Di negara kita, ada banyak org ingin jadi sarjana dan doktor, tapi dengan 
mengambil ijazah palsu. 

Ijp
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network

-----Original Message-----
From: "korandigital" <[email protected]>

Date: Thu, 15 Jan 2009 08:22:26 
To: <[email protected]>
Subject: [Koran-Digital] Doktor Pengangguran Ditolak Jadi Penyapu Jalan


Doktor Pengangguran Ditolak Jadi Penyapu Jalan
SEOUL -- Krisis ekonomi yang memburuk telah memaksa seorang ilmuwan 
pengangguran di Korea Selatan untuk melamar jadi tukang sapu jalan pada Selasa 
lalu. Lamarannya ditolak. 

Pemerintah Daerah Gangseo di Seoul membuka lowongan bagi lima pegawai untuk 
membersihkan jalanan di salah satu kawasan terpadat di ibu kota Korea itu. 

Kim, ilmuwan bergelar doktor bidang fisika, menjadi satu dari 63 orang yang 
melamar. Sebelas orang di antara para pelamar itu adalah lulusan universitas. 
Tapi, para sarjana itu akhirnya tahu bahwa tenaga telah mengalahkan otak. 

Para pelamar itu diuji dengan membawa dua kantong pasir, masing-masing seberat 
20 kilogram, di bahunya dan kemudian dilempar--sebuah simulasi membopong 
kantong sampah dan membuangnya. Tugas itu dilakukan dengan bolak-balik sejauh 
25 meter. 

Menurut Chung Young-ik, pejabat pemerintah yang bertugas dalam perekrutan itu, 
Kim lebih lambat tiga detik dibanding pelamar pesaingnya, sehingga dia 
dinyatakan tak lulus ujian. 

"Saya telah membuat rekor yang buruk," kata Kim kepada wartawan. 

Pemerintah Gangseo mengatakan rata-rata 12,6 orang bersaing untuk merebut 
setiap "kursi tukang sapu" pada tahun ini. Sedangkan tahun lalu satu "kursi" 
diperebutkan oleh delapan orang. 

Menjadi tukang sapu jalan di sana sebenarnya cukup menarik. Mereka rata-rata 
mendapat gaji awal 33 juta won atau sekitar Rp 275 juta. Menurut Chung, nilai 
ini lebih besar daripada pendapatan sarjana baru yang bekerja di perusahaan 
besar. Jadi tukang sapu juga sangat aman karena mereka boleh bekerja hingga 
berusia 60 tahun. 

Perekonomian Korea memang sedang goyah. Negeri Gingseng itu hanya menciptakan 
78 ribu lapangan pekerjaan pada November, turun dari 97 ribu pada bulan 
sebelumnya. 

Menurut Kantor Statistik Nasional Korea, angka pengangguran mencapai 3,3 persen 
pada Desember lalu, naik dari 3,1 persen pada November dan 3 persen pada 
Oktober tahun lalu. 

Pemerintahan Presiden Lee Myung-bak menjadikan peningkatan lapangan kerja 
sebagai prioritas. Lee menjanjikan 200 ribu pekerjaan baru setiap tahun.AFP | 
AP | IWANK



http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/01/15/Internasional/krn.20090115.153850.id.html




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke