mencari beras yaitu BP (Sekarang sudah berenti Total Berdagang
Beras), Insya Allah atas nama orang Lintau di Riau khususnya di
Pekanbaru kenal dengan Pak Tuo BP ini. Nah dari 57 orang yang punya Hak
Pilih ini termasuk 11 Orang (Kakak saya, Keluarga Etek saya di Peknabru)
totalnya 68 orang yang nota bene tidak satupun menjadi caleg atau
anggota DPD, tentunya suara yang potensial bagi Bung Haris melalui saya.
Bisa saja saya pengaruhi dengan memberikan pandangan tentang perkenalan
Bung Haris ini agar mereka-mereka memilih Bung Haris Orang Minang yang
lahir besar dan mengabdi di Riau, jika 2/3 saja setuju dengan saya untuk
memilih Bung Haris lumayankan, Insya Allah saya punya kemampuan untuk
itu, untuk menjelaskan sesuatu yang sederhana dan logis tanpa
bertele-tele mengapa memilih Bung Haris wakil DPD dari Riau, kira-kira
begitu Da Riri potensial RN untuk meraih suara. Ini sederhana sekali
karena keluarga Istri saya tak satupun menjadi Caleg dan DPD, menjadi
rumit jika ada yang jadi Caleg misalnya tentu kecendrungannya memilih
dia, ibaratnya suara keluarga kami di Pekanbaru massa mengambang
"Floating Mass"

 

Tentu berbeda jika siapa yang saya pilih dan mempengaruhi keluarga saya
untuk DPRD Prop, nah itu saya sudah menjatuhkan pilihan pada teman saya
se alumni IPB yang memang telah saya kenal sejak tahun 1984 dan sama
berprofesi dulunya sebagai seorang Forester bekerja di Dunia Swasta,
sekarang dia menjadi pengusaha menengah berjualan Buku, Busana Muslim
dan Jasa/Biro Travelling naik Haji dan saya kenal baik beliau ini luar
dalam. Saya akan menyontreng nama Dia yang bernomor urut 1 Dapil Pku
untuk DPRD Prop dari sebuah Partai.

 

Lalu tentang perkenalan Bung Haris ini pertama tentu saya menaruh respek
sebagai orang Minang melihat profilnya di Web tentu saya tidak ragu lagi
ke Intelektualnya, cendikiawan muslim. Tapi yang lebih penting lagi
respek saya adalah Ke Intelektualan Emosi Bung Haris apalagi dia sangat
Muda Belia 32 Tahun, dan pernah menjadi anggota Dewan berarti tahun 2004
itu ketika berusia  28 Tahun !!! luar biasa inilah umur termuda yang
saya dengar selama ini menjadi anggota Dewan. Semoga Bung Haris yang
nota Bene lahir besar di Pekanbaru tapi orang Minang selalu menjaga
Intelektual Emosinya, sebagai contoh dia tahu bahwa bagaimana menyapa
orang "Sawah lai pamatang dek Buapalagi dia sangat Muda Belia 32 Tahun,
dan pernah menjadi anggota Dewan berarti tahun 2004 itu ketika berusia
28 Tahun !!! luar biasa inilah umur termuda yang saya dengar selama ini
menjadi anggota Dewan. Semoga Bung Haris yang nota Bene lahir besar di
Pekanbaru tapi orang Minang selalu menjaga Intelektual Emosinya, sebagai
contoh dia tahu bahwa bagaimana menyapa orang "Sawah lai pamatang dek
Bung Haris"...berkata dan menyapa orang di milis kita beralamat, kapan
memanggil Anda, Uda, Adiak, Mamak, Ibu, Bapak, Angku Datuak dst, bauik
dikritik. dicimeeh semoga ung Haris yang muda ini tetap "perpematang
sawah" bagi dia sebagai orang Minang yang besar di Rantau.

 

Saya yakin Bung Haris ini tipikal orang yang memulai meraih semua ini
dari Nol "Start from Zero" alias mamanjek dari bawah, urang kini nan
manjadi Caleg kan kebanyakan mamanjek dari pucuak sajo, tentu dia tahu
pahit manis perjuangan dari nol sebagai kader Partai dulunya akibatnya
Intelektual Emosinya selalu terjaga semoga begitu. Dan paling respek
lagi serta rasanya kita harus memberikan apresiasi buat Bung Haris ini
terhadap pengembalian atau menolak tunjangan perumahan dan transport
yang jumlah total Rp 15.900.000 mmm sebuah angka yang besar bagi
masyarakat kebanyakan, masyarakat yang membuat Nurani Bung Haris
terluka jika melihat kondisi masyarakat kita sekarang ini. Sungguh
sesuatu langkah yang luar biasa dan langka dijaman sekarang penolakan
Bung Haris tersebut. Bung Haris menolak sesuatu yang syah. dilindungi
payung hukum dan halal apa tidak luar biasa, nah logika saya tentu dia
lebih marah lagi menolak jika ada uang yang tidak jelas dan haram.

 

Untuk itu Bung Haris salam kenal dari saya..salam kenal Anak Muda!!!,
Insya Allah mudah2an saya tidak berubah pikiran dibilik suarafokus mata
saya no 19 itu, nah Bung Berjanjilah yang logis-logis saja dalam
memperkenalkan diri, berjanjilah se realistis mungkin untuk menarik
simpati.

 

Masalahnya saya ingat sebuah spanduk caleg ketika mutar-mutar di
perbatasan Riau daerah Rohul begini janji caleg tersebut jika dia
terpilih dan duduk dalam bahasa Mandailing" Perai Marubat..Perai
Sikolah"

Ahaaaa..saya ingat istilah Da Riri..ini adalah Hoax Jepe,bukan
Promise..ya..ya correct Bro Riri..asli Hoax

yang realistis adalah saya berjanji jika terpilih dan duduk akan sekuat
tenaga memperjuangkan Pendidikan dan kesehatan semurah mungkin dan
terjangkau khususnya bagi lapisan masyarakat bawah. Betapa banyaknya
janji caleg yang tidak realistis dan logis sekiranya sulit
direalisasikan. Saya mencatat setiap spanduk, baliho dan striker Caleg
yang sekiranya sulit diwujudkan dan tidak realistis dan logis tidak
perlu saya sampaikan takut ada yang emosi nanti (he..he..he)

 

Tahun 2004 ya itu tadi spanduk caleg dan partai berkata "Pendidikan dan
Kesehatan Gratis, buktinya..ahaa..saya setuju istilah Da Riri Hoax. Hoax
dan Hoax

 

Sementara saya untuk DPD Riau yang nampak dan saya kenal ya Bung Haris
ini baru, belum melihat atau tidak tahu siapa saja lagi, tentunya
kecendrungan saya sebagai orang Minang ya Dia dulu.Selamat berjuang Bung
Haris semoga yang terbaik nantinya Anda lakukan sebagai Orang Minang
yang merantau atau sebagai Orang Minang yang ikut berpatisipasi
membangun Riau.

 

Sekarang pertanyaan Da Riri Pilkada ber "Minang-Minang: apa hubungannya

Nah Da berminang-minang itu bagaimana Da..mungkin terminalogi ini belum
ada bentuk yang baku defenisinya kita-kita di Palanta ini bercerita,
berdiskusi atau berciloteh, maota dsb. Saya ingat postingan da Riri

"Apakah diskusi Obama termasuk berminang-minang atau apa hubungannya
dengan Minang

 

Kalau itu Da bagi saya ada sedikit saja kalau mau dihubung-hubungkan
berminang-minang begini

Say abaca tentang masa kecilnya Obama yang pernah tinggal di Menteng
Jakarta, ternyata Presiden USA yang akan dilantik tanggal 20 januari ini
waktu kecilnya suka Rendang

 

Ya Rendang..itu adalah sebuah pusaka kuliner nagari kito
Minangkabau..adakan da hubungannnya dikit bermiang-minang..he..he..he
apa ini termasuk OOT yang berminang-minang Da..kalau iya syukurlah
banyak OOT kita bedua yang menyerempet atau kita sangkut pautkan untuk
berminang-minang, Obama aja bisa untuk berminang-minang apalagi sebuah
humor si muthu yang Uda Posting bisa deh kita Minangkan..

 

Tapia pa yang dijelaskan oleh Nofend OrDap alias Orang dapua via Japri
kepada saya sangat gambling dan mudah mengerti dan saya senang juga dan
bisa memahami tapi tentu tidak perlu saya sampaikan. da Riri dengan
"sinyal" yang tinggi (apalagi saya sudah kirim antene tambahan yang oke
punya..ha..ha) tentu sudah paham juga maksud OrDap Dinda Nofends.

 

Terima kasih cukup panjang postingan saya pagi ini, terlebih terkurang
saya mohon maaf

Jika ada tanggapan secara khusus dari Bung Haris pada saya silahkan kita
berkomunikasi Japri, Trims

 

Wass-Jepe 

(Saangin lai 44 Tahun, Pku)

 

 

Khusus buat nofend yang bertanya Da Jepe nggak jadi Caleg

Waduh Fned judul lagunya sekarang "Terlambat Sudah"

Pintu KPU dan KPUD dah tutup tu buat saya

Kalau ada parlemen humor sedunia..nah itu saya minat banget Fend jadi
Calegnya

Ada nggak Fends

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Riri Chaidir
Sent: Tuesday, January 13, 2009 9:30 PM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Bernyali Perjuangkan Riau

 

Wah,

 

Nampaknyo RN dianggap cukup potensial nih, untuk mencari suara.
(Walaupun ambo agak ragu, apo hubungan Pilkada jo baminang-minang)

 

Ba'a Jepe, lai berminat? 

 

Riri

2009/1/13 haris darul <[email protected]>

Assalamualaikum wr wb

Salam sejahtera untuk kita semua

Sebelumnya saya mohon maaf jika email ini sedikit mengganggu aktifitas
Anda dan saya mohon kesediaan waktu lima menit saja untuk membaca email
ini kemudian selanjutnya mudah-mudahan menjadi titik awal terjalinnya
tali silahturrahmi kita.

 

Izinkan saya perkenalkan diri. Nama H. Haris jumadi SE. MM lahir di
Pekanbaru pada tanggal 06 Agustus 1976. (Profil lengkap bisa dilihat di
website saya di www.haris-jumadi.com <http://www.haris-jumadi.com/> .)

 

Sebagai generasi muda Riau, saya sudah mendaulatkan diri untuk
memberikan yang terbaik untuk rakyat daerah, bangsa dan Negara.

 

Perjuangan ini saya mulai ketika salah satu partai politik meminta saya
untuk dicalonkan sebagai anggota DPRD Kota Pekanbaru. Hingga akhirnya
amanah tersebut sampai kepundak saya dan seacra resmi pada tahun 2004
saya menjadi salah satu anggota DPRD Kota Pekanbaru. Sekilas, perjalanan
di DPRD kota ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak
dijumpai hal-hal yang bertentangan dengan idealisme saya . Namun, apapun
yang menjadi penghalang idealisme saya, alhamdulillah dapat saya lalui
tanpa harus mengorbankan idealisme tersebut.

 

Sebagai contoh selama menjadi anggota dewan, saya harus berpolemik
dengan sesama anggota dewan bahkan dengan rekan satu fraksi sekalipun.
Dengan alasan naluri kemanusiaan saya, saya harus menolak tunjangan
perumahan dewan sebesar Rp. 9.500.000/bulan dan tunjangan komunikasi
sebesar Rp. 6.400.000/bulan. Karena angka sebesar itu sangatlah tidak
layak dan jelas melukai perasaan masyarakat apalagi  anggota dewan yang
nota benenya merupakan representasi masyarakat yang masih banyak berada
di bawah garis kemiskinan. 

 

Berbeda dengan lainnya, fasilitas dinas hanya saya gunakan untuk
kepentingan dinas. Karena ini adalah amanah rakyat yang harus
dipertanggung jawabkan dan hanya digunakan untuk kepentingan rakyat yang
diamanahkan bukan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Sebagai bukti
bukan untuk bersifat ria, kendaraan dinas hanya saya gunakan untuk
keperluan dinas dan selalu di pool kan di kantor.

 

Walau terasa berat untuk mengungkapkan sebuah kebenaran namun sebagai
pemegang amanah rakyat, saya selalu siap bersuara lantang untuk
mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah dan dewan sekalipun yang tidak
berpihak kepada rakyat.

 

Tanpa terasa empat tahun berlalu dengan cepatnya, hingga akhirnya saya
diberikan kesempatan oleh masyarakat Riau untuk menjadi calon anggota
DPD RI. Sesuai dengan salah satu sikap saya yang dalam bekerja tidak
setengah-setengah dan menunjukan sikap taat terhadap peraturan
perundang-undangan maka saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari
keanggotaan saya di DPRD Kota Pekanbaru. Maka kini saya sudah menjadi
milik semua lapisan masyarakat,baik dari golongan atau partai manapun.
Karena pencalonan sebagai anggota DPD RI butuh dukungan dari berbagai
elemen yang ada di masyarakat, tanpa membedakan suku,agama dan ras
apapun.

 

Semoga dengan sedikit gambaran ini dapat kiranya meyakinkan Anda agar
nantinya tidak salah dalam memilih wakil Anda di MPR RI. Dan kamipun
berharap agar Anda dapat memberitahukan atau meneruskan email ini kepada
siapapun warga Riau dimanapun berada.Agar mereka mengetahui siapa yang
akan menjadi wakilnya di pusat kelak.

 

Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada  Bapak/Ibu/ Saudara/i
karena telah meluangkan waktu membaca surat ini. Dan saya pun terbuka
untuk menerima kritik dan saran yang membangun dari Anda semua.

 

 

 

JANGAN LUPA TANGGAL 09 APRIL 2009

UNTUK DPD-RI

PILIH HARIS NO. 19

 

 

________________________________

Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru
<http://sg.rd.yahoo.com/sg/messenger/maxwell/*http:/id.messenger.yahoo.c
om/> Akhirnya datang juga!<br


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke